BAGAIMANA MEMBERI MAKAN ANAK SAAT SEDANG DIARE

Date Added: 23 Feb 2018 | Source: IDAI

Diare akut umumnya disebabkan infeksi virus dan sebagian besar akan sembuh sendiri. Namun, saat si kecil diare, ia seringkali menolak makan, termasuk makanan favoritnya. Si kecil juga tampak lemas dan terkadang juga tidak mau minum. Hal ini tentu membuat kuatir Ayah dan Bunda karena takut si kecil mengalami kekurangan zat gizi. 

Lalu bagaimana mensiasati memberi makan saat anak sedang diare?

1. Selalu siapkan cairan oralit untuk mengganti cairan yang keluar setelah diare.

Anak yang mengalami diare sangat rentan dehidrasi. Anak yang mengalami dehidrasi ringan sedang akan terlihat kehausan, sebaliknya bila sudah mengalami dehidrasi berat maka ia malas minum. Cegah si kecil mengalami dehidrasi dengan memberikan oralit sekitar 10 ml/kg berat badan. Misal berat badannya 10 kg, maka ia perlu oralit 100 ml setiap diare. Bila si kecil muntah setelah minum oralit, tunda dulu sebentar lalu berikan kembali sedikit demi sedikit.

2. Lanjutkan pemberian air susu ibu (ASI)

Air susu ibu memiliki efek proteksi terhadap terjadinya diare. Saat si kecil diare, lanjutkan memberikan ASI. Kandungan laktosa yang terdapat dalam ASI tidak menyebabkan diare bertambah parah. Pemberian susu formula bebas laktosa saat sedang diare masih kontroversial, meski beberapa penelitian menunjukkan manfaat mengganti susu formula ke bebas laktosa saat sedang diare.

3. Berikan makanan yang banyak mengandung cairan

Bagi anak yang sudah mulai makan makanan padat, ayah dan bunda dapat memberikan makanan yang banyak mengandung air, seperti sup, yogurt, atau air kelapa. Pemberian buah segar (jus buah) tidak disarankan, karena mengandung sukrosa, fruktosa dan sorbitol yang menyebabkan peningkatan osmolalitas. Makanan yang mengandung tinggi kalium, seperti pisang juga bisa menjadi pilihan. Hindari memberikan minuman manis atau soda saat si kecil sedang diare.   

4. Berikan makanan dalam porsi kecil dan sering

Saat sedang diare nafsu makan mungkin akan menurun, tetapi asupan makanan yang masuk tetap harus diperhatikan. Saat diare, si kecil mungkin juga merasa mual atau malah muntah, berikan makanan dalam porsi lebih kecil yang lebih mudah diterima. Makanan dalam porsi kecil ini perlu diberikan lebih sering, misal tiap 3-4 jam, untuk memenuhi kebutuhan zat gizi si kecil selama diare.

5. Lanjutkan memberikan makanan yang mengandung tinggi energi setelah sembuh dari diare

Saat sedang diare, berat badan si kecil seringkali menurun karena asupan yang kurang atau kondisi dehidrasi. Bila diare sudah perbaikan, maka ayah dan bunda harus mengejar kekurangan asupan makan tersebut dengan melanjutkan memberikan makanan yang mengandung tinggi energi agar pertumbuhan si kecil tetap terjaga saat masa penyembuhan.

Semoga beberapa tips di atas dapat membantu mengatasi kekuatiran ayah dan bunda saat si kecil tidak mau makan karena sedang diare.

Penulis : Dr. Cut Nurul Hafifah, Sp.A

Reviewer : Dr. Endang Dewi Lestari Sp.A(K). MPH

Ikatan Dokter Anak Indonesia