
Gerakan Bersama Melawan Demam Berdarah
5 Feb 2018

Author: Tim PrimaKu
10 Feb 2026
Topik: Demam, Vaksin Anak, KIPI, Vaksinasi, Booking Vaksin
Artikel ini telah divalidasi oleh dr. Lucyana Alim Santoso, Sp.A.
Demam setelah vaksinasi seringkali membuat orang tua panik dan khawatir. Padahal, dalam banyak kasus, demam pasca vaksinasi merupakan reaksi normal tubuh yang sedang membentuk kekebalan. Namun, tidak semua demam bisa dianggap aman. Penting bagi orang tua untuk memahami mana demam yang masih wajar dan kapan harus segera mencari pertolongan medis, agar anak tetap aman dan nyaman setelah imunisasi.
Mengapa Anak Bisa Demam setelah Vaksinasi?
Vaksin bekerja dengan cara menstimulasi sistem imun agar tubuh mengenali dan melawan kuman penyebab penyakit. Proses ini bisa memicu respons tubuh berupa:
Menurut World Health Organization (WHO) dan Centers for Disease Control and Prevention (CDC), demam merupakan tanda bahwa sistem imun anak sedang bekerja membentuk perlindungan.
Demam setelah Vaksinasi yang Masih Normal
Demam pasca vaksinasi umumnya bersifat ringan dan sementara. Berikut ciri-ciri demam yang masih normal:
Jenis vaksin tertentu seperti DPT, PCV, MMR, dan influenza memang lebih sering menimbulkan demam ringan sebagai efek samping yang normal.
Kapan Demam setelah Vaksinasi Perlu Dikhawatirkan?
Orang tua perlu lebih waspada dan segera berkonsultasi ke tenaga kesehatan bila demam disertai kondisi berikut:
Kondisi ini bukan reaksi vaksin yang umum dan perlu evaluasi medis lebih lanjut.
Apa yang Bisa Dilakukan Orang Tua di Rumah?
Untuk membantu anak lebih nyaman saat demam setelah vaksinasi, orang tua bisa melakukan beberapa langkah berikut:
Apakah Demam Berarti Vaksin Tidak Aman?
Tidak. Justru sebaliknya, demam ringan menunjukkan bahwa vaksin sedang bekerja. Reaksi ini jauh lebih ringan dibandingkan risiko penyakit yang dapat dicegah oleh vaksin, seperti pneumonia, campak, difteri, atau polio yang bisa menyebabkan komplikasi berat hingga kematian.
Berdasarkan data WHO dan IDAI, manfaat vaksinasi jauh lebih besar dibandingkan risikonya.
Demam setelah vaksinasi pada anak umumnya merupakan reaksi normal dan sementara sebagai bagian dari proses pembentukan kekebalan tubuh. Namun, MomDad tetap perlu memahami batas demam yang aman dan mengenali tanda bahaya agar bisa bertindak cepat bila diperlukan. Dengan informasi yang tepat dan pemantauan yang baik, vaksinasi tetap menjadi langkah terbaik untuk melindungi kesehatan anak sejak dini.
Agar tidak lupa jadwal imunisasi si Kecil, yuk cek jadwal vaksin secara rutin di aplikasi PrimaKu dan berkonsultasi dengan tenaga kesehatan tepercaya.
Referensi:
