
Pentingnya Skrining Hipotiroid pada Bayi
26 Jan 2018

Author: Tim PrimaKu
14 Feb 2026
Topik: Bayi Newborn, Perawatan Newborn, Newborn
Artikel ini telah divalidasi oleh dr. Lucyana Alim Santoso, Sp.A.
Minggu pertama kehidupan bayi baru lahir (newborn) adalah masa adaptasi besar, baik bagi bayi maupun orang tua. Tubuh bayi sedang belajar menyesuaikan diri dari lingkungan rahim ke dunia luar, sementara orang tua mulai memahami pola tidur, menyusu, dan respons bayi yang sering kali terasa tidak teratur. Memahami rutinitas newborn di minggu pertama sangat penting agar orang tua tidak panik terhadap hal-hal yang sebenarnya normal.
Menurut World Health Organization (WHO), periode neonatal (0–28 hari pertama) merupakan fase kritis dalam kehidupan bayi, sehingga pemantauan dan perawatan yang tepat sangat diperlukan sejak hari pertama.
1. Pola Tidur Newborn: Banyak Tidur Itu Normal
Pada minggu pertama, bayi dapat tidur sekitar 14–17 jam per hari, meskipun tidak dalam satu waktu panjang. Tidur bayi biasanya terfragmentasi dalam durasi 1–3 jam.
Hal yang perlu dipahami:
Menurut American Academy of Pediatrics (AAP), pola tidur yang tidak teratur di minggu pertama merupakan bagian normal dari perkembangan neurologis bayi.
2. Frekuensi Menyusu: Bisa 8–12 Kali Sehari
Newborn perlu menyusu sering, terutama jika mendapat ASI. Pada minggu pertama, bayi umumnya menyusu:
Ini bukan tanda ASI kurang, melainkan kebutuhan biologis bayi. Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), frekuensi menyusu yang tinggi membantu merangsang produksi ASI dan menjaga kadar gula darah bayi tetap stabil.
3. Perubahan Berat Badan
Bayi baru lahir dapat kehilangan hingga 7–10% dari berat lahir dalam beberapa hari pertama. Ini normal akibat:
Berat badan biasanya kembali ke berat lahir dalam 10–14 hari. Pemantauan rutin sangat dianjurkan untuk memastikan pertumbuhan sesuai kurva WHO.
4. Pola Buang Air Besar dan Kecil
Di minggu pertama, bayi akan mengalami perubahan feses:
Frekuensi BAK minimal 6 kali sehari setelah hari ke-4 menandakan asupan cukup.
5. Tangisan dan Respons Bayi
Tangisan adalah cara komunikasi utama newborn. Penyebab umum:
Respons cepat dan penuh kasih terhadap tangisan bayi membantu membangun rasa aman dan bonding.
6. Bonding dan Skin-to-Skin
Kontak kulit ke kulit (skin-to-skin) sangat dianjurkan di minggu pertama karena membantu:
WHO merekomendasikan praktik ini segera setelah lahir dan dilanjutkan selama periode neonatal.
7. Tanda yang Perlu Diwaspadai
Meskipun sebagian besar perubahan di minggu pertama normal, orang tua perlu segera berkonsultasi bila bayi:
Deteksi dini sangat penting pada periode neonatal.
Rutinitas newborn di minggu pertama mungkin terasa tidak teratur dan melelahkan, tetapi sebagian besar perubahan tersebut adalah bagian dari proses adaptasi normal. Dengan memahami pola tidur, menyusu, perubahan berat badan, serta tanda bahaya, orang tua dapat merasa lebih tenang dan percaya diri dalam merawat bayi di hari-hari awal kehidupannya. Dukungan medis dan pemantauan rutin akan membantu memastikan bayi tumbuh sehat sejak awal kehidupan.
Referensi:
