
Inilah Langkah-Langkah Diagnosis TB yang Tepat
5 Okt 2023

Author: dr. Afiah Salsabila
16 Jun 2025
Topik: Menelan, Magnet, Benda Asing
Menelan benda asing merupakan kejadian umum dalam praktik pediatri, khususnya pada anak usia 6 bulan hingga 6 tahun. Namun, insiden menelan benda asing yang bersifat magnetik, terutama magnet neodymium berdaya tinggi, menyajikan tantangan klinis yang serius karena potensi komplikasi yang tinggi dan perjalanan penyakit yang bisa cepat memburuk jika tidak ditangani secara tepat waktu dan agresif.
Bahaya Menelan Magnet
Tidak seperti benda asing nonmagnetik yang umumnya dapat melewati saluran cerna tanpa komplikasi, magnet memiliki kemampuan untuk saling tarik menarik melalui dinding usus. Jika lebih dari satu magnet tertelan, atau satu magnet tertelan bersamaan dengan benda logam lainnya, magnet-magnet tersebut dapat menjepit dinding usus di antaranya. Hal ini dapat menyebabkan iskemia, nekrosis, perforasi, pembentukan fistula enteroenterik atau enterokolik, obstruksi, peritonitis, hingga kematian. (1,2)
Dua kasus yang dilaporkan Lin et al. (1) menggambarkan spektrum klinis yang luas: satu anak mengalami syok dan nekrosis usus hingga memerlukan reseksi usus sepanjang 107 cm, sedangkan kasus lain yang ditangani segera setelah insiden menelan menunjukkan perjalanan penyakit yang lebih ringan dan dapat sembuh tanpa komplikasi berat.
Diagnosis dan Evaluasi
Diagnosis bergantung pada riwayat klinis, pemeriksaan fisik, dan radiografi abdomen. Namun, tantangan utama adalah ketika insiden tidak disaksikan atau gejala awal sangat tidak spesifik. Radiografi polos dapat menunjukkan benda magnet sebagai tampilan radioopak. Tantangan utamanya adalah membedakan apakah benda tersebut adalah satu magnet atau beberapa magnet yang saling menempel. Magnet yang identik bisa tampak seperti satu benda pada radiografi, sehingga menimbulkan risiko salah diagnosis.
Algoritma Manajemen
Altokhais (2) menyarankan algoritma tatalaksana yang praktis untuk menentukan tindakan:
1. Jika pasien simptomatik: lakukan pengangkatan magnet segera, baik secara endoskopik (jika benda di esofagus, lambung, atau duodenum) atau dengan operasi jika endoskopi tidak memungkinkan.
2. Jika asimptomatik dan hanya ada satu magnet: observasi jalan rawat dengan radiografi harian. Jika magnet tidak bergerak dalam 24 jam, pertimbangkan pengangkatan magnet.
3. Jika asimptomatik dan lebih dari satu magnet: lakukan radiografi serial setiap 4–6 jam. Jika magnet tidak berpindah lokasi dalam 6 jam, dilakukan tindakan pengangkatan.
4. Jika jumlah magnet tidak pasti: semua kasus dengan pergerakan benda asing yang tidak sesuai dalam 24 jam sebaiknya diperlakukan sebagai kasus multipel magnet.
Peran Edukasi dan Pencegahan
Kesadaran orang tua dan pengasuh sangat penting dalam pencegahan kasus ini. Magnet kecil, terutama dalam mainan, perhiasan, atau dekorasi rumah tangga, sering kali menyerupai permen atau kelereng, sehingga menarik bagi anak-anak. Sayangnya, banyak orang tua yang tidak menyadari bahaya yang dapat dihadapi ketika anak yang diasuh menelan benda-benda tersebut. (2)
Studi menunjukkan peningkatan signifikan kasus setelah pelonggaran peraturan peredaran mainan bermagnet, dan penurunan kasus ketika regulasi kembali diberlakukan. Beberapa negara, termasuk Amerika Serikat, telah melarang penjualan magnet berdaya tinggi kepada anak di bawah usia 14 tahun. (2)
Edukasi masyarakat, termasuk melalui media sosial, institusi pendidikan, dan tenaga kesehatan, sangat diperlukan untuk meningkatkan kewaspadaan. Orang tua disarankan tidak memberikan mainan bermagnet kecil kepada anak usia dini dan segera mencari bantuan medis jika diduga ada kejadian menelan magnet, meskipun anak tampak baik-baik saja. (1,2)
Kesimpulan
Menelan magnet pada anak adalah kondisi medis yang memerlukan respons cepat dan tepat. Komplikasi serius dapat terjadi dalam waktu singkat, terutama jika lebih dari satu magnet tertelan. Oleh karena itu, diagnosis dini, penanganan agresif, dan edukasi pencegahan menjadi pilar utama dalam mengurangi morbiditas dan mortalitas dari insiden ini.
Daftar Pustaka
1. Lin A, Chan LCN, Hon KLE, et al. Magnetic Foreign Body Ingestion in Children: The Attractive Hazards. Case Rep Pediatr. 2019;2019:3549242. doi:10.1155/2019/3549242.
2. Altokhais T. Magnet Ingestion in Children: Management Guidelines and Prevention. Front Pediatr. 2021;9:727988. doi:10.3389/fped.2021.727988.