
MomDad, Ini Lho 7 Manfaat Rutin Menerapkan Pola Makan Seimbang pada si Kecil!
28 Apr 2022

Author: Tim PrimaKu
20 Jan 2026
Topik: Screen Time, layar, Parenting, Parenting Lifestyle
Di era digital, layar sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari anak, mulai dari video edukasi, gim, hingga panggilan video dengan keluarga. Namun tanpa disadari, durasi screen time yang berlebihan dapat berdampak pada kesehatan fisik, emosi, hingga tumbuh kembang anak. Tantangannya, tanda-tanda kelebihan screen time seringkali muncul secara perlahan dan dianggap sebagai “fase biasa”. Padahal, mengenali sinyal awal sangat penting agar orang tua bisa melakukan penyesuaian sejak dini.
Apa yang Dimaksud dengan Screen Time Berlebihan?
Screen time merujuk pada waktu yang dihabiskan anak di depan layar, termasuk televisi, ponsel, tablet, dan komputer. World Health Organization dan American Academy of Pediatrics merekomendasikan:
Jika durasi layar melebihi rekomendasi dan mulai mengganggu fungsi harian anak, kondisi ini dapat dikategorikan sebagai kelebihan screen time.
Tanda Anak Kelebihan Screen Time yang Perlu Diwaspadai
Ada beberapa tanda yang dapat MomDad kenali jika anak kelebihan screen time, seperti:
1. Sulit Fokus dan Mudah Terdistraksi
Anak tampak sulit berkonsentrasi saat bermain, belajar, atau mendengarkan instruksi. Paparan layar yang berlebihan dapat memengaruhi perkembangan atensi, terutama pada usia dini.
2. Tantrum atau Rewel Saat Layar Dihentikan
Reaksi emosional berlebihan, marah, menangis hebat, atau agresif ketika gadget dimatikan bisa menjadi tanda ketergantungan terhadap layar.
3. Gangguan Tidur
Anak sulit tidur, sering terbangun malam, atau jam tidurnya semakin larut. Cahaya biru dari layar dapat menekan produksi melatonin, hormon yang mengatur tidur.
4. Berkurangnya Minat Bermain Aktif
Anak lebih memilih layar dibanding bermain fisik, berlari, atau berinteraksi dengan teman. Hal ini berisiko menghambat perkembangan motorik dan kebugaran.
5. Keterlambatan Bahasa atau Komunikasi
Pada balita, screen time pasif yang berlebihan dapat mengurangi kesempatan anak berlatih berbicara dan berinteraksi dua arah.
6. Masalah Emosi dan Perilaku
Anak menjadi lebih mudah marah, impulsif, atau menarik diri. Studi menunjukkan hubungan antara screen time berlebih dengan masalah regulasi emosi.
7. Keluhan Fisik
Keluhan seperti mata lelah, sakit kepala, nyeri leher, atau postur tubuh yang buruk juga dapat muncul akibat penggunaan layar yang terlalu lama.
Mengapa Dampak Screen Time Bisa Terjadi?
Layar memberikan stimulasi cepat dan instan, yang berbeda dengan stimulasi alami dari bermain, membaca, atau berinteraksi langsung. Jika terlalu dominan, otak anak bisa terbiasa dengan rangsangan cepat sehingga aktivitas lain terasa “kurang menarik”. Selain itu, waktu layar yang panjang sering menggantikan waktu tidur, aktivitas fisik, dan interaksi sosial, tiga komponen penting bagi tumbuh kembang anak.
Peran Orang Tua dalam Mengelola Screen Time
Pendampingan orang tua sangat krusial. Bukan hanya soal membatasi durasi, tetapi juga:
Screen time bukanlah musuh, tetapi penggunaannya perlu bijak dan terukur. Mengenali tanda-tanda kelebihan screen time sejak dini membantu orang tua mengambil langkah preventif sebelum berdampak lebih jauh pada kesehatan dan perkembangan anak. Dengan pendampingan yang konsisten, keseimbangan antara dunia digital dan dunia nyata tetap bisa terjaga demi tumbuh kembang optimal si Kecil.
Referensi:

28 Apr 2022

8 Jun 2022

16 Jul 2022

23 Jul 2022
