
PrimaPro Kembali Menyelenggarakan Webinar Mengenai Pentingnya Imunisasi dalam Mencegah Penyakit Menular Mematikan
15 Des 2025

Author: Tim PrimaPro
27 Jan 2026
Topik: Webinar, Herpes Simplex
Jakarta, 23 Januari 2026 — PrimaPro kembali menyelenggarakan webinar ilmiah, kali ini bertajuk Interlink Between Herpes Zoster and Cardiovascular, Renal, and Metabolic Outcomes. Pada webinar tersebut, PrimaPro mengundang Dr. dr. Fatimah Eliana Taufik, SpPD, KEMD, FINASIM untuk membahas keterkaitan herpes zoster dengan penyakit kardiovaskular, ginjal, dan metabolik. Webinar ini menyoroti bahwa herpes zoster bukan sekadar penyakit kulit, melainkan kondisi dengan dampak sistemik yang signifikan, terutama pada populasi dewasa usia lanjut dan individu dengan komorbiditas. Dalam pemaparan materi, dijelaskan bahwa hubungan antara herpes zoster dan penyakit kardiovaskular, ginjal, serta metabolik bersifat dua arah: tidak hanya herpes zoster yang memperburuk luaran penyakit-penyakit tersebut, tetapi kondisi-kondisi kronik tersebut juga terbukti meningkatkan risiko terjadinya herpes zoster.
Dalam sesi pemaparan materi, dr. Fatimah menjelaskan kalau pasien dengan gagal jantung dilaporkan memiliki risiko hingga dua kali lipat mengalami herpes zoster dibandingkan populasi tanpa gagal jantung. Penyakit jantung koroner dan infark miokard juga dikaitkan dengan peningkatan kerentanan terhadap reaktivasi virus varicella-zoster. Pada pasien dengan gangguan ginjal kronik, herpes zoster memiliki hubungan yang kuat dengan peningkatan risiko end stage renal disease. Kondisi ini mencerminkan interaksi kompleks antara penyakit kronik, penurunan imunitas seluler, dan reaktivasi virus laten.
Hubungan serupa juga terlihat pada penyakit serebrovaskular dan diabetes melitus tipe 2. Pada diabetes, kontrol glikemik yang buruk berperan dalam menurunkan respons imun, sehingga meningkatkan risiko herpes zoster. Selain itu, pasien diabetes yang mengalami herpes zoster cenderung memiliki risiko rawat inap yang lebih tinggi dan perjalanan penyakit yang lebih berat. Faktor usia turut memperkuat risiko ini. Setelah usia 50 tahun, terjadi penurunan imunitas sel T spesifik terhadap varicella-zoster virus, yang menyebabkan risiko herpes zoster meningkat secara bermakna seiring bertambahnya usia, terlebih bila disertai komorbiditas.
Webinar ini menegaskan bahwa kondisi-kondisi kardiovaskular, ginjal, dan metabolik merupakan faktor risiko penting herpes zoster, sehingga pencegahan menjadi krusial. Salah satu strategi pencegahan yang berbasis bukti adalah vaksinasi herpes zoster. Saat ini tersedia vaksin herpes zoster rekombinan, yang direkomendasikan untuk dewasa usia ≥50 tahun serta dewasa usia ≥18 tahun dengan gangguan kekebalan tubuh. Vaksinasi dipandang sebagai langkah preventif yang efektif untuk menurunkan kejadian herpes zoster dan komplikasinya, termasuk post-herpetic neuralgia.
Meskipun vaksinasi herpes zoster ditujukan pada populasi dewasa, peran dokter anak tetap relevan. Dalam banyak rumah tangga, anak hidup bersama orang tua atau kakek-nenek yang berusia lanjut atau memiliki penyakit kronik. Edukasi yang disampaikan dokter anak kepada keluarga mengenai risiko herpes zoster dan pentingnya pencegahan pada anggota keluarga dewasa merupakan bagian dari pendekatan kesehatan keluarga yang holistik. Webinar ini menegaskan bahwa kewaspadaan lintas disiplin dan lintas usia sangat dibutuhkan agar pencegahan herpes zoster dapat dilakukan lebih optimal, sejalan dengan meningkatnya usia harapan hidup dan prevalensi penyakit kronik di masyarakat.
Untuk informasi mengenai webinar PrimaPro berikutnya, pantau apliaksi PrimaPro dan follow @official.primapro!
