
Kiat Praktis Menyiapkan Menu MPASI di Bulan Puasa | Webinar PrimaKu x Bumbu Bunda by Elia

Tim PrimaKu
19 Mar 2024

Ditulis oleh

dr. Afiah Salsabila
30 Apr 2026
Topik: Webinar, Berita, influenza, Vaksin Influenza, Rapid Test
Jakarta (29/04), PrimaPro kembali menyelenggarakan webinar, bertajuk “Pendekatan Diagnosis Influenza pada Anak di Praktik Klinis Sehari-hari.” Kegiatan ini menghadirkan Dr. dr. Nina Dwi Putri, Sp.A, Subsp.IPT(K), MSc sebagai narasumber. Webinar kali ini menyoroti pentingnya ketepatan diagnosis influenza pada anak, mengingat gejalanya yang sering menyerupai penyakit lain di praktik klinis sehari-hari.
Dalam pembukaan, peserta diajak merefleksikan praktik masing-masing melalui polling interaktif. Hasilnya menunjukkan bahwa penggunaan tes diagnostik influenza belum merata, dengan variasi waktu tunggu pemeriksaan hingga terapi di berbagai fasilitas kesehatan. Kondisi ini menegaskan masih adanya kesenjangan dalam penegakan diagnosis influenza, khususnya di layanan primer.
Influenza pada Anak: Penyakit dengan Gejala Beragam
Dalam pemaparannya, dr. Nina menjelaskan bahwa influenza bukan sekadar “batuk-pilek biasa”. Pada anak, penyakit ini dapat muncul dengan spektrum yang sangat luas, mulai dari gejala ringan seperti batuk dan pilek hingga kondisi berat seperti pneumonia, bronkiolitis, bahkan menyerupai sepsis pada bayi.
Virus influenza sendiri terus mengalami perubahan melalui mekanisme antigenic drift dan antigenic shift, yang menyebabkan munculnya varian baru dan berkontribusi terhadap epidemi musiman. Selain itu, penularannya tergolong cepat, bahkan dapat terjadi sejak 24 jam sebelum gejala muncul.
Diagnosis influenza masih sangat bergantung pada pendekatan klinis, terutama pada anak dengan demam akut disertai gejala respirasi saat virus sedang beredar di komunitas. Namun, tantangan utama adalah membedakannya dari infeksi lain seperti pneumonia bakteri atau infeksi virus lainnya. Tanpa pendekatan yang tepat, risiko salah diagnosis dan penggunaan antibiotik yang tidak rasional menjadi lebih tinggi.
Peran Diagnosis Dini dan Terapi Tepat Waktu
Salah satu poin kunci yang ditekankan dalam webinar ini adalah pentingnya waktu dalam diagnosis dan terapi. Viral load influenza mencapai puncak di awal penyakit, sehingga pemeriksaan ideal dilakukan dalam 48 jam pertama sejak onset gejala. Dalam konteks keterbatasan layanan, penggunaan rapid test influenza dinilai dapat membantu menjembatani kebutuhan diagnosis pada pasien dengan gejala ringan hingga sedang.
Dokter juga diingatkan untuk lebih waspada terhadap tanda bahaya, seperti sesak napas, penurunan kesadaran, hingga perburukan kondisi klinis, terutama pada anak usia di bawah lima tahun atau dengan komorbid. Pada kelompok ini, risiko komplikasi lebih tinggi sehingga membutuhkan evaluasi dan penanganan lebih lanjut.
Dalam tatalaksana, pemberian antivirus seperti oseltamivir direkomendasikan pada kasus tertentu, terutama pada pasien dengan kondisi berat atau risiko tinggi. Terapi sebaiknya diberikan sedini mungkin, idealnya dalam 48 jam pertama, untuk memberikan manfaat maksimal. Meski demikian, pada sebagian besar anak sehat, influenza bersifat self-limiting sehingga penggunaan antivirus harus tetap rasional.
Sebagai penutup, ditekankan bahwa diagnosis cepat dan tepat, serta intervensi yang sesuai, diharapkan angka komplikasi akibat influenza pada anak dapat ditekan. Penggunaan pemeriksaan penunjang dengan rapid test dapat membantu dokter dalam mencapai hal-hal tersebut.
Melalui webinar ini, PrimaPro kembali menegaskan perannya dalam mendukung tenaga medis Indonesia melalui edukasi berbasis bukti, sekaligus membantu menjawab tantangan klinis yang dihadapi dokter dalam praktik sehari-hari.


Tim PrimaKu
19 Mar 2024


Tim PrimaKu
3 Mei 2024


Tim PrimaPro
3 Jun 2024


PrimaPro
21 Jun 2024