Deskripsi
Vaksin trivalen untuk untuk pencegahan penyakit Poliomyelitis
Jadwal vaksinasi
Diberikan 2 kali dalam dosis 0,5 mL dengan jarak 1 bulan. Booster diberikan 1 tahun setelah injeksi kedua.
Efek samping
Reaksi lokal pada tempat penyuntikan, reaksi anafilaktik. Pada bayi prematur (dilahirkan pada usia kehamilan <28 minggu), ada risiko apnea, maka pernafasan harus dipantau 48-72 jam.
Perhatian khusus
Tunda vaksinasi pada anak dengan demam akut hingga sembuh. HIndari vaksin IPV pada anak dengan riwayat hipersensitivitas terhadap komponen vaksin, vaksin lain yang mengandung komponen yang sama, neomisin, streptomisin, atau polimiksin B
Jadwal vaksinasi
Diberikan 2 kali dalam dosis 0,5 mL dengan jarak 1 bulan. Booster diberikan 1 tahun setelah injeksi kedua.
Efek samping
Reaksi lokal pada tempat penyuntikan, reaksi anafilaktik. Pada bayi prematur (dilahirkan pada usia kehamilan <28 minggu), ada risiko apnea, maka pernafasan harus dipantau 48-72 jam.
Perhatian khusus
Tunda vaksinasi pada anak dengan demam akut hingga sembuh. HIndari vaksin IPV pada anak dengan riwayat hipersensitivitas terhadap komponen vaksin, vaksin lain yang mengandung komponen yang sama, neomisin, streptomisin, atau polimiksin B