
Mempersiapkan Anak Liburan
26 Jan 2018

Author: Tim PrimaKu
21 Feb 2026
Topik: Mudik, Lebaran, Vaksin Dasar, Vaksinasi, Jawal Vaksinasi
Artikel ini telah divalidasi oleh dr. Lucyana Alim Santoso, Sp.A.
Mudik merupakan tradisi yang penuh makna di Indonesia, namun perjalanan jauh yang sering ditempuh dalam kondisi padat dan terkadang cuaca yang tidak menentu, bisa meningkatkan risiko penyebaran penyakit. Untuk itu, vaksinasi menjadi salah satu langkah penting yang harus dipersiapkan oleh orang tua sebelum mudik, agar anak tetap terlindungi dari berbagai penyakit menular yang bisa terjadi selama perjalanan. Namun, apa saja vaksin yang perlu dipastikan untuk anak sebelum mudik?
Vaksinasi Dasar Anak
Vaksinasi dasar adalah vaksin yang wajib diberikan pada anak sejak lahir hingga usia tertentu, sesuai dengan jadwal imunisasi yang ditentukan oleh pemerintah. Pastikan vaksinasi dasar anak sudah lengkap, termasuk vaksin BCG, DPT, Polio, Hib, Hepatitis B, MMR, dan lain-lain. Menurut Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, vaksinasi dasar sangat penting untuk melindungi anak dari penyakit serius seperti polio, batuk rejan, dan hepatitis.
Vaksin Influenza
Influenza adalah penyakit saluran pernapasan yang seringkali mudah menular, terutama saat bepergian di tempat ramai. Vaksinasi influenza sangat dianjurkan untuk anak-anak, terutama yang berisiko tinggi seperti anak dengan penyakit kronis. Vaksin influenza dapat memberikan perlindungan terhadap virus flu musiman yang dapat dengan mudah menyebar saat mudik.
Vaksin Pneumokokus
Pneumonia adalah salah satu penyakit yang dapat menyebabkan komplikasi serius pada anak, terutama mereka yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang lebih lemah. Vaksin pneumokokus membantu melindungi anak dari pneumonia yang disebabkan oleh bakteri Streptococcus pneumoniae. Pastikan anak sudah mendapatkan vaksin pneumokokus sesuai dengan usia yang dianjurkan oleh dokter.
Waktu yang Tepat untuk Vaksinasi Sebelum Mudik
Idealnya, vaksinasi sebaiknya dilakukan 2–4 minggu sebelum keberangkatan. Ini memberi waktu bagi tubuh anak untuk membentuk kekebalan setelah vaksinasi. Misalnya, jika anak akan mudik pada awal bulan Ramadan atau Lebaran, lakukan vaksinasi pada pertengahan bulan atau beberapa minggu sebelumnya.
Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), memberikan vaksin terlalu dekat dengan waktu perjalanan bisa mengurangi efektivitas vaksin, karena tubuh anak belum memiliki cukup waktu untuk membentuk antibodi.
Mudik adalah waktu yang penuh kebahagiaan, tetapi juga membutuhkan persiapan matang, terutama dalam menjaga kesehatan anak. Dengan memastikan vaksinasi yang lengkap dan menjaga kesehatan anak selama perjalanan, MomDad bisa menikmati mudik dengan lebih tenang. Jangan lupa untuk selalu berkonsultasi dengan dokter mengenai vaksinasi yang diperlukan dan waktu yang tepat untuk melakukannya, agar si Kecil tetap sehat selama perjalanan.
Referensi:
