Apa sih Bedanya Vaksin MR & MMR?
Author: Dhia Priyanka
16 Apr 2026
Topik: Vaksinasi, Jadwal Vaksinasi IDAI, Vaksin MR, Vaksin MMR, Vaksin Campak, Campak, rubella
Artikel ini telah divalidasi oleh dr. Dini Mirasanti, Sp.A
Di tengah meningkatnya kesadaran orang tua tentang pentingnya imunisasi, masih banyak yang bertanya: apa sih bedanya vaksin MR dan MMR? Keduanya terdengar mirip, tapi ternyata memiliki perbedaan penting dalam cakupan perlindungan.
Pertanyaan ini jadi semakin relevan, apalagi dengan meningkatnya mobilitas, interaksi sosial, dan laporan kasus penyakit infeksi yang kembali muncul dalam beberapa waktu terakhir. Memahami perbedaan MR dan MMR bukan hanya soal istilah, tapi soal seberapa lengkap perlindungan yang didapatkan anak.
Apa Itu Vaksin MR?
Vaksin MR (Measles-Rubella) adalah vaksin kombinasi yang melindungi dari dua penyakit:
- Campak (measles)
- Rubella (campak Jerman)
Campak adalah penyakit yang sangat menular dan dapat menyebabkan komplikasi serius seperti pneumonia dan radang otak. Sementara rubella berbahaya terutama pada ibu hamil karena dapat menyebabkan kelainan bawaan pada janin (Congenital Rubella Syndrome).
Vaksin MR telah lama digunakan dalam program imunisasi nasional untuk menekan angka kejadian kedua penyakit ini.
Apa Itu Vaksin MMR?
Vaksin MMR (Measles-Mumps-Rubella) memberikan perlindungan yang lebih luas, yaitu terhadap:
- Campak (measles)
- Gondongan (mumps)
- Rubella
Artinya, vaksin MMR mencakup semua perlindungan dari MR, ditambah perlindungan terhadap gondongan.
Kenapa Sekarang Lebih Dianjurkan MMR?
Selain campak dan rubella, gondongan (mumps) juga merupakan penyakit infeksi yang perlu diwaspadai. Dalam beberapa waktu terakhir, dilaporkan adanya peningkatan kasus (outbreak) gondongan di berbagai negara.
Meskipun sering dianggap ringan, gondongan dapat menyebabkan komplikasi serius, seperti:
- Orkitis (peradangan testis) pada anak laki-laki, yang dalam beberapa kasus dapat berdampak pada kesuburan
- Ooforitis (peradangan ovarium) pada perempuan
- Meningitis (radang selaput otak)
Dengan memberikan vaksin MMR, anak mendapatkan perlindungan tambahan terhadap penyakit yang juga memiliki risiko komplikasi ini, tanpa perlu suntikan terpisah.
Jadwal Pemberian Vaksin MMR
Vaksin MMR dapat diberikan dalam beberapa kondisi:
1. Anak yang belum pernah mendapatkan MR sama sekali:
➝ MMR dapat mulai diberikan sejak usia 12 bulan (1 tahun)
2. Sebagai booster setelah MR:
➝ Diberikan pada usia 15–18 bulan
➝ Dilanjutkan booster pada usia 5–7 tahun
Dengan jadwal ini, perlindungan terhadap campak, rubella, dan gondongan menjadi lebih optimal dan bertahan jangka panjang.
Untuk memudahkan dalam melindungi anak, MomDad dapat melakukan Booking Vaksin MMR di PrimaKu dengan harga flat Rp675.000 dan bisa melakukan konsultasi gratis sebelum vaksin.
Perbedaan antara MR dan MMR terletak pada cakupan perlindungannya. MR melindungi dari dua penyakit, sementara MMR memberikan perlindungan yang lebih lengkap dengan tambahan perlindungan terhadap gondongan.
Dengan mempertimbangkan risiko penyakit dan potensi komplikasinya, vaksin MMR menjadi pilihan yang lebih komprehensif untuk melindungi anak. Apalagi dengan jadwal yang fleksibel, baik untuk anak yang belum pernah imunisasi maupun sebagai booster.
Di tengah meningkatnya risiko penyakit infeksi, melengkapi imunisasi bukan lagi pilihan, tetapi kebutuhan. Perlindungan terbaik untuk si Kecil dimulai dari keputusan MomDad hari ini.
Referensi:
- World Health Organization. Measles. WHO; 2023.
- Centers for Disease Control and Prevention. Measles, Mumps, and Rubella (MMR) Vaccination. CDC; 2023.
- Centers for Disease Control and Prevention. Mumps. CDC; 2023.
- Strebel PM, Orenstein WA. Measles. New England Journal of Medicine. 2019;381:349–357.
- Plotkin SA, Orenstein WA, Offit PA. Plotkin’s Vaccines. 7th ed. Elsevier; 2018.






