primaku
Mitra resmi kami:
kemenkesidaibkkbn
Unduh PrimaKu di:
playstoreappstore

Gemuk Sehat vs Obesitas, Gimana Cara Membedakannya?

Author: Annasya

Editor: dr. Lucyana Alim Santoso, Sp.A

Topik: Gemuk Sehat, Obesitas

Anak gemuk sehat adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan keadaan berat badan yang sesuai dengan tinggi badan dan proporsi tubuhnya, sambil tetap mempertahankan kesehatan umum lainnya. Anak gemuk kerap dianggap lucu karena umumnya memiliki pipi yang bulat atau badan yang gempal. Namun, obesitas juga dapat ditandai dengan badan yang gemuk. Lantas, bagaimana sih cara membedakan anak gemuk sehat dan obesitas? 


Perbedaan Gemuk Sehat vs Obesitas 

gemuk_sehat_2.jpg

Kriteria untuk menentukan obesitas harus didasarkan pada pengukuran antropometri yang tepat dan akurat. Berat badan anak dikatakan normal apabila pada kurva BB menurut usia dan jenis kelamin berada di antara -2 SD hingga + 1 SD. Jika Kurva BB/U di atas + 1 SD = berisiko BB lebih, di atas +  2 SD = BB lebih. 

Standar kedua adalah menggunakan berat badan menurut Panjang badan (BB/PB). Dikatakan normal jika BB/PB berada diantara -2SD hingga + 1 SD. Jika Kurva BB/PB di atas + 1 SD = berisiko gizi lebih, dan di atas + 2 SD : gizi lebih (overweight); di atas + 3 SD = obese (pada anak dengan status gizi kurva BB/PB di atas 1 SD maka harus pula dilakukan pengukuran IMT/U). 

Kurva indeks massa tubuh menurut usia mengkategorikan anak beruisa 0-5 tahun sebagai normal jika berada diantara -2SD hingga +1 SD; Jika IMT/U: + 1 SD sampai + 2 SD = berisiko gizi lebih, + 2 SD sampai + 3 SD = gizi lebih (overweight); di atas 3 SD = obesitas. Pada anak usia 5-18 tahun dikatakan sebagai gizi lebih apabila IMT/U berada di atas +1 SD hingga +2 SD dan obesitas jika IMT/U di atas +2 SD. 

Gemuk atau kurus merupakan hal yang bersifat subjektif, sehingga MomDad harus dapat menilai secara objektif menggunakan pengukuran yang tepat. 

Memastikan anak memiliki berat badan yang sehat melibatkan kombinasi antara pemantauan pertumbuhan, pola makan yang seimbang, kegiatan fisik, dan pemahaman terhadap faktor-faktor kesehatan, termasuk vaksinasi. Temuan bahwa vaksinasi berhubungan dengan kecilnya kemungkinan terjadinya stunting menunjukkan bahwa vaksinasi penting untuk meningkatkan hasil gizi jangka panjang. 

Jangan lupa untuk pantau jadwal vaksin si Kecil dan lakukan Booking Vaksin di aplikasi PrimaKu. Selain praktis, MomDad juga bisa mendapatkan potongan harga setiap bulannya. Sebelum Booking Vaksin, MomDad pun bisa melakukan konsultasi seputar vaksin dengan Dokmin melalui Whatsapp ke nomor 0877-8688-881.


Referensi: Ryoko Sato. Association between uptake of selected vaccines and undernutrition among Nigerian children. Hum Vaccin Immunother. 2021; 17(8): 2630–2638.

familyfamily
Baca artikel tumbuh kembang anak di PrimaKu!
Unduh sekarang
playstoreappstore
Rekomendasi Artikel
Lihat semua
cover
Anak Gemuk Lebih Berisiko Mengalami Berbagai Penyakit
18 Mar 2018
cover
Anak gemuk ternyata banyak bahayanya lho!
12 Sep 2021
cover
Anak Gemuk Enggak Selalu Sehat, Kenali Bahayanya, Yuk!
7 Apr 2022
cover
Benarkah Obat Cacing Bisa Membuat Anak Gemuk?
7 Nov 2022
cover
Anak saat Bayi Gemuk, tapi Besarnya Kurus, Kenapa?
28 Jul 2023
cover
Bayi Gemuk padahal ASI Eksklusif, Perlukah Orang Tua Khawati...
22 Nov 2023
cover
Susu Formula Bisa Bikin Anak Cepat Gemuk? Cek Mitos vs Fakta...
24 Jan 2024
primaku
Aplikasi tumbuh kembang anak Indonesia. Didukung penuh oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI)
Mitra resmi kami:
kemenkesidaibkkbn
Unduh PrimaKu
playstoreappstore
© 2023 All rights reserved PRIMAKU, Indonesia
Cari kami di: