Meta Pixel

25 April 2026

Imunisasi Dasar Anak: Daftar Lengkap, Jadwal & Cara Mengejar yang Terlewat

Ditulis oleh

avatar

Dhia Priyanka

Topik: Pekan Imunisasi Dunia, Jawal Vaksinasi, Vaksinasi Dasar, Vaksinasi, Imunisasi Dasar

Artikel ini telah divalidasi oleh dr. Lucyana Alim Santoso, Sp.A

Imunisasi dasar anak adalah rangkaian vaksin wajib yang diberikan sejak bayi lahir hingga usia 18 bulan untuk membentuk kekebalan terhadap penyakit infeksi berbahaya. Program ini direkomendasikan oleh Kementerian Kesehatan RI, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), dan World Health Organization (WHO). 

Momen pekan imunisasi menjadi pengingat penting bagi orang tua untuk memastikan vaksin anak sudah lengkap, termasuk mengejar vaksin yang sempat tertunda. Artikel ini membahas daftar lengkap imunisasi dasar, jadwal pemberian, dan langkah aman mengejarnya jika ada yang terlewat. 

Apa Itu Imunisasi Dasar Anak? 

Imunisasi dasar adalah vaksinasi pertama yang diberikan kepada bayi sejak lahir sebagai perlindungan awal dari penyakit infeksi yang berisiko tinggi menyebabkan komplikasi berat, kecacatan, atau kematian. Tujuannya adalah mencegah penyakit sebelum terjadi, bukan mengobati setelah sakit. 

Program imunisasi dasar di Indonesia mengikuti Jadwal Imunisasi Anak Nasional (JIAN) yang diperbarui secara berkala oleh IDAI dan Kemenkes RI. 

Daftar Vaksin Imunisasi Dasar Anak Sesuai IDAI 

Berikut adalah daftar lengkap imunisasi dasar anak beserta usia pemberian dan penyakit yang dicegah:

Vaksin 

Usia Pemberian 

Penyakit yang Dicegah 

Jumlah Dosis

Hepatitis B (HB) 

Lahir (< 24 jam) 

Infeksi hepatitis B, kerusakan hati kronis 

3–4 dosis

BCG 

0–1 bulan 

Tuberkulosis (TB) berat, TB meningitis 

1 dosis

Polio (OPV & IPV) 

Lahir, 2, 3, 4 bulan 

Kelumpuhan permanen akibat virus polio 

4+ dosis

DPT-HB-Hib 

2, 3, 4 bulan 

Difteri, pertusis, tetanus, hepatitis B, meningitis, pneumonia

3 dosis + booster

Campak/MR 

9 bulan, booster 18 

bulan

Campak, rubella, komplikasi otak & paru 

2 dosis


Article-banner.png

Kenapa Imunisasi Dasar Anak Tidak Boleh Dilewatkan? 

Imunisasi dasar bukan sekadar prosedur rutin. Ini adalah investasi perlindungan jangka panjang yang memiliki dampak nyata: 

Manfaat 

Penjelasan

Cegah KLB 

Cakupan imunisasi rendah memicu Kejadian Luar Biasa seperti wabah campak dan difteri

Herd Immunity 

Diperlukan cakupan 95% untuk campak agar penularan benar-benar terhenti di komunitas

Proteksi Bayi Baru Lahir 

Bayi di bawah usia 6 bulan belum bisa dilindungi vaksin, mereka bergantung pada kekebalan komunitas sekitarnya

Cegah Kecacatan 

Polio dapat menyebabkan kelumpuhan permanen; difteri dapat merusak jantung secara permanen


Apakah Imunisasi Dasar yang Terlewat Masih Bisa Dikejar? 

Ya — vaksin yang terlewat tetap bisa diberikan tanpa harus mengulang dari awal. Ini disebut catch-up immunization dan direkomendasikan oleh WHO, CDC, dan IDAI. 

Prinsip-prinsip catch-up imunisasi: 

Prinsip 

Artinya untuk Orang Tua

Tidak perlu mengulang dari awal 

Vaksin yang sudah diberikan tetap dihitung dan tidak sia-sia

Jadwal disesuaikan usia 

Dokter akan menyusun ulang jadwal berdasarkan usia anak saat ini

Beberapa vaksin bisa bersamaan 

Aman dan efektif memberikan lebih dari satu vaksin dalam satu kunjungan

Tetap efektif 

Efektivitas vaksin tidak berkurang meskipun diberikan sedikit terlambat


Poin Penting 

• Imunisasi dasar mencakup: Hepatitis B, BCG, Polio, DPT-HB-Hib, dan Campak/MR 

• Diberikan sejak lahir hingga usia 18 bulan sesuai jadwal IDAI & Kemenkes 

• Vaksin yang terlewat masih bisa dikejar — tidak perlu mengulang dari awal 

• Cakupan imunisasi 95% diperlukan untuk mencegah wabah (herd immunity) 

• Pekan imunisasi adalah momen terbaik untuk melengkapi vaksin yang tertunda


FAQ — Pertanyaan yang Sering Ditanyakan 

Q: Apa saja yang termasuk imunisasi dasar anak?

A: Imunisasi dasar anak mencakup: Hepatitis B (diberikan segera setelah lahir), BCG (0–1 bulan), Polio (lahir, 2, 3, 4 bulan), DPT-HB-Hib (2, 3, 4 bulan + booster), dan Campak/MR (9 bulan + booster 18 bulan). Semua vaksin ini tercantum dalam Jadwal Imunisasi Anak Nasional IDAI 2023. 

Q: Apa yang terjadi jika imunisasi dasar anak tidak lengkap? 

A: Anak yang tidak mendapat imunisasi dasar lengkap berisiko terkena penyakit serius seperti campak, difteri, TB, dan polio — yang bisa menyebabkan komplikasi berat, kecacatan, bahkan kematian. Selain itu, rendahnya cakupan imunisasi di komunitas bisa memicu Kejadian Luar Biasa (KLB). 

Q: Bolehkah imunisasi diberikan saat anak sedang pilek ringan? 

A: Ya, imunisasi umumnya tetap bisa diberikan jika anak hanya mengalami batuk pilek ringan tanpa demam tinggi. Menunda imunisasi karena sakit ringan justru meningkatkan risiko penyakit serius. Konsultasikan kondisi anak dengan dokter sebelum jadwal imunisasi. 

Q: Berapa biaya imunisasi dasar anak di Indonesia? 

A: Imunisasi dasar termasuk dalam Program Imunisasi Nasional dan tersedia GRATIS di Puskesmas, Posyandu, dan fasilitas kesehatan pemerintah. Jika dilakukan di klinik atau rumah sakit swasta, biaya bervariasi tergantung jenis vaksin dan fasilitas. 

Pastikan imunisasi dasar si Kecil lengkap dan tepat waktu. Gunakan fitur jadwal imunisasi di aplikasi PrimaKu untuk memantau, mengingatkan, dan menjadwalkan vaksin si Kecil . 

Referensi:

• World Health Organization. Immunization Agenda 2030. WHO; 2020. 

• Kementerian Kesehatan RI. Jadwal Imunisasi Anak Nasional. Kemenkes; 2023. 

• Ikatan Dokter Anak Indonesia. Jadwal Imunisasi IDAI 2023. IDAI; 2023. 

• Centers for Disease Control and Prevention. Catch-up Immunization Schedule. CDC; 2023. 

• American Academy of Pediatrics. Red Book: Report of the Committee on Infectious Diseases. AAP; 2021.