19 Mei 2026
Ini Estimasi Biaya Vaksin Anak, New Parent Wajib Tahu!
Ditulis oleh

Dhia Priyanka
Topik: biaya vaksin, Budgeting
Artikel ini telah divalidasi oleh dr. Dini Mirasanti, Sp.A.
Biaya vaksin anak adalah salah satu komponen pengeluaran kesehatan yang perlu disiapkan orang tua sejak sebelum bayi lahir. Menurut UNICEF, imunisasi mencegah sekitar 4–5 juta kematian anak setiap tahunnya di seluruh dunia, menjadikannya salah satu investasi kesehatan paling cost-effective yang ada. Di Indonesia, sebagian vaksin tersedia gratis melalui program imunisasi nasional Kemenkes RI, namun vaksin tambahan memerlukan biaya mandiri. Artikel ini merangkum estimasi biaya lengkap 13 jenis vaksin, mana yang gratis, dan bagaimana merencanakan anggarannya.
Faktor yang Memengaruhi Biaya Vaksin Anak
Tidak ada harga tunggal untuk vaksin anak di Indonesia. Beberapa faktor menentukan berapa yang harus MomDad siapkan:
■ Jenis dan merek vaksin: Vaksin kombinasi (misal DTP-Hib-HepB dalam satu suntikan) bisa berbeda harga dari vaksin tunggal.
■ Fasilitas kesehatan: Puskesmas dan RSUD jauh lebih murah atau gratis dibanding klinik swasta dan RS swasta premium.
■ Kota dan wilayah: Harga di Jakarta, Surabaya, atau Bali cenderung lebih tinggi daripada kota tier-2.
■ Biaya konsultasi dokter anak: Beberapa fasilitas memisahkan biaya konsultasi (Rp100–300 ribu) dari biaya vaksin.
■ Paket imunisasi: Beberapa RS swasta menawarkan paket imunisasi tahunan yang bisa lebih efisien secara total.
Vaksin Gratis Pemerintah vs Vaksin Mandiri Berbayar
Langkah pertama merencanakan biaya adalah memahami mana vaksin yang sudah ditanggung negara. Program Imunisasi Nasional Kemenkes RI mencakup vaksin berikut secara gratis di Puskesmas dan fasilitas BPJS:
Di luar daftar di atas, ada vaksin mandiri (berbayar) yang direkomendasikan IDAI namun belum masuk program pemerintah atau memerlukan merek/formulasi tertentu. Inilah yang perlu dipersiapkan anggarannya:
*Harga bersifat estimasi per 2025 dan dapat berbeda antar fasilitas kesehatan. Selalu konfirmasi langsung ke klinik atau RS tujuan.
Estimasi Biaya Lengkap 13 Jenis Vaksin Anak (2025)
Berikut tabel referensi lengkap semua vaksin yang direkomendasikan IDAI beserta estimasi biaya di fasilitas kesehatan swasta:
*PCV dan Rotavirus masuk program gratis Kemenkes mulai 2023 di Puskesmas. Hib termasuk dalam vaksin kombinasi DPT-HB-Hib. Harga swasta dapat berbeda.
Perbandingan Biaya Vaksin: Puskesmas vs Klinik vs RS Swasta
Pilihan fasilitas kesehatan sangat memengaruhi total pengeluaran. Berikut perbandingan umum untuk membantu MomDad mengambil keputusan:
Tips Cerdas Merencanakan Biaya Vaksin Anak
Mulai dari Kehamilan
✔ Buat tabungan khusus vaksin sejak trimester ketiga kehamilan
✔ Konsultasikan rencana imunisasi dengan dokter anak (bisa sebelum lahir)
✔ Cari tahu fasilitas BPJS terdekat yang menyediakan imunisasi lengkap
Saat Sudah Punya Bayi
✔ Ikuti jadwal imunisasi IDAI 2023, setiap keterlambatan menambah risiko
✔ Catat semua vaksin di buku KIA dan aplikasi (PrimaKu bisa digunakan untuk reminder otomatis)
✔ Manfaatkan paket imunisasi tahunan klinik untuk efisiensi biaya
✔ Bandingkan harga minimal 2–3 fasilitas sebelum memutuskan vaksin mandiri
✔ Aktifkan BPJS Kesehatan bayi segera setelah lahir untuk akses imunisasi gratis
FAQ: Pertanyaan Seputar Biaya Vaksin Anak
Q: Vaksin anak apa saja yang gratis dari pemerintah?
A: Program imunisasi nasional Kemenkes RI 2023 mencakup: Hepatitis B, BCG, Polio (OPV+IPV), DPT-HB-Hib, PCV, Rotavirus, MR/Campak, dan HPV (program BIAS sekolah). Semua tersedia gratis di Puskesmas dan fasilitas BPJS. Total ada 14 antigen dalam program ini.
Q: Berapa total biaya vaksin anak jika dilakukan di klinik swasta?
A: Jika mengikuti semua rekomendasi IDAI di klinik swasta menengah, total biaya vaksin dari lahir hingga usia 5 tahun berkisar Rp8–14 juta. Di RS swasta premium bisa mencapai Rp15–25 juta. Namun dengan memanfaatkan vaksin gratis pemerintah untuk imunisasi dasar, pengeluaran mandiri bisa ditekan signifikan.
Q: Apakah vaksin anak bisa ditanggung BPJS Kesehatan?
A: Ya. Vaksin yang termasuk program imunisasi nasional (Hep B, BCG, Polio, DPT-HB-Hib, PCV, Rotavirus, MR, HPV BIAS) dapat diperoleh gratis di fasilitas BPJS tingkat 1 (Puskesmas). Pastikan bayi sudah didaftarkan BPJS sejak lahir, sebaiknya dalam 28 hari pertama.
Q: Apa perbedaan vaksin dasar dan vaksin tambahan?
A: Vaksin dasar (imunisasi wajib) adalah yang masuk program pemerintah dan diwajibkan sebelum anak masuk sekolah. Vaksin tambahan seperti influenza, varisela, hepatitis A, dengue, dan tifoid direkomendasikan IDAI tapi belum sepenuhnya masuk program gratis, sehingga memerlukan biaya mandiri.
Q: Apakah ada aplikasi untuk memantau jadwal dan biaya vaksin anak?
A: Ya! Aplikasi PrimaKu menyediakan fitur reminder jadwal imunisasi otomatis sesuai usia anak, informasi klinik/RS rekanan untuk booking vaksin, serta akses konsultasi gratis dengan dokter anak (Dokmin). Sangat membantu agar jadwal vaksin tidak terlewat.
Yuk, rutin cek jadwal vaksin anak agar perlindungannya tetap optimal sesuai usia. Nah, apalagi sekarang makin praktis, karena MomDad bisa langsung booking vaksin lewat PrimaKu, sekaligus dapat konsultasi gratis dengan Dokmin sebelum vaksin.
Referensi:
1. Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI). Jadwal Imunisasi Anak Usia 0–18 Tahun. IDAI; 2023.
2. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Peraturan Menteri Kesehatan No. 12 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Imunisasi. Kemenkes RI; 2017.
3. World Health Organization (WHO). Immunization Coverage. WHO; 2023.
4. Centers for Disease Control and Prevention (CDC). Vaccines & Immunizations: Why Immunize? CDC; 2023.
5. UNICEF. Why Immunization Matters: Vaccines Save Lives. UNICEF; 2023.
6. Kementerian Kesehatan RI. Program Imunisasi Nasional 2023: Penambahan Vaksin PCV dan Rotavirus. Kemenkes RI; 2023.
7. World Health Organization (WHO). Global Vaccine Action Plan 2011–2020. WHO; 2020.






