primaku
Mitra resmi kami:
idaikemenkes
Unduh PrimaKu di:
playstoreappstore

Berdampak Buruk, Perilaku Anak Ini Sebaiknya Tidak Diabaikan

Author: Fitri Permata

Editor: dr. Dini Astuti Mirasanti, Sp.A

Topik: Parenting, Tips Parenting, Perilaku Anak

Mendidik anak sama seperti melukis di atas kanvas kosong. Jiwa anak yang polos, perlu ‘digambar’ dengan baik agar kelak menjadi anak yang berguna dan memberikan manfaat untuk orang-orang di sekitarnya. Namun, perjalanan dalam mendidik anak pastinya tidak selalu mulus. MomDad mungkin menemukan perilaku si Kecil yang tidak sejalan dengan seperti yang diharapkan. Seperti halnya kelima perilaku ini yang sebaiknya tidak MomDad abaikan.


1. Bicara Kasar atau Mengumpat

Perilaku ini umumnya didapatkan dari menonton tayangan di layar atau mencontoh orang dewasa. Perilaku ini tidak dapat diabaikan dan perlu segera dikoreksi. MomDad perlu menanyakan apakah anak mengerti apa yang diucapkannya dan jelaskan bahwa apa yang diperbuatnya tidak baik untuk diulangi lagi.


2. Berbohong

perilaku anak (3).jpg

Di usia pra sekolah, terkadang anak berbohong karena masih belum dapat berpikir abstrak dan masih sering tenggelam dalam dunia pura-pura (pretend play). Pada usia tersebut, anak belum dapat membedakan antara berbohong dengan imajinasi mereka. Namun, seiring anak bertambah usia, anak dapat berbohong untuk menghindari masalah, misal agar tidak dimarahi orangtua.


3. Mengambil Barang Orang Lain Tanpa Izin

Di usia toddler, anak masih mudah menginginkan barang milik temannya, seperti misalnya mainan. MomDad perlu mengajarkan anak sadari kecil untuk meminta izin sebelum mengambil barang milik orang lain. Apabila mereka terbiasa mengambil atau merebut barang orang lain tanpa izin, hingga besar pun mereka bisa berpotensi mengambil barang tanpa izin atau bahkan mencuri.


4. Berbuat Curang

perilaku anak (1).jpg

Anak sering ingin menjadi pemenang atau menjadi yang nomor satu. Baik saat lomba lari, bermain ular tangga, atau bermain bola. Ajarkan anak untuk tidak berorientasi kepada hasil dan bahwa mereka tidak selalu harus menjadi pemenangnya, melainkan ajarkan anak untuk fokus pada prosesnya. Sebab, anak yang lebih besar dapat secara sengaja berbuat curang, misal mencontek, hanya karena ingin hasil yang terbaik.


5. Menghiraukan Orang Tua

perilaku anak (2).jpg

Seringkali anak yang tidak menghormati orang dewasa tidak mendengarkan dan menghiraukan ucapan orang tua. Memang kadang anak sedang terdistraksi dan orang tua harus mengulang-ulang instruksi, namun anak mungkin menghiraukan karena merasa tidak ada konsekuensi untuk perilaku tersebut. Bila anak secara sengaja menghiraukan orangtua dan melakukan hal yang MomDad minta untuk tidak dilakukan, segera koreksi perilaku tersebut. Hentikan perilakunya dan minta mereka untuk mendengarkan MomDad. Jika mereka menolak, berikan konsekuensi (misal: tidak menonton TV atau pulang sekarang dari playdate).


Apabila anak menunjukkan salah satu atau lebih perilaku di atas, jangan ragu untuk menegurnya secara baik-baik agar pesan MomDad dapat ia terima.

familyfamily
Baca artikel tumbuh kembang anak di PrimaKu!
Unduh sekarang
playstoreappstore
primaku
Aplikasi tumbuh kembang anak Indonesia. Didukung penuh oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI)
Mitra resmi kami:
idaikemenkes
Unduh PrimaKu
playstoreappstore
© 2023 All rights reserved PRIMAKU, Indonesia
Cari kami di: