
Kapan Anak Dikatakan Mengalami Pubertas?
22 Jul 2017

Author: Tim PrimaKu
30 Jan 2026
Topik: Anak Jatuh, Terjatuh, Trauma Kepala, Tumbuh Kembang, Tips Parenting
Artikel ini telah divalidasi oleh dr. Lucyana Alim Santoso, Sp.A.
Anak jatuh dan terbentur kepala merupakan kejadian yang cukup sering dialami, terutama pada bayi dan balita yang sedang aktif belajar berguling, merangkak, dan berjalan. Tidak jarang orang tua merasa bingung: apakah benturan tersebut masih tergolong ringan atau justru berbahaya? Sebagian besar benturan kepala memang bersifat ringan, namun pada kondisi tertentu, cedera kepala dapat menimbulkan komplikasi serius. Karena itu, penting bagi orang tua untuk mengenali tanda bahaya setelah anak jatuh dan terbentur kepala agar dapat mengambil keputusan yang tepat.
Mengapa Benturan Kepala pada Anak Perlu Diwaspadai?
Kepala anak, khususnya bayi dan balita, masih dalam tahap perkembangan. Struktur tulang tengkorak lebih lunak dan sistem saraf masih rentan terhadap cedera. Menurut American Academy of Pediatrics, cedera kepala merupakan salah satu penyebab tersering kunjungan gawat darurat pada anak, meskipun sebagian besar bersifat ringan.
Tanda Benturan Kepala Ringan
Pada benturan ringan, anak biasanya:
Dalam kondisi ini, anak umumnya cukup dipantau di rumah dengan observasi ketat selama 24 jam.
Tanda Bahaya setelah Anak Jatuh dan Terbentur Kepala
Orang tua perlu segera membawa anak ke fasilitas kesehatan bila muncul salah satu atau lebih tanda berikut:
1. Penurunan Kesadaran
Anak tampak sangat mengantuk, sulit dibangunkan, atau tidak responsif.
2. Muntah Berulang
Muntah lebih dari satu kali setelah benturan perlu diwaspadai sebagai tanda peningkatan tekanan di dalam kepala.
3. Kejang
Kejang setelah benturan kepala merupakan kondisi darurat yang memerlukan evaluasi medis segera.
4. Perubahan Perilaku yang Jelas
Anak menjadi sangat rewel, linglung, bingung, atau tidak seperti biasanya.
5. Sakit Kepala Berat atau Nyeri yang Semakin Memburuk
Terutama pada anak yang sudah bisa mengeluh.
6. Keluar Cairan dari Hidung atau Telinga
Cairan jernih atau bercampur darah dapat menandakan cedera serius pada tengkorak.
7. Gangguan Gerak atau Keseimbangan
Anak tampak lemah, berjalan sempoyongan, atau kesulitan menggerakkan anggota tubuh.
Apa yang Bisa Dilakukan Orang Tua di Rumah?
Jika anak jatuh dan terbentur kepala tetapi tanpa tanda bahaya:
Kapan Harus Segera ke IGD?
Menurut World Health Organization dan berbagai panduan cedera kepala pada anak, anak perlu segera dibawa ke IGD jika:
Untuk mencegah “kecelakaan” di rumah terjadi, pastikan MomDad menerapkan hal berikut:
Sebagian besar kejadian anak jatuh dan terbentur kepala memang tidak berbahaya, namun mengenali tanda bahaya adalah kunci utama keselamatan anak. Orang tua tidak perlu panik, tetapi juga tidak boleh mengabaikan gejala yang mencurigakan. Dengan observasi yang tepat dan tindakan cepat saat diperlukan, risiko komplikasi akibat cedera kepala dapat diminimalkan.
Referensi:
