
Permissive Parenting, Terlalu Bebas atau Justru Kurang Batasan?
Author: Tim PrimaKu
13 Feb 2026
Topik: Permissive Parenting, Tipe Parenting, Parenting, Parenting Lifestyle
Artikel ini telah divalidasi oleh dr. Lucyana Alim Santoso, Sp.A.
Setiap orang tua tentu ingin menjadi sosok yang hangat, penuh kasih, dan tidak terlalu keras terhadap anak. Namun, dalam praktiknya, ada pola asuh yang terlalu menekankan kebebasan tanpa batasan yang jelas, dikenal sebagai permissive parenting. Pola asuh ini sering dianggap sebagai bentuk kasih sayang yang lembut, tetapi tanpa disadari dapat berdampak pada perkembangan emosi dan perilaku anak.
Istilah permissive parenting pertama kali diperkenalkan dalam teori pola asuh oleh psikolog Diana Baumrind. Hingga kini, pendekatan ini masih banyak dibahas dalam literatur psikologi perkembangan anak.
Apa Itu Permissive Parenting?
Permissive parenting adalah pola asuh yang ditandai dengan:
- Tingkat kehangatan dan responsivitas yang tinggi
- Aturan yang sedikit atau tidak konsisten
- Minim konsekuensi ketika anak melanggar aturan
- Anak lebih banyak menentukan keputusan sendiri
Dalam permissive parenting, orang tua cenderung menghindari konflik dan lebih memilih mengikuti keinginan anak dibanding menetapkan struktur yang tegas.
Ciri-Ciri Permissive Parenting dalam Kehidupan Sehari-hari
Beberapa contoh yang sering terlihat:
- Anak bebas menentukan jam tidur tanpa aturan jelas
- Anak boleh mengonsumsi gadget tanpa batasan waktu
- Orang tua jarang memberikan konsekuensi atas perilaku yang tidak sesuai
- Orang tua sulit mengatakan “tidak”
Pola ini sering muncul karena orang tua ingin menjadi “teman” bagi anak, atau karena merasa tidak ingin mengulangi pola asuh keras di masa lalu.
Dampak Permissive Parenting pada Anak
Penelitian menunjukkan bahwa anak yang dibesarkan dengan pola permissive cenderung:
- Kesulitan mengontrol emosi
- Kurang disiplin
- Impulsif
- Sulit menerima aturan di sekolah atau lingkungan sosial
Sebuah tinjauan dalam jurnal Developmental Psychology menunjukkan bahwa kurangnya struktur dan batasan dapat memengaruhi regulasi diri anak dan kemampuan pengambilan keputusan.
Menurut American Psychological Association (APA), regulasi diri merupakan salah satu keterampilan penting yang berkembang melalui kombinasi dukungan emosional dan batasan yang konsisten.
Mengapa Batasan Tetap Penting?
Anak membutuhkan dua hal utama untuk tumbuh optimal:
- Rasa aman secara emosional
- Struktur dan batasan yang konsisten
Batasan bukan berarti keras atau otoriter. Justru, aturan yang jelas membantu anak:
- Memahami konsekuensi
- Belajar tanggung jawab
- Mengembangkan kontrol diri
- Merasa aman karena ada struktur
Menurut American Academy of Pediatrics (AAP), pola asuh yang paling mendukung perkembangan anak adalah pola asuh otoritatif (authoritative), yaitu kombinasi antara kehangatan dan batasan yang tegas.
Apakah Permissive Parenting Selalu Buruk?
Tidak selalu. Kehangatan dan empati yang tinggi merupakan kekuatan dari pola asuh ini. Namun, tanpa batasan yang konsisten, anak bisa kesulitan memahami struktur sosial di luar rumah. Yang perlu diperhatikan adalah keseimbangan. Orang tua tetap bisa hangat dan penuh kasih, tetapi juga menetapkan aturan yang jelas sesuai usia anak.
Bagaimana Menemukan Keseimbangan?
Beberapa langkah yang bisa dilakukan orang tua:
- Tetapkan aturan sederhana dan konsisten
- Jelaskan alasan di balik aturan
- Berikan konsekuensi yang masuk akal
- Tetap responsif terhadap kebutuhan emosional anak
- Hindari memberi kebebasan tanpa panduan
Pendekatan ini membantu anak merasa dicintai sekaligus belajar disiplin.
Permissive parenting bukan tentang kurangnya kasih sayang, tetapi tentang minimnya batasan yang jelas. Anak membutuhkan lebih dari sekadar kebebasan; ia membutuhkan struktur yang membantu mereka memahami dunia dengan aman. Dengan keseimbangan antara empati dan aturan, MomDad dapat membentuk lingkungan yang mendukung perkembangan emosi, sosial, dan karakter anak secara optimal.
Referensi:
- Diana Baumrind. Current patterns of parental authority. Developmental Psychology.
- American Psychological Association. Parenting Styles and Child Development.
- American Academy of Pediatrics. Effective Discipline to Raise Healthy Children.
- Maccoby EE & Martin JA. Socialization in the Context of the Family: Parent–Child Interaction.
