Pentingnya Perawatan Kulit pada Anak dengan Dermatitis Atopik
22 Jul 2017
Author:
21 Jul 2020
Topik: Air, Hidrasi Anak, Hydration for Health
Narasumber: Dr. dr. Sudung O Pardede Sp.A(K)
Spesialis Anak Konsultan Penyakit Ginjal Anak RSCM
Air merupakan zat yang sangat penting, namun kecukupan asupannya sering dilupakan. Air memiliki berbagai manfaat kebaikan untuk kehidupan dan sangat dibutuhkan manusia untuk hidup sehat. Air merupakan bagian dari nutrisi yang berperan penting dalam fungsi fisiologis tubuh, mengingat tubuh terdiri dari 60% air. Kandungan air pada anak lebih besar yaitu sekitar 65-75%. Kurangnya pengetahuan dan kesadaran akan pentingnya menjaga hidrasi sehat dalam tubuh dapat mengakibatkan gangguan kesehatan jangka pendek dan jangka Panjang.
Masa kanak-kanak adalah periode yang menentukan untuk perkembangan keseluruhan sepanjang umur. Sudah dipastikan bahwa pola makan anak memainkan peran penting dalam menentukan pertumbuhan dan Kesehatan dalam kehidupan orang dewasa. Hidrasi yang sehat dalah bagian penting dari diet seimbang, sedangkan penelitian menunjukkan bahwa asupan cairan pada anak sering kurang optimal dibandingkan dengan nilai referensi yang ditetapkan. Hasil penelitian melaporkan 1 di antara 5 anak di Indonesia masih kurang cukup minum.
1. Proporsi kandungan air di dalam tubuh bayi dan anak lebih tinggi.
2. Mekanisme haus belum berkembang baik.
3. Anak biasanya aktif dan mudah mengalami dehidrasi.
4. Bayi dan anak bergantung orang lain untuk kesediaan minuman.
Sesuai anjuran dari Kementerian Kesehatan, kebutuhan air minum bergantung dari jenis kelamin, aktivitas, usia, berat badan dan kondisi fisik.
kebutuhan harian per umur:
1. Sebagai pembentuk cairan tubuh.
2. Untuk mengatur suhu tubuh (termoregulator).
3. Pelarut pada proses pencernaan.
4. Sebagai pelumas sendi.
5. Sebagai media untuk sisa metabolisme tubuh.
Jangka pendek:
1. Mudah cemas dan tegang.
2. Konsentrasi menurun.
3. Mudah mengantuk dan Lelah.
4. Daya ingat visual menurun.
Jangka panjang:
1. Risiko terjadinya penyakit seperti batu ginjal, diabetes, penyakit jantung, dan lain-lain.
2. Risiko kegemukan dapat meningkat.
3. Infeksi saluran kemih.
Tidak semua air itu sama kualitasnya. Sebetulnya air minum yang aman dikonsumsi itu seperti apa?
1. Sesuai dengan Permenkes No. 492/2010, syarat air minum adalah tidak berwarna, tidak berbau, tidak berasa, dan tidak mengandung zat berbahaya bagi tubuh seperti bakteri atau logam berat.
2. Pastikan tahu sumber airnya darimana: yaitu sumber airnya dari pegunungan terpilih yang terjaga ekosistemnya.
3. Perhatikan proses produksinya: proses higienis dan kualitasnya terjaga.
1. Pastikan anak-anak terpenuhi kebutuhannya dengan menyediakan air minum yang sehat dan berkualitas.
2. Kebutuhan anak 4-6 tahun: minimal 6 gelas sehari, 7-12 tahun: 7 gelas sehari, untuk anak di atas 12 tahun sama dengan dewasa.
3. Pastikan minum secara teratur di rumah, di sekolah, maupun saat beraktivitas.
4. Pemberian edukasi pada anak sejak usia dini tentang manfaat dan kebaikan air serta berperilaku yang baik & benar untuk pemenuhan hidrasi sehat sangat penting, agar di masa mendatang mereka akan terus melakukan kebiasaan baik ini, untuk mengurangi risiko dampak negative akibat kurangnya pemenuhan hidrasi yang sehat.
---
Referensi:
Artikel ini diproduksi sebagai bentuk kerjasama PrimaKu bersama Hydration for Health. Untuk informasi lebih lanjut mengenai pengaruh air di kesehatan, kunjungi halaman www.hydrationforhealth.com.
22 Jul 2017
31 Agu 2017
26 Jan 2018
28 Jan 2018