DBD Nggak Ada Obatnya, tapi Bisa Dicegah! Ini Pentingnya Gerakan #Ayo3MPlusVaksinDBD
Author: Dhia Priyanka
11 Des 2025
Topik: Article, Parenthood, > 6 Tahun, Vaksin DBD, DBD
Demam berdarah dengue (DBD) adalah salah satu penyakit serius yang dapat mengancam nyawa. Penyakit DBD diakibatkan oleh gigitan nyamuk Aedes aegypti yang membawa virus dengue. Hingga saat ini, belum ada obat yang dapat menyembuhkan DBD. Nah, untuk mencegah DBD, pemerintah tidak bosan menyerukan gerakan 3M Plus kepada seluruh masyarakat. Apalagi saat ini, kondisi cuaca tidak menentu, terkadang panas terik di siang hari, kemudian hujan pada sore atau malam hari, cuaca yang digemari oleh nyamuk Aedes aegypti karena memudahkan mereka untuk berkembang biak. Lantas, seberapa penting sih peran 3M Plus dalam pencegahan DBD?
Apa Itu 3M Plus?
Demi menekan kasus DBD, gerakan 3M Plus dapat kita lakukan secara bersama di lingkungan sekitar kita dengan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN). Langkah-langkah 3M Plus meliputi [1]:
- Menguras tempat penampungan air
- Menutup tempat-tempat penampungan air
- Mendaur ulang berbagai barang yang memiliki potensi untuk dijadikan tempat berkembang biak nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus, pembawa virus dengue pada manusia
Selain 3M, ada pula poin Plus yang dapat dilakukan dengan cara [1]:
- Menanam tanaman yang dapat menangkal nyamuk
- Memeriksa tempat-tempat yang digunakan untuk penampungan air
- Memelihara ikan pemakan jentik nyamuk
- Menggunakan obat anti nyamuk
- Memasang kawat kasa pada jendela dan ventilasi yang ada di rumah
- Melakukan gotong royong untuk membersihkan lingkungan secara bersama
- Meletakkan pakaian yang telah digunakan dalam wadah yang tertutup
- Memberikan larvasida pada penampungan air yang sulit untuk dikuras
- Memperbaiki saluran dan talang air yang tidak lancar
Tak hanya itu, pencegahan tambahan yang tak kalah penting untuk dilakukan adalah vaksinasi.
#Ayo3MPlusVaksinDBD
Dengue adalah penyakit menular yang disebabkan oleh salah satu dari empat serotipe virus dengue: DENV 1–4. Penyakit ini ditularkan melalui nyamuk dan terutama ditularkan kepada manusia oleh nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Sesuai dengan penyebaran tempat hidup (habitat) nyamuk, penyakit ini terutama dijumpai di daerah tropis dan subtropis, tempat tinggal hampir sepertiga populasi manusia di dunia [2]. Infeksi oleh DENV mengakibatkan berbagai tingkat kondisi sakit, mulai dari demam dengue (DD) yang tidak bergejala atau bergejala ringan hingga demam berdarah dengue (DBD) dan sindrom syok dengue (DSS) yang dapat berakibat fatal [3].
Hingga saat ini, belum ada obat antivirus yang tersedia untuk demam berdarah. Pengobatan yang dilakukan biasanya hanya untuk mengurangi keluhan atau membantu anak mengatasi masa kritis. Untuk kasus demam berdarah tanpa komplikasi, pengobatan yang diperlukan biasanya hanya istirahat, menjaga agar tidak kekurangan cairan dan obat penurun panas parasetamol. Kadang-kadang, bila didapatkan keluhan nyeri sendi atau otot, bisa ditambahkan obat penghilang nyeri. Pada keadaan DBD yang berat atau syok dengue, anak mungkin perlu dirawat di ICU untuk menjaga agar peredaran darah dan pernafasannya berfungsi adekuat sampai tubuhnya mampu melewati masa kritis. Tidak ada pengobatan spesifik yang bisa membunuh virus dengue. Oleh karena itu, vaksinasi merupakan langkah bermanfaat untuk membantu melindungi keluarga dari demam berdarah dengue.
Vaksin DBD pada Anak
Vaksin DBD adalah vaksin untuk mencegah infeksi dengue atau mengurangi risiko seorang anak terkena infeksi dengue yang berat. Seperti kita ketahui, infeksi dengue sangat bervariasi dari yang ringan hingga berat. Manifestasi klinisnya bisa ringan seperti demam dengue atau dengan manifestasi kebocoran plasma pada demam berdarah dengue atau yang berat seperti sindrom syok dengue yang dapat menyebabkan kematian pada beberapa kasus [4].
Pemberian vaksin DBD sebaiknya sesuai jadwal agar membantu anak terlindungi dari risiko gejala demam berdarah yang lebih berat di kemudian hari.
Infeksi dengue dapat terjadi kapan saja dan pada siapa saja, tidak hanya di musim hujan. Anak dengan daya tahan tubuh dan gizi yang baik pun dapat terkena infeksi dengue. Spektrum keparahan infeksi ini juga sangat luas dari yang ringan hingga berat, sehingga untuk setiap anak yang terinfeksi dengue, masih ada risiko untuk menderita dengue yang berat. Pemberian vaksin ini ditujukan untuk mengurangi risiko tersebut. Hal inilah yang menjadi pengingat kita, khususnya orang tua, untuk melindungi keluarga dengan vaksinasi.
Referensi:
- Kementerian Kesehatan. Pemberantasan Sarang Nyamuk dengan 3M Plus. Diakses pada November 2025.
- Chen R., Vasilakis N. Virus Dengue-Quo Tu et Quo Vadis?. 2011;3(9):1562–1608. Diakses pada November 2025.
- Murphy B. R., Whitehead S. S. Immune response to dengue virus and prospects for a vaccine. Annual Review of Immunology. 2011;29:587–619. Diakses pada November 2025.
- Ikatan Dokter Anak Indonesia. Sekilas tentang Vaksin Dengue. Diakses pada November 2025.
Artikel ini telah divalidasi oleh Prof. dr. Madarina Julia, M.P.H., Ph.D., Sp.A (K), Subsp.End.
C-ANPROM/ID/QDE/1060 | Dec 2025




