11 Desember 2025
Tidur Siang vs Tidur Malam, Mana yang Lebih Penting untuk Bayi?
Ditulis oleh

Tim PrimaKu
Topik: Article, Parenthood, Tidur siang, 6-12 Bulan
Bagi bayi, tidur bukan sekadar waktu istirahat, tapi juga momen penting untuk tumbuh kembangnya. Banyak orang tua fokus pada rutinitas tidur malam, padahal tidur siang juga punya peran besar dalam membantu otak dan tubuh bayi berkembang optimal. Nah, sebenarnya mana yang lebih penting, tidur siang atau tidur malam?
Tidur dan Perkembangan Bayi
Selama tidur, tubuh bayi memproduksi hormon pertumbuhan yang berperan penting dalam perkembangan otot, tulang, dan jaringan tubuhnya1. Selain itu, tidur juga membantu pematangan sistem saraf, konsolidasi memori, serta memperkuat daya tahan tubuh bayi. Bayi yang cukup tidur cenderung lebih tenang, mudah fokus, dan memiliki emosi yang stabil.
Tidur Siang vs Tidur Malam, Mana yang Lebih Penting?
Secara fungsi, tidur malam merupakan waktu tidur utama karena terjadi saat kadar hormon melatonin meningkat dan proses pemulihan tubuh berlangsung maksimal. Namun, tidur siang juga tak kalah penting, terutama bagi bayi di bawah satu tahun yang belum mampu bertahan lama tanpa tidur. Tidur siang membantu mencegah bayi menjadi terlalu lelah (overtired), yang justru bisa membuat tidur malamnya lebih sulit.
Tidur siang berperan dalam konsolidasi memori jangka pendek dan kemampuan belajar bayi5. Jadi, meskipun tidur malam lebih panjang dan dalam, kombinasi keduanya sangat penting untuk mendukung perkembangan otak dan fisik yang optimal.
Durasi Tidur Ideal Bayi Usia 0–12 Bulan
Kebutuhan tidur bayi berubah seiring pertambahan usia:
- 0–3 bulan: sekitar 14–17 jam per hari, terbagi menjadi beberapa kali tidur siang dan malam.
- 4–6 bulan: sekitar 12–16 jam per hari, dengan mulai terbentuk pola tidur malam yang lebih panjang.
- 7–12 bulan: sekitar 12–15 jam per hari, dengan 2–3 kali tidur siang.
Jadi, baik tidur siang maupun malam sama-sama penting — yang terpenting adalah total durasi tidur tercukupi dan pola tidurnya teratur sesuai usianya.
Tips Membangun Tidur Berkualitas Sejak Dini
Membentuk kebiasaan tidur yang baik sejak bayi sangat disarankan karena bisa membantu anak punya pola tidur sehat hingga usia balita.
Berikut beberapa tipsnya:
- Ciptakan rutinitas menjelang tidur, misalnya dengan mandi air hangat, menyusu, dan mendengarkan musik lembut.
- Biasakan bayi tidur di lingkungan yang tenang, suhu nyaman, dan pencahayaan redup.
- Ajarkan bayi membedakan siang dan malam, misalnya dengan tetap menyalakan cahaya alami di siang hari dan meredupkannya di malam hari.
- Hindari stimulasi berlebihan menjelang tidur, seperti bermain aktif atau menyalakan TV.
Referensi
- Bathory, E., & Tomopoulos, S. (2017). Sleep Regulation, Physiology, and Development in Infants. Pediatric Clinics of North America, 64(3), 555–569. ↩
- Mindell, J. A., et al. (2020). Development of infant sleep: Patterns, problems, interventions. Sleep Medicine Reviews, 49, 101226. ↩
- Jenni, O. G., & LeBourgeois, M. K. (2006). Understanding sleep–wake behavior and sleep regulation from infancy to adolescence. Sleep Medicine, 7, S3–S9. ↩
- Anders, T. F. (2003). Infant sleep, nighttime relationships, and attachment. Pediatrics, 111(5), e119–e125. ↩
- Gómez, R. L., et al. (2011). Naps promote abstraction in language-learning infants. Psychological Science, 22(7), 846–852. ↩
- National Sleep Foundation. (2015). Sleep duration recommendations: methodology and results summary. ↩
- Mindell, J. A., & Williamson, A. A. (2018). Benefits of a bedtime routine in young children: Sleep, development, and beyond. Sleep Medicine Reviews, 40, 93–108. ↩





