Deskripsi
Vaksin untuk pencegahan penyakit Poliomyelitis bagi anak dan dewasa
Jadwal vaksinasi
Diberikan 3 kali dalam dosis 0,5 mL pada usia 2 bulan dan 4 bulan, lalu booster pada usia 11 bulan
Efek samping
Reaksi alergi seperti angioedema dan reaksi anafilaktik, Reaksi lokal seperti nyeri, merah, indurasi, limfadenopati, pada tempat penyuntikan, demam >38.1 derajat C
Perhatian khusus
Hindari pemberian pada anak dengan riwayat alergi pada komponen vaksin Imovax Polio, neomycin, polymyxin B, atau streptomycin, serta reaksi alergi pada pemberian dosis Imovax Polio sebelumnya.
Tunda vaksinasi dengan Imovax Polio pada anak yang sedang demam, penyakit yang muncul secara tiba-tiba, atau dalam keadaan imunosupresi.
Imovax Polio direkomendasikan untuk diberi pada anak dengan imunodefisiensi kronis seperti infeksi HIV.
Jadwal vaksinasi
Diberikan 3 kali dalam dosis 0,5 mL pada usia 2 bulan dan 4 bulan, lalu booster pada usia 11 bulan
Efek samping
Reaksi alergi seperti angioedema dan reaksi anafilaktik, Reaksi lokal seperti nyeri, merah, indurasi, limfadenopati, pada tempat penyuntikan, demam >38.1 derajat C
Perhatian khusus
Hindari pemberian pada anak dengan riwayat alergi pada komponen vaksin Imovax Polio, neomycin, polymyxin B, atau streptomycin, serta reaksi alergi pada pemberian dosis Imovax Polio sebelumnya.
Tunda vaksinasi dengan Imovax Polio pada anak yang sedang demam, penyakit yang muncul secara tiba-tiba, atau dalam keadaan imunosupresi.
Imovax Polio direkomendasikan untuk diberi pada anak dengan imunodefisiensi kronis seperti infeksi HIV.