primaku
Mitra resmi kami:
idaikemenkes
Unduh PrimaKu di:
playstoreappstore

MomDad, yuk Terapkan Pola Makan Ini pada Anak untuk Mencegah Stunting!

Author: Ammy Marcinda

Editor: dr. Dini Astuti Mirasanti Sp.A

Topik: Stunting, Perkembangan

Stunting, kondisi gagal tumbuh akibat kekurangan gizi ini merupakan salah satu permasalahan yang menjadi perhatian pemerintah. Menurut data survei, jumlah bayi yang mengalami stunting di tahun 2021 adalah sebanyak 5,33 juta balita. Lalu, adakah cara yang bisa dilakukan MomDad untuk mencegah hal ini? Tentu ada, dan salah satunya adalah menerapkan pola makan yang memenuhi kebutuhan gizi si Kecil. Yuk, ketahui pola makan dan pilihan menu apa saja yang baik untuk buah hati melalui ulasan di bawah ini!

Pola makan seperti apa yang dianjurkan ahli untuk mencegah stunting?

Salah satu penyebab stunting adalah kurang gizi berkepanjangan yang terjadi pada 1000 hari pertama kehidupan anak. Oleh sebab itu, dalam 2 tahun pertama kehidupannya, anak harus mendapatkan ASI eksklusif selama 6 bulan yang dilanjutkan sampai dengan anak mencapai usia 2 tahun.

Setelah mencapai usia 6 bulan bayi perlu mendapatkan makanan pendamping ASI (MPASI). MPASI yang diberikan harus mengandung zat gizi lengkap dalam bentuk zat gizi makro dan mikro. Kandungan yang termasuk dalam zat gizi makro adalah karbohidrat, protein, dan lemak. Sedangkan yang termasuk dalam zat gizi mikro adalah vitamin dan mineral. Beberapa mineral penting yang dibutuhkan anak antara lain adalah yodium, seng dan zat besi.

Adakah makanan yang dapat mencegah stunting?

Penelitian membuktikan bahwa protein sangat berpengaruh terhadap pertambahan berat dan tinggi badan anak di atas usia 6 bulan. Kebutuhan protein harian untuk anak 6-12 bulan adalah sebanyak 1,2 gram/kilogram berat badan dan untuk anak 1-3 tahun sebanyak 1,05 gram/kilogram berat badan. 

Protein yang dianjurkan terutama adalah protein hewani, seperti daging sapi, hati ayam, ikan-ikanan, telur, dan makanan laut seperti tiram dan udang. Menu makanan tersebut bisa diperkenalkan pada makanan anak saat memasuki usia 6 bulan ke atas atau fase MPASI.

Untuk mengetahui lebih lanjut seputar resep atau menu MPASI, MomDad bisa menyimak deretan artikel di website Primaku atau mengakses aplikasi PrimaKu di Google Play atau iOS dan follow @official.primaku di Instagram.

Sumber foto: Pexels

Artikel ini telah ditinjau oleh Prof. dr. Madarina Julia, Sp.A(K), MPH., Ph.D.
familyfamily
Baca artikel tumbuh kembang anak di PrimaKu!
Unduh sekarang
playstoreappstore
Rekomendasi Artikel
Lihat semua
cover
MomDad, Yuk Pelajari Tentang Autisme dan Tanda-Tanda Awalnya...
16 Jan 2022
cover
MomDad, Yuk Lengkapi Imunisasi Cacar Air si Kecil!
22 Jan 2022
cover
MomDad, Ini Lho 7 Manfaat Rutin Menerapkan Pola Makan Seimba...
28 Apr 2022
cover
MomDad, Yuk Kenali Jenis Posyandu Beserta Manfaatnya!
29 Apr 2022
cover
Penting Diketahui MomDad, Ini Tips Membawa Bayi Saat Naik Pe...
21 Mei 2022
cover
MomDad, yuk Ketahui Cara Penyebaran Rotavirus pada Anak!
23 Mei 2022
cover
MomDad, Lakukan Hal Ini Jika si Kecil Alergi Susu Sapi!
26 Mei 2022
cover
MomDad, Kenali Aspek Motorik Kasar pada Bayi Usia 0-3 Bulan,...
30 Mei 2022
cover
MomDad, Kenali Gejala Cluster Feeding pada Bayi, yuk!
7 Jun 2022
cover
MomDad, Ini lho Pentingnya Pengukuran Lingkar Kepala dan Ubu...
10 Jun 2022
cover
MomDad, yuk Ketahui Perkembangan Bayi Usia 0-3 Bulan di Sini...
14 Jun 2022
cover
MomDad, Ini Ragam Cara Mendidik Anak di Usia Emas!
10 Jul 2022
cover
MomDad, Ini Tanda Gangguan Penglihatan pada Anak yang Perlu ...
12 Jul 2022
cover
MomDad, Ini yang Terjadi Jika Anak Terlalu Banyak Screen Tim...
29 Jul 2022
cover
MomDad, Hindari Ucapkan Kata Ini Saat si Kecil Makan!
27 Agu 2022
primaku
Aplikasi tumbuh kembang anak Indonesia. Didukung penuh oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI)
Mitra resmi kami:
idaikemenkes
Unduh PrimaKu
playstoreappstore
© 2023 All rights reserved PRIMAKU, Indonesia
Cari kami di: