19 Juli 2026
Dongeng Sebelum Tidur: Kisah Si Kancil dan Buaya
Ditulis oleh

Tim PrimaKu
Topik: Dongeng, Cerita Dongeng, Dongeng Sebelum Tidur, Dongeng Anak
Pada suatu pagi yang cerah, Si Kancil berjalan menyusuri hutan mencari buah-buahan segar. Burung-burung berkicau riang, sementara angin sepoi-sepoi membuat suasana terasa nyaman.
Tak lama kemudian, Si Kancil tiba di tepi sebuah sungai yang lebar.
Di seberang sungai, tampak sebuah pohon dengan buah-buahan yang ranum dan menggantung lebat.
"Wah, buahnya pasti manis sekali," gumam Si Kancil sambil tersenyum.
Namun, ada satu masalah.
Sungai itu terlalu lebar untuk dilompati.
Si Kancil memandangi air yang mengalir pelan. Tiba-tiba, beberapa kepala buaya muncul ke permukaan.
"Hmm... kalau aku berenang, tentu tidak akan selamat," pikirnya.
Si Kancil pun duduk sejenak di bawah pohon. Ia menarik napas panjang dan mulai memikirkan cara yang aman untuk menyeberang.
Tak lama kemudian, sebuah ide muncul di kepalanya.
Si Kancil mendekati tepi sungai dan memanggil para buaya.
"Halo, teman-teman Buaya!"
Para buaya menoleh.
"Ada apa, Kancil?" tanya Buaya Tua.
Si Kancil tersenyum ramah.
"Aku mendapat tugas menghitung jumlah buaya yang tinggal di sungai ini. Raja Hutan ingin tahu apakah kalian semua sehat dan lengkap."
Mendengar itu, para buaya merasa bangga.
"Kalau begitu, bagaimana cara menghitung kami?" tanya salah seekor buaya.
"Tolong berbarislah dari tepi sungai sampai ke seberang. Aku akan melompat di atas punggung kalian sambil menghitung satu per satu."
Para buaya setuju.
Mereka segera berbaris rapi hingga membentuk jembatan panjang di atas sungai.
Dengan hati-hati, Si Kancil mulai melompat.
"Satu... dua... tiga... empat..."
Ia terus menghitung sambil melompat dari satu punggung buaya ke punggung buaya berikutnya.
"Delapan... sembilan... sepuluh!"
Tak lama kemudian, Si Kancil berhasil mencapai tepi sungai yang seberang.
Ia menoleh sambil tersenyum.
"Terima kasih, teman-teman Buaya! Sekarang aku tahu jumlah kalian."
Para buaya saling memandang dengan bangga.
Mereka merasa senang karena telah membantu.
Si Kancil pun melanjutkan perjalanannya menuju pohon buah.
Ia memetik beberapa buah secukupnya, lalu menikmati rasanya yang manis sambil memandangi sungai yang berkilau diterpa sinar matahari.
Setelah kenyang, Si Kancil kembali ke hutan dengan hati gembira.
Dalam perjalanan pulang, ia berpikir bahwa setiap masalah selalu memiliki jalan keluar jika kita mau berpikir tenang dan tidak mudah menyerah.
Pesan Moral dari Kisah Si Kancil dan Buaya
Dongeng ini mengajarkan beberapa nilai baik yang bisa dipelajari anak, yaitu:
- Berpikirlah tenang ketika menghadapi masalah.
- Gunakan kecerdasan untuk menemukan solusi yang aman dan bijaksana.
- Jangan mudah menyerah saat menemui kesulitan.
- Selalu bersikap sopan kepada orang lain, bahkan ketika meminta bantuan.






