
Kapan Anak Dikatakan Mengalami Pubertas?
22 Jul 2017

Author: Tim PrimaKu
21 Feb 2026
Topik: Puasa, Belajar Berpuasa, Tumbuh Kembang
Artikel ini telah divalidasi oleh dr. Dini Mirasanti, Sp.A.
Bulan Ramadan adalah waktu yang penuh berkah, namun bagi anak-anak yang belajar berpuasa, cuaca panas dapat menjadi tantangan tersendiri. Puasa yang berlangsung di tengah terik matahari atau suhu tinggi dapat menyebabkan anak mudah dehidrasi dan kelelahan. Oleh karena itu, orang tua perlu lebih waspada dan mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik agar anak tetap nyaman dan sehat saat berpuasa.
Dalam menjaga kesehatan anak yang berpuasa di tengah cuaca panas, sebaiknya MomDad perhatikan hal berikut!
Menjaga Hidrasi yang Cukup
Dehidrasi adalah masalah utama saat berpuasa di cuaca panas. Tanpa asupan air yang cukup, anak bisa cepat lelah, pusing, atau bahkan pingsan. Untuk itu, sangat penting untuk memastikan anak mendapatkan cukup cairan saat sahur dan berbuka puasa.
Pilih Makanan yang Bergizi dan Menyegarkan
Saat sahur dan berbuka, penting untuk memberikan makanan yang bergizi, mengandung banyak serat, dan memberikan energi yang tahan lama. Hindari makanan yang mudah menyebabkan rasa lapar cepat, seperti makanan yang tinggi gula atau makanan olahan.
Makanan yang kaya akan karbohidrat kompleks, protein, dan lemak sehat dapat membantu menjaga energi tubuh sepanjang hari. Beberapa pilihan makanan yang baik untuk sahur dan berbuka di cuaca panas antara lain:
Aktivitas Fisik yang Terbatas
Puasa di cuaca panas bisa membuat tubuh anak lebih cepat kelelahan. Oleh karena itu, sebaiknya batasi aktivitas fisik yang berat, seperti olahraga atau bermain di luar ruangan, terutama di siang hari.
Anak tetap bisa melakukan aktivitas ringan seperti bermain di dalam ruangan, namun pastikan ia tidak terlalu lelah atau dehidrasi. Jika anak ingin bermain di luar ruangan, pastikan untuk melakukannya pada sore atau malam hari, setelah waktu berbuka puasa.
Perhatikan Tanda-Tanda Dehidrasi
Dehidrasi adalah masalah yang sering terjadi pada anak yang berpuasa di cuaca panas. Beberapa tanda dehidrasi yang perlu diwaspadai antara lain:
Jika anak menunjukkan tanda-tanda dehidrasi ini, segera berikan mereka cairan dan beri waktu istirahat. Jangan ragu untuk membawa anak ke dokter jika gejalanya semakin parah.
Ciptakan Suasana Nyaman untuk Anak
Pastikan anak memiliki tempat yang nyaman untuk beristirahat, terutama saat cuaca panas. Gunakan kipas angin atau AC di rumah untuk menjaga suhu tetap sejuk. Hindari anak berada di luar ruangan yang terik atau langsung terkena sinar matahari, terutama saat siang hari.
Menciptakan lingkungan yang nyaman dan sejuk dapat membantu anak merasa lebih segar dan mengurangi rasa haus yang berlebihan.
Puasa di tengah cuaca panas memang bisa menjadi tantangan bagi anak-anak, namun dengan persiapan yang baik, orang tua dapat memastikan anak tetap sehat dan terhidrasi dengan baik. Memberikan makanan bergizi, menjaga hidrasi, membatasi aktivitas fisik yang berat, serta memperhatikan tanda-tanda dehidrasi adalah langkah penting untuk memastikan puasa anak berjalan lancar dan aman. Dengan demikian, anak dapat merasakan manfaat penuh dari puasa tanpa mengorbankan kesehatannya.
Referensi:
