8 Juli 2026
10 Jenis Penyakit Kulit Anak beserta Ciri & Kapan ke Dokter
Ditulis oleh

Dhia Priyanka
Topik: Ruam, Eksim, Cacar Air, Penyakit Kulit Anak
Artikel ini telah divalidasi oleh dr. Lucyana Alim Santoso, Sp.A.
Penyakit kulit anak merupakan salah satu keluhan kesehatan yang paling sering dialami bayi maupun balita. Mulai dari ruam merah, bentol, kulit kering, hingga lepuh berisi cairan, kelainan pada kulit dapat disebabkan oleh infeksi, alergi, iritasi, maupun gangguan sistem imun. Artikel ini merangkum 10 jenis penyakit kulit anak yang paling sering terjadi, ciri-cirinya, serta kapan MomDad perlu membawa si Kecil ke dokter.
Sayangnya, banyak penyakit kulit anak memiliki gejala yang mirip sehingga orang tua sering kesulitan membedakannya. Padahal, menurut American Academy of Dermatology (AAD), setiap jenis kelainan kulit anak memerlukan penanganan yang berbeda, ada yang cukup dirawat di rumah, tetapi ada pula yang membutuhkan pemeriksaan dokter agar tidak menimbulkan komplikasi.
Kenapa Penyakit Kulit Anak Sering Terjadi?
Kulit anak, terutama bayi, masih lebih tipis dan sensitif dibandingkan kulit orang dewasa. Sistem kekebalan tubuhnya juga masih berkembang sehingga lebih rentan mengalami infeksi virus, bakteri, atau jamur; alergi; iritasi akibat keringat atau popok; reaksi terhadap makanan atau obat; serta peradangan kulit. Karena itu, penting bagi orang tua untuk mengenali tanda-tanda awal penyakit kulit anak agar dapat memberikan penanganan yang tepat.
Jenis Penyakit Kulit Anak dan Ciri-Cirinya
Eksim (Dermatitis Atopik) pada Anak
Eksim merupakan salah satu penyakit kulit anak yang paling sering ditemukan. Ciri-cirinya meliputi kulit sangat kering, kemerahan, gatal hebat, kulit menebal bila sering digaruk, dan kadang keluar cairan bila terjadi infeksi. Lokasi yang sering terkena adalah pipi bayi, lipatan siku, lipatan lutut, dan pergelangan tangan. Eksim bukan penyakit menular, tetapi dapat kambuh berulang.
Biang Keringat (Miliaria)
Biang keringat terjadi ketika saluran kelenjar keringat tersumbat, ditandai bintik-bintik merah kecil yang terasa gatal atau perih dan muncul saat cuaca panas. Lokasi umum: leher, punggung, dada, dan ketiak.
Impetigo
Impetigo merupakan infeksi kulit akibat bakteri, paling sering disebabkan oleh Staphylococcus aureus atau Streptococcus pyogenes. Ciri-cirinya berupa luka atau lepuh kecil yang pecah menjadi keropeng berwarna kuning keemasan (honey-colored crust) dan mudah menular. Biasanya muncul di sekitar mulut, hidung, dan tangan.
Cacar Air (Varisela) pada Anak
Cacar air disebabkan oleh virus Varicella-zoster, dengan ciri ruam merah, lepuh berisi cairan yang sangat gatal, dan muncul bertahap dalam berbagai stadium. Biasanya disertai demam, nafsu makan menurun, dan anak tampak lemas. Menurut CDC, penyakit ini dapat dicegah dengan vaksin cacar air (varisela) sesuai jadwal imunisasi. Booking segera di PrimaKu jika anak belum mendapatkan vaksin varisela.
Penyakit Tangan, Kaki, dan Mulut (HFMD)
HFMD disebabkan oleh virus enterovirus, terutama Coxsackievirus atau Enterovirus 71. Ciri-cirinya meliputi demam, sariawan di mulut, ruam atau lepuh pada telapak tangan dan kaki, serta kadang muncul di bokong. Menurut CDC, HFMD sangat mudah menular di lingkungan daycare atau sekolah. Kabar baiknya, HFMD bisa dicegah dengan vaksin. Klik di sini untuk booking vaksin.
Kurap (Tinea) pada Kulit Anak
Kurap merupakan infeksi jamur pada kulit dengan ciri ruam berbentuk lingkaran, bagian tengah tampak lebih terang, tepi ruam kemerahan dan bersisik, serta terasa gatal. Penyakit ini dapat menular melalui kontak langsung maupun penggunaan barang bersama.
Skabies (Gudik)
Skabies disebabkan oleh tungau Sarcoptes scabiei, dengan ciri gatal hebat terutama malam hari, bentol kecil, dan garis tipis seperti terowongan pada kulit (burrow). Sering muncul di sela-sela jari, pergelangan tangan, ketiak, dan selangkangan. Skabies mudah menular melalui kontak erat dengan penderita.
Ruam Popok
Ruam popok merupakan iritasi kulit akibat kelembapan, gesekan, atau kontak yang terlalu lama dengan urine dan tinja. Ciri-cirinya meliputi kulit kemerahan, tampak lecet, dan anak rewel saat popok diganti. Ruam biasanya muncul di area yang tertutup popok.
Hemangioma pada Bayi
Hemangioma merupakan tumor jinak pembuluh darah yang biasanya muncul sejak bayi, berupa benjolan merah terang dengan permukaan rata atau menonjol, umumnya muncul pada minggu-minggu pertama kehidupan. Sebagian besar hemangioma akan mengecil sendiri seiring bertambahnya usia, tetapi beberapa kasus memerlukan evaluasi dokter.
Urtikaria (Biduran) pada Anak
Biduran merupakan reaksi kulit yang sering dipicu oleh alergi, infeksi, atau faktor lain, dengan ciri bentol menonjol yang sangat gatal, ukuran dan bentuk berubah-ubah, serta dapat hilang dan muncul kembali dalam hitungan jam.
⚠ Waspada: Jika biduran disertai sesak napas atau pembengkakan bibir dan lidah, segera bawa anak ke IGD karena dapat mengarah ke reaksi alergi berat (anafilaksis).
Tabel Perbedaan Penyakit Kulit Anak
Kapan Penyakit Kulit Anak Harus Diperiksakan ke Dokter?
Segera konsultasikan ke dokter jika:
- Ruam disertai demam tinggi.
- Muncul lepuh yang luas.
- Kulit mengeluarkan nanah.
- Anak tampak sangat lemas.
- Ruam menyebar dengan cepat.
- Gatal sangat berat hingga mengganggu tidur.
- Ruam tidak membaik dalam beberapa hari.
- Muncul pembengkakan wajah atau sesak napas.
Diagnosis yang tepat penting karena, menurut Nelson Textbook of Pediatrics, beberapa penyakit kulit anak memerlukan obat antijamur, antibiotik, antivirus, atau terapi khusus yang berbeda-beda.
Bisakah Penyakit Kulit Anak Dicegah?
Tidak semua penyakit kulit anak dapat dicegah, tetapi risikonya dapat dikurangi dengan:
- Menjaga kebersihan tangan dan tubuh anak.
- Mengganti pakaian yang basah oleh keringat.
- Mengganti popok secara rutin.
- Tidak berbagi handuk atau pakaian.
- Menjaga kuku anak tetap pendek agar tidak melukai kulit saat menggaruk.
- Menggunakan pelembap secara rutin pada anak dengan kulit kering atau eksim.
- Melengkapi imunisasi sesuai jadwal, termasuk vaksin varisela untuk membantu mencegah cacar air (WHO, 2023).Rutin cek jadwal vaksin anak agar perlindungannya tetap optimal sesuai usia. Apalagi sekarang makin praktis, karena MomDad bisa langsung booking vaksin lewat PrimaKu, sekaligus bisa konsultasi gratis dengan Dokmin sebelum vaksin.
FAQ seputar Penyakit Kulit Anak
Q: Penyakit kulit anak apa saja yang menular?
A: Impetigo, cacar air, HFMD, kurap, dan skabies tergolong menular karena disebabkan oleh bakteri, virus, atau jamur yang dapat berpindah lewat kontak langsung atau barang bersama.
Q: Apa beda cacar air dan HFMD?
A: Cacar air menimbulkan lepuh yang menyebar ke seluruh tubuh secara bertahap, sedangkan HFMD khas dengan lepuh yang terbatas pada telapak tangan, telapak kaki, dan area mulut disertai sariawan.
Q: Apa beda eksim dan biang keringat?
A: Eksim ditandai kulit kering dan menebal yang bisa kambuh berulang, sedangkan biang keringat muncul sebagai bintik merah kecil akibat kelenjar keringat tersumbat dan biasanya hilang setelah suhu tubuh anak lebih sejuk.
Q: Kapan ruam popok perlu dibawa ke dokter?
A: Jika ruam popok tidak membaik dalam beberapa hari, muncul lecet luas, atau disertai luka bernanah, sebaiknya segera periksakan ke dokter untuk menyingkirkan infeksi jamur atau bakteri.
Q: Apakah biduran pada anak berbahaya?
A: Biduran umumnya tidak berbahaya, tetapi jika disertai sesak napas atau bengkak pada bibir/lidah, ini bisa menjadi tanda anafilaksis dan anak harus segera dibawa ke IGD.
Penyakit kulit anak memiliki penyebab dan gejala yang beragam, mulai dari eksim, biang keringat, impetigo, cacar air, HFMD, hingga skabies. Meski beberapa kondisi dapat membaik dengan perawatan sederhana di rumah, ada pula yang memerlukan penanganan medis agar tidak menimbulkan komplikasi atau menular ke orang lain. Jika MomDad menemukan ruam yang tidak biasa, disertai demam, lepuh, nanah, atau anak tampak semakin sakit, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter.
Referensi:
1. American Academy of Dermatology. Common Skin Conditions in Children. AAD; 2024.
2. American Academy of Pediatrics. Red Book: Report of the Committee on Infectious Diseases. 2024–2027.
3. World Health Organization. Skin-Related Neglected Tropical Diseases and Common Childhood Skin Conditions. WHO; 2023.
4. Centers for Disease Control and Prevention. Chickenpox (Varicella). CDC; 2024.
5. Centers for Disease Control and Prevention. Hand, Foot, and Mouth Disease (HFMD). CDC; 2024.
6. Kliegman RM, St Geme JW. Nelson Textbook of Pediatrics. 22nd ed. Elsevier; 2024.
7. Kang S, Amagai M, Bruckner AL, et al. Fitzpatrick's Dermatology. 9th ed. McGraw-Hill; 2019.





