Deskripsi
Vaksin untuk imunisasi terhadap demam tifoid bagi orang dewasa dan anak-anak di atas umur 2 tahun
Jadwal vaksinasi
Diberikan 1 dosis tunggal sebanyak 0,5 mL untuk anak usia ≥2 tahun dan orang dewasa. Vaksin sebaiknya diberikan minimal 2 minggu sebelum risiko paparan tifoid. Jika masih berisiko terpapar, revaksinasi dianjurkan setiap 3 tahun
Efek samping
Nyeri, kemerahan, dan pembengkakan pada lokasi suntikan, biasanya terjadi dalam 48 jam pertama setelah imunisasi. Reaksi sistemik yang dapat muncul antara lain demam, sakit kepala, nyeri badan, malaise, mual, dan gatal. Reaksi alergi berat seperti anafilaksis sangat jarang terjadi.
Perhatian khusus
- Pemberian vaksin sebaiknya ditunda pada pasien dengan penyakit akut disertai demam.
- Vaksin ini hanya melindungi terhadap tifoid yang disebabkan oleh Salmonella typhi dan tidak melindungi terhadap paratifoid atau infeksi Salmonella lain.
- Belum dievaluasi pada anak di bawah usia 2 tahun sehingga tidak direkomendasikan untuk kelompok usia tersebut.
- Penggunaan harus hati-hati pada individu dengan trombositopenia atau gangguan perdarahan karena diberikan melalui suntikan intramuskular.
- Pada pasien dengan imunosupresi atau imunodefisiensi, respons imun mungkin tidak optimal.
Jadwal vaksinasi
Diberikan 1 dosis tunggal sebanyak 0,5 mL untuk anak usia ≥2 tahun dan orang dewasa. Vaksin sebaiknya diberikan minimal 2 minggu sebelum risiko paparan tifoid. Jika masih berisiko terpapar, revaksinasi dianjurkan setiap 3 tahun
Efek samping
Nyeri, kemerahan, dan pembengkakan pada lokasi suntikan, biasanya terjadi dalam 48 jam pertama setelah imunisasi. Reaksi sistemik yang dapat muncul antara lain demam, sakit kepala, nyeri badan, malaise, mual, dan gatal. Reaksi alergi berat seperti anafilaksis sangat jarang terjadi.
Perhatian khusus
- Pemberian vaksin sebaiknya ditunda pada pasien dengan penyakit akut disertai demam.
- Vaksin ini hanya melindungi terhadap tifoid yang disebabkan oleh Salmonella typhi dan tidak melindungi terhadap paratifoid atau infeksi Salmonella lain.
- Belum dievaluasi pada anak di bawah usia 2 tahun sehingga tidak direkomendasikan untuk kelompok usia tersebut.
- Penggunaan harus hati-hati pada individu dengan trombositopenia atau gangguan perdarahan karena diberikan melalui suntikan intramuskular.
- Pada pasien dengan imunosupresi atau imunodefisiensi, respons imun mungkin tidak optimal.