primaku
Mitra resmi kami:
idaikemenkes
Unduh PrimaKu di:
playstoreappstore

Nyeri Saat Buang Air Kecil Pasca Operasi Caesar, Normalkah?

Author: Marisha A

Editor: dr. Dini Astuti Mirasanti Sp.A

Topik: Ibu Hamil, Operasi Caesar

Setelah menjalani operasi caesar, ibu disarankan untuk beristirahat total dan tidak melakukan banyak gerakan agar proses penyembuhan pasca operasi berjalan lancar. Namun, tidak sedikit ibu yang kerap merasakan nyeri saat buang air kecil pasca operasi caesar. Lantas, apakah ini termasuk hal yang normal? Yuk, ketahui penjelasannya dari dr. Novi Lutfiyanti, SpOG berikut ini!

Nyeri saat buang air kecil pasca operasi caesar

Nyeri saat buang air kecil setelah operasi caesar merupakan hal yang normal. Hal ini biasanya terjadi hingga berminggu-minggu, sekitar 4-6 minggu pasca operasi. Rasa nyeri yang dirasakan biasanya terjadi akibat pemasangan kateter yang dilakukan untuk memfasilitasi tindakan operasi.

Setelah kateter dilepas, terdapat sedikit rasa tidak nyaman saat berkemih. Namun, nyeri berkemih bisa juga disebabkan oleh infeksi saluran kemih, terutama bila nyerinya menetap dan disertai demam.

Apabila nyeri disebabkan karena pemasangan kateter, maka dapat hilang sendiri setelah beberapa hari. Namun, bila terdapat tanda infeksi maka Mom akan disarankan untuk memeriksakan urin dan mungkin akan diberi antibiotik.

Berikut ini perawatan mandiri di rumah yang bisa Mom lakukan pasca operasi caesar, yaitu:

1. Minum banyak air putih

Agar bakteri tidak sempat berkembang biak di saluran kemih, perbanyak konsumsi air putih sebanyak 2-3 liter.

2. Konsumsi vitamin C

Antioksidan yang terkandung di dalam vitamin C dapat meningkatkan fungsi sistem kekebalan tubuh. Melalui penelitian dalam jurnal European Urology yang diterbitkan pada 2016 lalu, vitamin C bereaksi dengan nitrat dalam urine untuk membentuk nitrogen oksida yang dapat membunuh bakteri. Hal ini dapat menurunkan pH urine sehingga kemungkinan bakteri bertahan hidup lebih kecil.

3. Konsumsi probiotik

Makanan yang mengandung probiotik seperti Lactobacillus dapat menjaga saluran kemih tetap sehat dan bebas bakteri berbahaya.

4. Jaga kebersihan area kewanitaan

Setelah buang air kecil, bersihkan dengan gerakan dari depan ke belakang untuk mencegah bakteri bersentuhan dengan organ intim. Bakteri yang bersarang di area anus dapat menyebabkan infeksi saat bersentuhan dengan organ intim.

5. Segera buang air kecil

Jika selama ini Mom sering menahan buang air kecil, sebaiknya kebiasaan buruk ini segera ditinggalkan. Terlalu sering menahan buang air kecil bisa memicu infeksi saluran kemih. Apalagi jika Mom melakukan operasi caesar, sebaiknya langsung buang air kecil jika sudah terasa.

Semoga penjelasan di atas bermanfaat, ya untuk MomDad. Jika ingin membaca artikel lainnya seputar tumbuh kembang anak, pantau terus artikel terbaru kami melalui aplikasi PrimaKu dan jangan lupa follow Instagram @official.primaku.

Suka dengan artikel ini? Yuk, like, save, dan share artikelnya!

Sumber foto: Pexels

Artikel ini telah ditinjau oleh Prof. dr. Madarina Julia, Sp.A(K), MPH., Ph.D.


familyfamily
Baca artikel tumbuh kembang anak di PrimaKu!
Unduh sekarang
playstoreappstore
Rekomendasi Artikel
Lihat semua
cover
Nyeri Dada pada Anak, Berbahayakah?
18 Mar 2018
cover
Nyeri Perut pada Anak: Perhatikan Red Flags Berikut!
27 Okt 2023
cover
Alur Baru untuk Anak dengan Nyeri Abdomen Meningkatkan Luara...
17 Jan 2024
primaku
Aplikasi tumbuh kembang anak Indonesia. Didukung penuh oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI)
Mitra resmi kami:
idaikemenkes
Unduh PrimaKu
playstoreappstore
© 2023 All rights reserved PRIMAKU, Indonesia
Cari kami di: