primaku
Mitra resmi kami:
idaikemenkes
Unduh PrimaKu di:
playstoreappstore

Jangan Biarkan Anak Bawa Tas Terlalu Berat, Ini Dampaknya!

Author: Annasya

Editor: dr. Lucyana Alim Santoso, Sp.A

Topik: Parenting, Tas

 Saat anak mulai sekolah, tas adalah salah satu perlengkapan yang perlu dimiliki untuk membawa buku dan peralatan sekolah lainnya. Seringkali, peralatan sekolah yang dibawa anak terlalu banyak, sehingga menyebabkan tas menjadi terlalu berat. MomDad perlu memperhatikan soal ini, karena tas yang terlalu berat bisa berdampak buruk pada anak, lho. Yuk, simak penjelasan lengkapnya di bawah ini!


Dampak Anak Membawa Tas Terlalu Berat

tas berat.jpg

Beban tas yang terlalu berat dapat menyebabkan postur tubuh anak menjadi buruk yang berisiko menyebabkan cedera muskuloskeletal, serta dapat menimbulkan rasa nyeri baik di bahu, punggung, maupun leher.

Posisi strap yang tidak tepat, terlalu tipis, atau memiliki ujung tajam juga dapat menekan bahu dan menyebabkan rasa kesemutan, kebas, dan kelemahan pada ekstremitas tubuh anak [1].

Selain itu, tas yang terlampau berat juga akan mempengaruhi postur dan gaya berjalan anak, sehingga membuat mereka lebih rentan mengalami trauma atau cedera ketika menaiki kendaraan, tangga atau kondisi lain yang memerlukan anak menjaga keseimbangannya. 


Untuk memastikan beban tas yang dibawa anak sesuai, MomDad perlu mengetahui anjuran berikut:

  • Tas sebaiknya tidak memiliki berat lebih dari 15% berat badan anak dan beban terbesar seharusnya berada di area kurvatura atau lengkung punggung bawah anak. Bagian terendah berada di lengkung tersebut dan panjangnya hingga mencapai 2,5-5 cm di bawah bahu. Hindari juga menaruh tas dengan bagian terendah lebih dari 10 cm di bawah pusar.
  • Jika anak tampak harus membungkuk untuk menanggung beban tas, maka artinya beban tersebut terlalu berat.
  • Letakkan benda-benda yang paling berat di titik terdekat dengan tubuh, misalnya buku atau laptop di area tas terbesar dan sebarkan beban lainnya secara seimbang di sisi kiri dan kanan tas.
  • Gunakan kedua sisi cantelan bahu (shoulder straps) agar distribusi beban seimbang di kedua bahu anak, dan jika terdapat strap di area dada atau pinggang, kencangkan agar beban tersebut berada dekat dengan tubuh anak [2].


Nah, agar terhindar dari risiko buruk bagi tubuh, selalu perhatikan barang bawaan anak dan pastikan agar tas yang dibawa tidak terlalu berat ya. 


Sumber foto: Freepik

Referensi:

  1. Backpack Safety (for Parents) - Nemours KidsHealth
  2. Backpack Safety - HealthyChildren.org
familyfamily
Baca artikel tumbuh kembang anak di PrimaKu!
Unduh sekarang
playstoreappstore
Rekomendasi Artikel
Lihat semua
cover
Jangan Sampai Salah, Ini Perbedaan Cara Mengukur Panjang dan...
28 Mar 2022
cover
Jangan Anggap Remeh, yuk Kenali Lebam Tidak Normal!
12 Apr 2022
cover
Anak Tantrum di Tempat Umum? Jangan Keburu Emosi, Simak Tips...
13 Apr 2022
cover
Jangan Diabaikan, Ini lho Penyebab Stunting pada Anak!
12 Mei 2022
cover
Jangan Sampai Salah, Ini Bedanya Stunting dan Gizi Buruk!
19 Mei 2022
cover
Jangan Sampai Salah! Ini Cara Tepat Menjaga Kebersihan Telin...
20 Mei 2022
cover
Jangan Tunggu Rusak, Yuk, Pelihara Kesehatan Gigi Anak!
27 Jun 2022
cover
Jangan Pakai Cottonbud! Yuk, Ketahui Cara Tepat Bersihkan Te...
27 Jun 2022
cover
Jangan Panik, Kuasai Cara dan Pertolongan Pertama Anak Terse...
27 Jun 2022
cover
Jadi Orang Tua Lebih Baik, Ini Alternatif Kata 'Jangan' Saat...
11 Jul 2022
cover
Jangan Salah, Ternyata Ini Perbedaan Pertumbuhan dan Perkemb...
13 Jul 2022
cover
Anak Tantrum, Orang Tua Jangan Ikut Tantrum
5 Agu 2022
cover
Jangan Percaya Mitos, Ketahui Fakta Vitamin D Langsung dari ...
8 Agu 2022
cover
Jangan Lagi Keliru, Ini Cara Tepat Membersihkan Organ Intim ...
9 Sep 2022
cover
Jangan Keliru! Ini Deretan Mitos dan Fakta tentang Bilingual...
22 Sep 2022
cover
Jangan Terlalu Sering, Ini Aturan Konsumsi Minuman Boba pada...
30 Nov 2022
cover
Jangan Asal, Ini Cara Tepat dan Aman Menyimpan Obat di Rumah
6 Des 2022
cover
Jangan Sembarang, Ini Waktu Tepat Memberikan Antibiotik pada...
7 Des 2022
cover
Jangan Dilarang, Ini Manfaat Mencoret-coret bagi Tumbuh Kemb...
11 Des 2022
cover
Jangan Keliru, Ini Perbedaan Imunisasi & Vaksinasi
1 Mar 2023
cover
Jangan Asal Pilih, Ketahui Kriteria Camilan Sehat untuk si K...
16 Mar 2023
cover
Yakin Berbuka Hanya dengan yang Manis? Jangan Lupa dengan Se...
31 Mar 2023
cover
Busui Puasa? Jangan Lupa Terapkan Tips Ini!
3 Apr 2023
cover
MomDad Siap Mudik bareng si Kecil? Jangan Lupa Persiapkan Ha...
9 Apr 2023
cover
Cara Tepat Mengompres Demam, Jangan Keliru!
8 Mei 2023
cover
Si Kecil Jangan sampai Kekurangan Zat Besi!
16 Mei 2023
cover
Tips Memilih Keju untuk MPASI, Jangan Asal!
6 Jul 2023
cover
Jangan Keliru, Begini Cara Mengukur Tinggi & Panjang Badan A...
15 Agu 2023
cover
Jangan Kasih Screen Time Berlebihan pada Anak, Ini Dampaknya...
26 Sep 2023
cover
Jangan Asal Tarik, Begini Cara Melepas Baju Anak yang Aman!
7 Okt 2023
cover
Jangan Asal, Begini Cara Tepat Mengolah Daging Sapi untuk MP...
19 Nov 2023
cover
Anak Batuk Terus-menerus? Jangan Lengah, Bisa Jadi Mematikan
22 Nov 2023
cover
“Mama, Jangan Pergi!”: Kenali Separation Anxiety Disorder pa...
7 Des 2023
cover
Jangan Sembarang Berikan Bayi Air Putih, Ini Dampaknya!
12 Des 2023
primaku
Aplikasi tumbuh kembang anak Indonesia. Didukung penuh oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI)
Mitra resmi kami:
idaikemenkes
Unduh PrimaKu
playstoreappstore
© 2023 All rights reserved PRIMAKU, Indonesia
Cari kami di: