Vaksin DTP
Vaksin DTP membantu memberikan perlindungan terhadap difteri, tetanus, dan pertusis atau batuk rejan. Ketiganya dapat mengganggu pernapasan, sistem saraf, dan kondisi umum tubuh. Vaksinasi dapat membantu mengurangi risiko penyakit dan komplikasinya.
Jadwal vaksin DTP
Dalam program rutin Indonesia, DPT-HB-Hib diberikan pada usia 2, 3, dan 4 bulan, lalu dosis lanjutan pada usia 18 bulan. Dosis berikutnya menyesuaikan usia dan riwayat imunisasi.
Efek samping yang mungkin terjadi
Nyeri, kemerahan, atau bengkak di lokasi suntikan, demam ringan, rewel, dan mengantuk dapat terjadi. Reaksi berat seperti alergi hebat sangat jarang.