Deskripsi
Vaksin untuk mencegah penyakit pneumonia, otitis media, dan penyakit berat akibat infeksi Streptococcus pneumonia pada anak usia 6 minggu hingga 17 tahun, serta penyakit penumokokal pada individu usia >18 tahun.
Jadwal vaksinasi
- Anak (0-17 tahun): Diberikan 3 kali dalam dosis 0.5 mL dengan interval 1 bulan antara dosis sebelumnya dan setelahnya. Booster diberikan pada usia 11-15 bulan. Di Indonesia, rekomendasi waktu pemberian adalah pada usia 2, 4, dan 6 bulan dengan booster pada usia 12-15 bulan.
- Dewasa (>18 tahun): 1 dosis 0.5 mL.
Efek samping
Nyeri pada tempat penyuntikan, demam, rewel, penurunan nafsu makan, gangguan tidur.
Perhatian khusus
- Hindari pemberian pada anak dengan riwayat reaksi alergi dengan komponen vaksin atau pemberian dosis sebelumnya, dan diphtheria toxoid.
- Tunda pemberian vaksin pada anak dengan demam tinggi.
- Penundaan pemberian vaksin tidak perlu ditunda jika sakit ringan seperti pilek.
Jadwal vaksinasi
- Anak (0-17 tahun): Diberikan 3 kali dalam dosis 0.5 mL dengan interval 1 bulan antara dosis sebelumnya dan setelahnya. Booster diberikan pada usia 11-15 bulan. Di Indonesia, rekomendasi waktu pemberian adalah pada usia 2, 4, dan 6 bulan dengan booster pada usia 12-15 bulan.
- Dewasa (>18 tahun): 1 dosis 0.5 mL.
Efek samping
Nyeri pada tempat penyuntikan, demam, rewel, penurunan nafsu makan, gangguan tidur.
Perhatian khusus
- Hindari pemberian pada anak dengan riwayat reaksi alergi dengan komponen vaksin atau pemberian dosis sebelumnya, dan diphtheria toxoid.
- Tunda pemberian vaksin pada anak dengan demam tinggi.
- Penundaan pemberian vaksin tidak perlu ditunda jika sakit ringan seperti pilek.