
Manfaat Suplementasi Zinc pada Anak dengan Gangguan Pertumbuhan
30 Apr 2025

Author: dr. Afiah Salsabila
12 Jan 2026
Topik: Ilmiah, ISK, Infeksi Saluran Kemih, Cranberry
Latar Belakang
Infeksi saluran kemih (ISK) merupakan salah satu penyakit yang sering dijumpai pada populasi anak. Jika tidak ditangani dengan baik, kondisi ini berpotensi menimbulkan berbagai jenis komplikasi jangka panjang. Secara global, ISK memiliki angka kejadian yang tinggi dan cenderung berulang. Hal ini seringkali menimbulkan beban biaya kesehatan yang besar. Pada anak, ISK sering kali memberikan gejala non-spesifik dan dapat berujung pada keterlambatan diagnosis, khususnya pada usia bayi dan balita .
Produk dari buah cranberry telah digunakan secara luas selama beberapa dekade sebagai salah satu pendekatan non-farmakologis untuk mencegah ISK. Kandungan utama cranberry yang dianggap berperan dalam pencegahan ISK adalah proanthocyanidins (PACs), khususnya PACs dengan ikatan tipe A, yang dapat menghambat adhesi Escherichia coli berfimbria tipe P pada sel uroepitel kandung kemih. Mekanisme ini berpotensi mencegah kolonisasi bakteri dan menurunkan risiko terjadinya infeksi .
Beban Penyakit ISK dan Kelompok Risiko Anak
ISK didefinisikan sebagai keberadaan jumlah bakteri urin yang mencapai ambang tertentu, umumnya ≥10⁸ colony forming units (CFU) per liter, dengan atau tanpa piuria, dan biasanya disertai gejala yang melibatkan kandung kemih, ureter, atau ginjal. Secara klinis, ISK diklasifikasikan menjadi infeksi saluran kemih bawah seperti sistitis dan uretritis, serta ISK febril yang melibatkan ginjal atau pielonefritis .
Sebagian besar ISK merupakan infeksi saluran kemih bawah, namun pielonefritis tetap menjadi penyebab utama rawat inap dan komplikasi serius. ISK merupakan salah satu kondisi medis tersering yang membutuhkan perawatan rawat jalan maupun rawat inap. Beban ekonomi yang ditimbulkan sangat besar, terutama pada kasus ISK berulang dan pielonefritis .
Anak merupakan salah satu kelompok demografis dengan risiko ISK yang tinggi. Pada usia di bawah 12 bulan, ISK lebih sering terjadi pada anak laki-laki, namun secara keseluruhan insidens lebih tinggi pada anak perempuan. Prevalensi ISK pada anak diperkirakan sekitar 1–3% pada anak laki-laki dan 3–7% pada anak perempuan. Manifestasi klinis pada anak sering kali berupa demam tanpa fokus yang jelas, disertai gejala non-spesifik seperti letargi, muntah, atau gangguan makan .
Selain anak, kelompok lain yang berisiko tinggi meliputi bayi, perempuan hamil, pasien dengan kelainan urologi, gangguan neurologis kandung kemih, diabetes, kondisi imunosupresi, serta pasien dengan bakteriuria asimtomatik yang menjalani prosedur invasif .
Cranberry Sebagai Upaya Pencegahan ISK
Cranberry berasal dari tanaman genus Vaccinium, dengan spesies utama Vaccinium macrocarpon. Buah ini mengandung air dalam jumlah besar serta berbagai asam organik, gula sederhana, dan PACs. PACs merupakan komponen aktif utama yang berperan dalam efek anti-adhesi bakteri. Proses pengolahan cranberry menjadi jus, sirup, kapsul, atau bubuk dapat memengaruhi kadar PACs, dan tidak semua produk cranberry mengandung PACs dalam jumlah yang efektif .
Mekanisme kerja cranberry dalam pencegahan ISK terutama melalui penghambatan adhesi E. coli ke uroepitel, bukan melalui efek bakterisidal langsung. Tanpa kemampuan adhesi, bakteri tidak dapat menginfeksi mukosa saluran kemih dan akan lebih mudah dieliminasi melalui aliran urin. Efek anti-adhesi ini bersifat sementara, sehingga konsumsi cranberry secara teratur diperlukan untuk mempertahankan efek protektif .
Bukti Efektivitas Cranberry pada Anak
Pembaruan terbaru Cochrane Review tahun 2023 yang mencakup 50 uji klinis acak dengan total 8.857 partisipan menunjukkan bahwa produk cranberry dapat membantu mencegah ISK simptomatik pada kelompok tertentu, termasuk perempuan dengan ISK berulang, anak dengan riwayat ISK, dan pasien pasca intervensi kandung kemih .
Pada populasi anak, analisis terhadap lima studi dengan total 504 peserta menunjukkan bahwa penggunaan cranberry menurunkan risiko ISK simptomatik berulang secara bermakna, dengan rasio risiko sebesar 0,46 dan tingkat kepastian bukti sedang. Efek ini terutama terlihat pada anak dengan riwayat ISK berulang tanpa gangguan neurogenik kandung kemih. Sebaliknya, pada anak dengan neurogenic bladder, bukti manfaat cranberry masih terbatas dan belum konsisten .
Temuan ini menunjukkan bahwa cranberry dapat menjadi opsi tambahan yang rasional dalam strategi pencegahan ISK berulang pada anak terpilih, terutama sebagai alternatif atau pelengkap pencegahan non-antibiotik.
Kesimpulan dan Penutup
ISK merupakan masalah kesehatan yang sering terjadi pada anak dan berpotensi menimbulkan dampak klinis serta ekonomi yang signifikan, terutama pada kasus berulang. Cranberry, melalui kandungan proanthocyanidins, memiliki mekanisme biologis yang jelas dalam mencegah adhesi bakteri penyebab ISK. Bukti dari Cochrane Review terbaru menunjukkan bahwa produk cranberry kemungkinan efektif dalam menurunkan risiko ISK berulang pada anak dengan riwayat ISK, dengan profil keamanan yang baik. Bagi dokter anak, cranberry dapat dipertimbangkan sebagai bagian dari pendekatan pencegahan ISK yang komprehensif dan individual, terutama untuk mengurangi ketergantungan pada antibiotik jangka panjang.
Daftar Pustaka
Williams G, Stothart CI, Hahn D, Stephens JH, Craig JC, Hodson EM. Cranberries for preventing urinary tract infections. Cochrane Database of Systematic Reviews 2023, Issue 11. Art. No.: CD001321. DOI: 10.1002/14651858.CD001321.pub7.