primaku
Mitra resmi kami:
idaikemenkes
Unduh PrimaKu di:
playstoreappstore

Catat, Ini Jadwal Imunisasi Terbaru untuk Anak Usia 0-12 Bulan

Author: Dhia Priyanka

Editor: dr. Lucyana Alim Santoso, Sp.A

Topik: Imunisasi, Vaksinasi

Imunisasi sangat penting untuk anak-anak dan memiliki dampak yang signifikan terhadap kesehatan anak. Pasalnya, imunisasi membantu melindungi kesehatan fisik dan mental anak dengan mencegah penyakit yang dapat menyebabkan komplikasi serius atau kematian. Dengan mencegah penyakit, anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal. Pemberian imunisasi sebaiknya dilakukan secara rutin sesuai dengan jadwal yang dianjurkan. Sebagai panduan, berikut jadwal imunisasi anak usia 0-12 bulan.

Hepatitis B

Imunisasi ini berfungsi untuk mencegah kerusakan hati akibat virus hepatitis B yang disuntikkan pada bayi segera setelah lahir dan sebelum berumur 12 jam. Gunanya untuk mencegah penularan virus Hepatitis B dari ibu pada bayinya saat persalinan. Kemudian, vaksin Hepatitis B kembali diberikan saat bayi berusia 2, 3, 4, dan 18 bulan.

Polio

Imunisasi polio berfungsi untuk mencegah kelumpuhan akibat serangan virus polio yang menyerang sel-sel saraf di sumsum tulang belakang atau otak. Vaksin polio diteteskan dalam mulut bayi sejak baru lahir pada saat pulang dari rumah sakit sebanyak min 3x, plus harus diberikan dalam bentuk suntik sebanyak 2 kali sebelum usia 1 tahun.

BCG

Imunisasi BCG berfungsi untuk mencegah Tuberkulosis (TBC) berat pada paru, otak, kelenjar getah bening, dan tulang. Vaksin BCG disuntikkan pada bayi sejak lahir hingga usia 1 bulan. Pada bekas suntikan setelah 1 bulan, akan ada benjolan kemerahan yang kemudian pecah, keluar seperti nanah. Tidak perlu khawatir, MomDad dapat membersihkannya dengan alkohol atau iodin, maka luka akan sembuh.

DTP

Imunisasi DTP (Difteri-Tetanus-Pertussis) adalah salah satu jenis imunisasi yang diberikan kepada anak-anak untuk melindungi mereka dari tiga penyakit serius: difteri, tetanus, dan batuk rejan (pertussis). Vaksin DTP biasanya diberikan dalam bentuk suntikan dan merupakan bagian dari program imunisasi rutin pada anak-anak di banyak negara. DTP diberikan pada bayi usia 2,3 dan 4 bulan.

Hib

Imunisasi Hib (Haemophilus influenzae tipe b) adalah vaksinasi yang diberikan kepada anak-anak untuk melindungi mereka dari infeksi yang disebabkan oleh bakteri Haemophilus influenzae tipe b. Bakteri ini dapat menyebabkan berbagai penyakit serius, terutama pada anak-anak di bawah usia lima tahun. Haemophilus influenzae tipe b merupakan penyebab berbagai penyakit serius, seperti pneumonia, meningitis (peradangan selaput otak), epiglotitis (peradangan epiglotis), dan infeksi pada bagian tubuh lainnya.

PCV

Vaksin PCV atau pneumococcal conjugate vaccine yakni imunisasi yang diberikan untuk menimbulkan kekebalan spesifik terhadap kuman pneumokokus atau penyebab radang paru, radang telinga tengah dan radang otak.

Penyakit pneumokokus bisa menyerang siapa saja, tapi paling rawan menyerang anak usia kurang dari 5 tahun dan orang tua yang lebih dari 50 tahun, lho! Kuman pneumokokus juga menyerang selaput otak atau meningitis dan infeksi darah atau bakteremia. Bahkan, IDAI menyebutkan penyakit akibat pneumokokus menjadi penyebab kematian paling tinggi pada balita. Itulah mengapa penting memberi vaksin PCV pada anak.

Rotavirus

Imunisasi rotavirus berisi virus rota yang dilemahkan. Rotavirus merupakan penyebab tersering diare yang menyebabkan dehidrasi berat pada anak berusia kurang dari 2 tahun. Manifestasi klinis diare yang disebabkan oleh rotavirus, antara lain adalah diare cair (watery diarrhea), demam, muntah, dan intoleransi terhadap laktosa. 

Influenza

Pemberian vaksinasi influenza pada bayi sangat penting untuk mencegah bayi terkena influenza atau flu, atau bila pun terkena, penyakitnya akan lebih ringan.

Anak berusia di bawah 5 tahun sangat rentan terkena flu serta komplikasinya, terutama di cuaca yang tak menentu seperti saat ini. Gejala yang ditimbulkan flu bisa lebih berat apabila organ yang terinfeksi bukan hanya saluran napas atas (hidung, tenggorok) namun sudah mengenai paru-paru, sehingga dapat menimbulkan sesak napas, bahkan berisiko pneumonia.

MR/MMR

Imunisasi MMR atau measles mumps rubella adalah imunisasi yang memicu tubuh menghasilkan kekebalan terhadap mumps (gondongan), measles (campak), dan rubella.

Infeksi virus campak bersifat sangat menular dan dapat menimbulkan komplikasi pneumonia, diare dan radang otak. Rubella atau yang sering disebut sebagai campak Jerman adalah infeksi virus yang menimbulkan ruam dan demam ringan pada bayi, namun jika menginfeksi ibu hamil dapat menimbulkan kecacatan pada bayi yang dikandungnya. Imunisasi ini terutama penting untuk anak perempuan.

Sementara MR adalah imunisasi yang memicu tubuh menghasilkan kekebalan terhadap measles (campak) dan rubella yang diberikan pada anak usia 9 bulan ke atas. Vaksin ini perlu diberikan 2 kali sebelum usia 5 tahun, yakni pada usia 9 bulan dan 18 bulan. Kemudian, diberikan kembali pada usia 5-7 tahun sebagai program BIAS (bulan imunisasi anak sekolah) di kelas 1 SD.

JE

Imunisasi JE (Japanese Encephalitis) adalah vaksin yang diberikan kepada anak-anak untuk melindungi mereka dari penyakit ensefalitis Jepang. Penyakit ini disebabkan oleh virus Japanese encephalitis virus (JEV), yang ditularkan oleh nyamuk dan dapat menyebabkan peradangan pada otak dan sistem saraf pusat. Ensefalitis Jepang dapat berakibat fatal atau meninggalkan dampak serius pada kesehatan anak.

Varisela 

Imunisasi varisela, juga dikenal sebagai vaksin cacar air atau vaksin varicella, adalah vaksinasi yang diberikan kepada anak-anak untuk melindungi mereka dari infeksi virus varisela-zoster, yang menyebabkan penyakit cacar air (varicella). Penyakit ini ditandai dengan ruam kulit yang gatal dan berisi cairan, serta gejala-gejala seperti demam dan rasa tidak nyaman.

Hepatitis A

Hepatitis A adalah penyakit yang menyerang hati dan disebabkan oleh infeksi virus hepatitis A. Virus ini dapat menyebar melalui makanan atau air yang terkontaminasi oleh kotoran manusia yang terinfeksi. Vaksin hepatitis A mengandung antigen yang merangsang sistem kekebalan tubuh anak untuk melawan virus hepatitis A. Vaksin ini membantu melindungi anak dari risiko infeksi virus dan mengurangi kemungkinan berkembangnya penyakit hepatitis A.

Bagi MomDad yang ingin melihat secara lengkap mengenai jadwal imunisasi anak terbaru, silakan cek tabel di bawah.

33672269331058e3557c3fd26239d789e_1685335332630.jpg

MomDad mau vaksinasi anak lebih hemat? Booking Vaksin di PrimaKu aja! Selama bulan Agustus 2023, Booking Vaksin di PrimaKu diskon hingga 50%*, lho. Jangan lupa masukkan kode voucher AUG50* sebelum proses pembayaran, ya!

familyfamily
Baca artikel tumbuh kembang anak di PrimaKu!
Unduh sekarang
playstoreappstore
Rekomendasi Artikel
Lihat semua
cover
Catat, Ini Dia Tanda-Tanda Bayi Siap Diberi MPASI
4 Mar 2022
cover
Catat, Ini 5 Tips Mengatur Keuangan Saat Baru Punya Anak
20 Mar 2022
cover
Catat, Ini 5 Kesalahan Menyusui yang Sebaiknya Mom Hindari!
28 Jul 2022
cover
Catat, Ini Jadwal Imunisasi si Kecil Berdasarkan Usia
10 Agu 2022
cover
Catat, Ini Penggunaan Santan yang Tepat untuk MPASI
29 Sep 2022
cover
Catat, Ini Tips Mengenalkan Berbagai Rasa pada si Kecil!
14 Okt 2022
cover
Catat, Ini Tanda Kesiapan MPASI secara Motorik!
19 Mei 2023
cover
Catat, Ini Jadwal Vaksinasi Dewasa Terbaru yang Dianjurkan!
12 Mar 2024
primaku
Aplikasi tumbuh kembang anak Indonesia. Didukung penuh oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI)
Mitra resmi kami:
idaikemenkes
Unduh PrimaKu
playstoreappstore
© 2023 All rights reserved PRIMAKU, Indonesia
Cari kami di: