Meta Pixel

11 Juni 2026

Cara Menyimpan ASIP yang Tepat & Aman, Catat Mom!

Ditulis oleh

avatar

Dhia Priyanka

Topik: Simpan ASIP, Tips Simpan ASIP

Artikel ini telah divalidasi oleh dr. dr. Susanti Himawan, Sp. A.

Cara simpan ASIP yang tepat adalah kunci agar bayi tetap mendapatkan nutrisi dan perlindungan imun optimal dari ASI perah, bahkan saat ibu bekerja atau bepergian. Menurut CDC (2024), kesalahan penyimpanan ASI adalah salah satu penyebab utama penurunan kualitas dan kontaminasi ASI perah. ASI mengandung lebih dari 200 komponen aktif, mulai dari antibodi, enzim, hingga sel imun hidup, yang dapat rusak bila disimpan tidak semestinya. 

Panduan ini merangkum rekomendasi terbaru dari CDC, Academy of Breastfeeding Medicine (ABM), dan American Academy of Pediatrics (AAP) tentang cara simpan ASIP: mulai dari persiapan, suhu & durasi penyimpanan, cara mencairkan, hingga tanda ASIP sudah tidak layak digunakan. 

Langkah Persiapan Sebelum Menyimpan ASIP 

Kebersihan adalah fondasi cara simpan ASIP yang aman. Dua langkah berikut wajib dilakukan sebelum memerah dan menyimpan ASI: 

1. Cuci Tangan dengan Benar 

Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir minimal 20 detik sebelum menyentuh alat pompa, botol, atau kantong ASI. Ini adalah langkah pencegahan kontaminasi paling efektif menurut CDC (2024). 

2. Pilih Wadah Penyimpanan yang Tepat

Jenis Wadah 

Keterangan 

Rekomendasi

Botol kaca khusus ASI 

Tidak menyerap bau, mudah dibersihkan, tahan lama 

★★★ Terbaik

Botol plastik bebas BPA 

Ringan, tidak mudah pecah, tersedia luas 

★★★ Baik

Kantong ASI khusus 

Hemat ruang di freezer, sekali pakai 

★★ Alternatif

Kantong plastik biasa 

Tidak dirancang untuk ASI, risiko bocor & kontaminasi 

✗ Hindari


Panduan Suhu & Durasi Penyimpanan ASIP 

Berikut tabel durasi penyimpanan ASIP berdasarkan rekomendasi terbaru CDC (2024) dan Academy of Breastfeeding Medicine (ABM, 2023): 

Lokasi 

Penyimpanan 

Suhu 

Durasi 

Optimal

Durasi 

Maksimal 

Catatan Penting

Suhu Ruangan 

25°C 

4 jam 

6–8 jam* 

*Hanya jika kondisi sangat bersih & sejuk

Cooler Bag + Ice 

Pack

15°C 

24 jam 

24 jam 

Ice pack harus tetap membeku penuh

Kulkas (Chiller) 

4°C 

3 hari 

4 hari 

Simpan di bagian dalam, bukan pintu

Freezer satu pintu 

-15°C 

2 minggu 

2 minggu 

Sering terkena fluktuasi suhu

Freezer dua pintu 

-18°C 

6 bulan 

9 bulan 

Kualitas optimal di 6 bulan pertama

Deep Freezer 

-20°C 

6 bulan 

12 bulan 

Kualitas dapat berkurang setelah 6 bulan

Sumber: CDC Proper Storage and Preparation of Breast Milk (2024); ABM Clinical Protocol #8 (2023). 

Cara Memberi Label ASIP yang Benar 

Pelabelan yang konsisten adalah bagian yang sering diremehkan dalam cara simpan ASIP, padahal sangat krusial untuk keamanan dan efisiensi penggunaan ASI perah. 

Yang Harus Ditulis di Label 

Prinsip Penggunaan

Tanggal pemerahan (DD/MM/YYYY) 

Last In First Out (LIFO)

Jam pemerahan 

ASI yang diperah lebih dulu, digunakan lebih dulu

Volume ASI (ml), opsional tapi membantu 

Pisahkan ASIP per sesi agar lebih mudah dikelola

Nama bayi (jika di fasilitas penitipan) 

Jangan satukan ASIP berbeda tanggal dalam satu wadah


Cara Mencairkan dan Menghangatkan ASIP Beku 

Proses pencairan dan pemanasan yang salah dapat merusak komponen aktif dalam ASI sama seperti kesalahan saat penyimpanan. Ikuti langkah-langkah berikut: 

Cara Mencairkan ASIP yang Direkomendasikan

Pindah ke Kulkas (Cara Terbaik) 

Pindahkan ASIP beku dari freezer ke kulkas (chiller) semalaman. Cara ini paling aman karena mempertahankan kualitas ASI secara optimal.

Rendam Air Hangat (Cara Cepat) 

Rendam botol/kantong ASIP dalam mangkuk berisi air hangat (bukan mendidih). Ganti air jika sudah dingin. Jangan gunakan air bersuhu > 37°C.

Gunakan Bottle Warmer 

Bottle warmer dengan pengatur suhu adalah alternatif praktis. Pilih yang memiliki fitur pengaturan suhu agar tidak terlalu panas.


Yang TIDAK Boleh Dilakukan Saat Menghangatkan ASIP 

Larangan 

Alasan

Memanaskan langsung di atas kompor 

Suhu tidak terkontrol, antibodi dan enzim ASI rusak

Menggunakan microwave

Panas tidak merata, bisa membuat titik panas yang berbahaya bagi mulut bayi

Merebus ASIP 

Suhu > 70°C menghancurkan hampir semua komponen imunologis ASI

Membekukan ulang ASIP yang sudah dicairkan

Meningkatkan risiko pertumbuhan bakteri secara signifikan

Mencairkan di suhu ruangan > 2 jam 

Bakteri mulai berkembang biak pada suhu 25–37°C


Tanda ASIP Sudah Tidak Layak Digunakan 

Tanda 

Normal / Tidak Normal? 

Tindakan

Lapisan lemak terpisah di atas 

■ Normal 

Aduk perlahan sebelum diberikan

Warna kekuningan/kebiruan 

■ Normal 

Warna dapat bervariasi tergantung makanan ibu

Bau sedikit sabun/amis ringan 

■ Umumnya normal 

Mungkin karena enzim lipase, tetap aman

Bau sangat asam/tengik 

menyengat

■ Tidak Normal 

Buang segera, ASI sudah rusak

Disimpan melebihi batas waktu 

■ Tidak Normal 

Buang segera meski tampak dan bau normal

Partikel asing/berlendir 

■ Tidak Normal 

Buang segera, tanda kontaminasi


Tips Praktis Menyimpan ASIP saat Bekerja 

Ibu yang kembali bekerja sering menjadi tantangan tersendiri dalam menjaga rutinitas memerah dan menyimpan ASI. Berikut panduan ringkas: 

✓ Siapkan minimal 2 set alat pompa agar selalu ada yang bersih dan siap pakai 

✓ Bawa cooler bag berinsulasi dengan 2–3 ice pack untuk perjalanan > 4 jam 

✓ Pompa setiap 3–4 jam di tempat kerja untuk menjaga produksi ASI tetap optimal

✓ Simpan ASIP dalam porsi kecil (60–120 ml) agar tidak banyak terbuang 

✓ Tempel label di ASIP segera setelah selesai memerah, jangan tunda 

✓ Gunakan tas berpendingin khusus ASI jika kantor tidak memiliki kulkas 

✓ Cuci alat pompa dengan sabun & air panas setiap setelah digunakan 

FAQ: Pertanyaan Umum Seputar Cara Simpan ASIP 

Q: Bolehkah mencampur ASIP dari sesi berbeda? 

A: Boleh, asalkan ASIP yang akan digabungkan sudah didinginkan terlebih dahulu di kulkas dengan suhu yang sama. Jangan langsung menggabungkan ASIP hangat dengan ASIP dingin karena dapat meningkatkan suhu dan mempersingkat masa simpan. 

Q: Berapa lama ASIP yang sudah dicairkan boleh disimpan di kulkas? 

A: Menurut ABM (2023), ASIP yang sudah dicairkan dari freezer sebaiknya digunakan dalam waktu 24 jam jika disimpan kembali di kulkas. Jangan dibekukan ulang. 

Q: Apakah ASIP yang berbau sabun masih aman untuk bayi? 

A: Ya. Bau sabun pada ASIP biasanya disebabkan aktivitas enzim lipase yang memecah lemak. ASIP tetap aman, meski bayi kadang menolak karena perubahan rasa. Untuk mencegah hal ini, panaskan (scalding) ASIP sebentar hingga 82°C lalu dinginkan sebelum disimpan. 

Q: Apakah ASIP yang disimpan di freezer masih mengandung antibodi? 

A: Ya, sebagian besar komponen imun tetap aktif meski mengalami sedikit penurunan. Penelitian menunjukkan pembekuan dan pencairan menyebabkan penurunan sekitar 20–30% aktivitas antibodi, namun ASIP beku masih jauh lebih baik dibanding susu formula. 

Q: Kapan sebaiknya mulai stok ASIP untuk persiapan kembali bekerja? 

A: Idealnya mulai memerah dan menabung ASIP 2–4 minggu sebelum kembali bekerja. Mulai setelah ASI sudah lancar (biasanya setelah 4–6 minggu postpartum). Simpan dalam porsi 60–120 ml untuk meminimalkan pemborosan. 

Q: Berapa lama ASIP bertahan di suhu ruangan di Indonesia? 

A: Di iklim tropis Indonesia, suhu ruangan sering melebihi 27–30°C. Dalam kondisi ini, ASIP sebaiknya hanya disimpan maksimal 3–4 jam. Gunakan cooler bag atau kulkas jika tidak dapat diberikan segera. 


Referensi: 

1. Centers for Disease Control and Prevention. Proper Storage and Preparation of Breast Milk. CDC; 2024. Tersedia di:

2. Academy of Breastfeeding Medicine. ABM Clinical Protocol #8: Human Milk Storage Information for Home Use for Full-Term Infants. Breastfeeding Medicine. 2023;18(1):9–14. 

3. American Academy of Pediatrics. Breastfeeding and the Use of Human Milk. Pediatrics. 2022;150(1):e2022057988.

4. World Health Organization. Infant and Young Child Feeding. WHO; 2023. 

5. Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI). Rekomendasi Pemberian ASI Eksklusif dan Menyusui. IDAI; 2022.

6. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Pedoman Pemberian ASI Eksklusif. Kemenkes RI; 2022.

7. Hamosh M, et al. Breastfeeding and the Working Mother: Effect of Time and Temperature of Short-term Storage on Proteolysis, Lipolysis, and Bacterial Growth. Pediatrics. 1996;97(4):492–498. 

8. Lozano MJ, et al. Freezing Human Milk: Impact on Bioactive Components. Journal of Human Lactation. 2022;38(2):254–263.