
Aneka Resep Bubur MPASI 6-8 Bulan untuk BB Booster
30 Mei 2022

Author: Tim PrimaKu
3 Mar 2026
Topik: Malabsorpsi, BB Seret, Berat Badan, Berat Badan Kurang, Tumbuh Kembang
Artikel ini telah divalidasi oleh dr. Lucyana Alim Santoso, Sp.A.
Berat badan anak sulit naik meski makannya terlihat banyak sering membuat orang tua bingung dan cemas. Sudah tambah porsi, sudah “double prohe”, camilan juga tidak kurang, tetapi angka timbangan tetap stagnan.
Jika situasi ini berlangsung berbulan-bulan, penting untuk mempertimbangkan kemungkinan malabsorpsi lemak pada anak, yaitu kondisi ketika tubuh tidak mampu menyerap lemak secara optimal dari makanan. Padahal, lemak adalah sumber energi terbesar dalam diet anak dan sangat penting untuk pertumbuhan.
Nah, di artikel ini kita akan membahas penyebab berat badan anak seret, tanda-tanda malabsorpsi lemak, serta kapan MomDad perlu berkonsultasi ke dokter.
Kenapa Berat Badan Anak Tidak Naik Padahal Nafsu Makan Baik?
Dalam kondisi normal, lemak menyumbang sekitar 9 kkal per gram, lebih dari dua kali lipat energi karbohidrat dan protein. Artinya, jika penyerapan lemak terganggu, anak bisa kehilangan sumber energi utama meskipun asupan makan tampak cukup.
Pada malabsorpsi lemak, makanan yang dikonsumsi tidak sepenuhnya diserap oleh usus halus. Lemak justru keluar bersama feses. Akibatnya:
Menurut literatur gastroenterologi pediatrik, gangguan penyerapan lemak dapat menyebabkan failure to thrive, yaitu kondisi ketika berat badan anak tidak sesuai kurva pertumbuhan usianya.
Apa Itu Malabsorpsi Lemak pada Anak?
Malabsorpsi lemak adalah gangguan pencernaan di mana tubuh tidak mampu memecah dan menyerap lemak dengan baik. Proses penyerapan lemak membutuhkan kerja sama:
Jika salah satu terganggu, lemak tidak dapat diserap sempurna.
Kondisi ini bisa terjadi pada berbagai penyakit, seperti:
Tanda dan Gejala Malabsorpsi Lemak
Berikut beberapa tanda yang perlu diwaspadai orang tua:
1. Feses Berminyak dan Berbau Tajam
Steatorrhea adalah istilah medis untuk feses yang mengandung banyak lemak. Ciri-cirinya:
2. Berat Badan Anak Tidak Naik
Anak terlihat makan lahap tetapi grafik pertumbuhan stagnan atau bahkan menurun.
3. Perut Tampak Buncit
Meski tubuh tampak kurus, perut bisa terlihat lebih besar akibat gangguan pencernaan kronis.
4. Kekurangan Vitamin A, D, E, dan K
Karena vitamin ini larut dalam lemak, anak dengan malabsorpsi lemak berisiko mengalami:
Penyebab Berat Badan Anak Seret Selain Kurang Makan
Tidak semua berat badan sulit naik berarti kurang asupan. Dalam praktik klinis, dokter akan mengevaluasi beberapa kemungkinan:
Malabsorpsi lemak termasuk penyebab penting yang sering terlewat karena anak tampak “makannya banyak”.
Tata Laksana dan Peran Nutrisi
Penanganan malabsorpsi lemak tergantung penyebabnya. Secara umum dapat meliputi:
Pendekatan nutrisi harus disesuaikan oleh dokter atau ahli gizi anak agar kebutuhan energi tetap tercukupi tanpa membebani sistem pencernaan.
Kapan Orang Tua Harus Konsultasi?
Segera periksakan anak bila ditemukan:
Semakin cepat evaluasi dilakukan, semakin besar peluang pertumbuhan anak kembali optimal.
Berat badan anak seret padahal makannya banyak bukan sekadar masalah porsi. Dalam beberapa kasus, ini bisa menjadi tanda malabsorpsi lemak pada anak, yaitu gangguan penyerapan nutrisi penting yang berdampak langsung pada pertumbuhan.
Lemak bukan musuh dalam menu anak, justru ia adalah sumber energi utama untuk tumbuh kembang. Jika ada kecurigaan gangguan penyerapan, jangan ragu berkonsultasi dengan dokter agar penyebabnya dapat diidentifikasi dan ditangani secara tepat.
Referensi:

30 Mei 2022

31 Mei 2022

1 Jun 2022

14 Jun 2022
