
Ternyata hormon berperan dalam pertumbuhan, lho!
12 Sep 2021
Author: Ammy Marcinda / dr. Lucyana Alim Santoso Sp.A
1 Mei 2022
Topik: Membaca Dongeng
Memiliki waktu berkualitas dengan si Kecil merupakan hal penting karena turut berperan dalam perkembangan buah hati. Dari berbagai aktivitas yang bisa dilakukan orang tua dan anak, kegiatan membacakan dongeng memiliki manfaat tersendiri. Eits, tak perlu menunggu hingga si kecil bisa membaca, loh! Karena aktivitas membacakan dongeng memiliki beragam manfaat bahkan ketika bayi berada dalam kandungan.
Manfaat membaca untuk bayi
Membacakan cerita untuk bayi memiliki banyak manfaat, bahkan jika dimulai ketika bayi masih berada di dalam kandungan. Indera pendengaran mulai terbentuk saat janin berusia 24-25 minggu dan bayi mulai dapat mengenali suara ibunya sejak dalam kandungan.
Suara ibu memiliki efek menenangkan serta dapat menjadi stimulasi pendengaran sebagai dasar perkembangan bicara dan bahasa. Stimulasi tidak hanya dapat dilakukan oleh MomDad tapi juga pengasuh, dan orang lain di sekitar bayi.
Membacakan cerita merupakan kegiatan yang menyenangkan dan dapat menjadi stimulasi bagi bayi. Membacakan cerita juga dapat menjadi salah satu solusi bagi orangtua yang tidak terbiasa banyak bercerita atau mengajak bayi bicara. Ketika orang tua atau pengasuh membaca, intonasi, irama, serta warna suara yang bermacam-macam dapat membantu bayi mengenali berbagai pola suara dalam percakapan.
Selain itu, seiring si Kecil beranjak besar, membaca dapat menambah perbendaharaan kata untuk belajar dipahami. Hal ini, apabila dilakukan secara berulang dalam suasana yang menyenangkan dapat menjadi dasar perkembangan bicara dan bahasanya.
Manfaat membacakan dongeng yang sama secara terus menerus
Bukan rahasia lagi, terkadang si Kecil memiliki satu cerita favorit hingga ia ingin terus dibacakan oleh MomDad. Orang tua sebaiknya jangan merasa bosan atau sibuk memberi alternatif kisah lain. Karena membacakan dongeng yang sama secara terus menerus turut menyimpan manfaat.
Seorang anak perlu menerima stimulasi berulang-ulang agar ia dapat meresapi dan memahami suatu konteks cerita dengan lebih dalam. Wajar sekali jika seorang anak meminta dibacakan cerita yang sama berhari-hari sampai berminggu-minggu sampai ia bosan. Orang tua dapat menyelipkan nilai-nilai yang dianut keluarga dan norma-norma kesopanan di masyarakat pada setiap sesi membaca agar anak selalu menemukan “hal baru” ketika membaca bersama.
Tips agar kegiatan membaca lebih menyenangkan
Di antara sederet tips di atas, yang terpenting ialah menciptakan suasana menyenangkan dan membangkitkan kecintaan anak akan membaca. Tentunya hal ini tidak akan terjadi secara instan sehingga memerlukan pengulangan dan tanpa paksaan. Selain itu pastikan MomDad turut menunjukkan kecintaan pada aktivitas membaca, karena anak cenderung mengikuti apa yang dilakukan orang tua, bukan apa yang dikatakan orang tua.
Mau tahu konten menarik lainnya seputar tumbuh kembang anak? Pastikan MomDad sudah follow akun Instagram @official.primaku dan simak artikel-artikel menarik lainnya di aplikasi PrimaKu setiap hari, ya!
Sumber foto: Pexels
Artikel ini telah ditinjau oleh Prof. dr. Madarina Julia, Sp.A(K), MPH., Ph.D.
Daftar bacaan:
12 Sep 2021
12 Sep 2021
28 Nov 2021
6 Apr 2022