Deskripsi
Vaksin pneumokokus polisakarida konjugat 15-valen yang digunakan untuk mencegah penyakit pneumokokus invasif pada dewasa berusia 18 tahun ke atas dan anak-anak berusia 6 minggu hingga 17 tahun
Jadwal vaksinasi
- Bayi 6 minggu - 6 bulan: 3 dosis primer (usia 2, 4, 6 bulan) + booster pada 11 - 15 bulan
- Alternatif: 2 dosis primer (usia 2, 4 bulan) + booster pada 11 - 15 bulan
Jadwal Catch-up:
- 7-11 bulan (3 dosis): dosis kedua 4 minggu setelah dosis pertama, dosis ketiga 2 bulan setelah dosis kedua
- 12-23 bulan (2 dosis): interval 2 bulan antar-dosis
- 2-17 tahun (1 dosis)
- Dewasa ≥ 18 tahun: 1 dosis tunggal
Efek samping
Iritabilitas, demam, nyeri, kemerahan, dan bengkak di tempat suntikan; somnolen, nafsu makan berkurang, urtikaria.
Perhatian khusus
- Gunakan hati-hati pada pasien dengan gangguan pembekuan atau terapi antikoagulan.
- Tunda jika demam tinggi atau infeksi akut berat.
- Apnea dapat terjadi pada bayi prematur.
- Reaksi anafilaksis dapat terjadi, siapkan penanganan.
- Respon imun terhadap vaksin ini bisa tidak maksimal pada pasien yang memiliki kondisi imunokompromais
Jadwal vaksinasi
- Bayi 6 minggu - 6 bulan: 3 dosis primer (usia 2, 4, 6 bulan) + booster pada 11 - 15 bulan
- Alternatif: 2 dosis primer (usia 2, 4 bulan) + booster pada 11 - 15 bulan
Jadwal Catch-up:
- 7-11 bulan (3 dosis): dosis kedua 4 minggu setelah dosis pertama, dosis ketiga 2 bulan setelah dosis kedua
- 12-23 bulan (2 dosis): interval 2 bulan antar-dosis
- 2-17 tahun (1 dosis)
- Dewasa ≥ 18 tahun: 1 dosis tunggal
Efek samping
Iritabilitas, demam, nyeri, kemerahan, dan bengkak di tempat suntikan; somnolen, nafsu makan berkurang, urtikaria.
Perhatian khusus
- Gunakan hati-hati pada pasien dengan gangguan pembekuan atau terapi antikoagulan.
- Tunda jika demam tinggi atau infeksi akut berat.
- Apnea dapat terjadi pada bayi prematur.
- Reaksi anafilaksis dapat terjadi, siapkan penanganan.
- Respon imun terhadap vaksin ini bisa tidak maksimal pada pasien yang memiliki kondisi imunokompromais