
Awas, waspadai tanda terlambat bicara!
24 Nov 2021

Author: Tim PrimaKu
20 Feb 2026
Topik: Pneumonia, risiko tinggi, Kesehatan Paru
Artikel ini telah divalidasi oleh dr. Dini Mirasanti, Sp.A.
Pneumonia sering dianggap sebagai penyakit yang hanya berisiko bagi orang tua atau mereka yang sudah sakit. Namun, ada kelompok yang berisiko lebih tinggi untuk mengalaminya dalam bentuk yang lebih berat. Ketika pneumonia berkembang menjadi lebih serius, bisa terjadi komplikasi yang mengancam jiwa, terutama pada kelompok tertentu seperti anak kecil, lansia, dan individu dengan kondisi medis tertentu.
Mengetahui siapa yang berisiko mengalami pneumonia berat dapat membantu kita lebih waspada dan lebih cepat mengambil langkah preventif.
Siapa Saja yang Berisiko Mengalami Pneumonia Berat?
Beberapa kelompok memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami pneumonia dengan komplikasi yang lebih parah. Berikut adalah kelompok yang perlu mendapat perhatian lebih:
Anak-anak yang masih dalam fase pertumbuhan rentan terhadap infeksi pernapasan. Sistem kekebalan tubuh mereka belum sepenuhnya berkembang, membuat mereka lebih mudah terinfeksi virus atau bakteri yang menyebabkan pneumonia. Pneumonia pada anak juga lebih mudah berkembang menjadi komplikasi seperti pneumonia bakterial.
Berdasarkan data World Health Organization (WHO), pneumonia merupakan salah satu penyebab utama kematian pada anak di bawah lima tahun di seluruh dunia.
2. Lansia (Di atas 65 Tahun)
Seiring bertambahnya usia, fungsi sistem imun semakin menurun. Lansia lebih rentan terhadap infeksi pernapasan dan lebih mungkin mengalami pneumonia berat yang dapat mempengaruhi fungsi paru-paru mereka. Pneumonia pada lansia juga cenderung lebih sulit diobati karena adanya kondisi medis yang mendasari, seperti diabetes, hipertensi, atau penyakit jantung.
Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), lansia yang mengidap penyakit kronis berisiko lebih besar terkena komplikasi pneumonia yang memerlukan perawatan intensif.
3. Individu dengan Penyakit Kronis
Penderita penyakit jantung, diabetes, asma, atau penyakit paru lainnya sangat rentan mengalami pneumonia berat. Penyakit-penyakit ini melemahkan sistem kekebalan tubuh dan membuat tubuh lebih sulit melawan infeksi. Komplikasi pneumonia pada individu dengan penyakit kronis sering kali lebih parah dan memerlukan penanganan medis lebih intensif.
Pneumonia dapat memperburuk kondisi jantung dan paru-paru pada individu dengan riwayat penyakit ini.
4. Wanita Hamil
Wanita hamil memiliki sistem imun yang sedikit tertekan untuk melindungi janin. Ini menjadikan wanita hamil lebih rentan terhadap infeksi, termasuk pneumonia. Pneumonia pada ibu hamil dapat menyebabkan komplikasi serius, baik bagi ibu maupun bayi yang sedang berkembang.
Berdasarkan American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG), ibu hamil yang menderita pneumonia lebih berisiko mengalami kelahiran prematur atau bahkan kematian.
5. Individu dengan Sistem Imun Lemah
Orang dengan HIV/AIDS, pasien kanker yang menjalani kemoterapi, atau mereka yang menerima transplantasi organ memiliki sistem imun yang lemah dan lebih rentan terhadap infeksi berat, termasuk pneumonia. Sistem imun yang tidak berfungsi optimal membuat tubuh lebih kesulitan untuk melawan bakteri atau virus yang menyebabkan pneumonia.
Gejala Pneumonia yang Perlu Diwaspadai
Gejala pneumonia bisa bervariasi tergantung pada jenis dan tingkat keparahannya. Beberapa gejala yang umum ditemukan pada pneumonia adalah:
Jika gejala-gejala ini muncul pada kelompok berisiko, segera lakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mencegah komplikasi yang lebih serius.
Pencegahan Pneumonia yang Bisa Dilakukan
Untuk mengurangi risiko terkena pneumonia, langkah pencegahan yang bisa dilakukan antara lain:
Vaksinasi influenza dan vaksin pneumokokus dapat membantu melindungi tubuh dari infeksi yang dapat berkembang menjadi pneumonia.
Mencuci tangan secara teratur dapat mengurangi risiko penyebaran kuman dan bakteri penyebab pneumonia.
Paparan asap rokok meningkatkan risiko infeksi saluran pernapasan dan pneumonia.
Menghindari polusi udara dan menjaga berat badan sehat sangat penting untuk menjaga kesehatan paru-paru.
Pneumonia adalah penyakit serius yang bisa mempengaruhi siapa saja, tetapi kelompok tertentu lebih berisiko mengalaminya dalam bentuk yang lebih berat. Anak-anak, lansia, individu dengan penyakit kronis, ibu hamil, dan mereka yang memiliki sistem imun lemah harus lebih waspada terhadap gejala pneumonia. Pencegahan dengan vaksinasi dan menjaga kebersihan tubuh menjadi langkah penting untuk mengurangi risiko komplikasi serius dari pneumonia. Kenali gejala lebih dini dan segera cari pertolongan medis agar tidak terlambat menangani pneumonia.
Referensi:
