
Diare bisa variasi normal juga loh!
22 Des 2021

Author: dr. Afiah Salsabila
1 Jul 2025
Topik: Diare, Zinc, Seng
Latar Belakang
Seng adalah mikronutrien esensial yang berperan penting dalam fungsi kekebalan tubuh, pertumbuhan sel, dan pemeliharaan integritas mukosa usus. Pada kondisi seperti diare akut atau persisten, seng berkontribusi dalam mempercepat pemulihan mukosa intestinal, mengurangi sekresi cairan, serta meningkatkan respon imun terhadap patogen. (1)
Sejak dua dekade terakhir, bukti ilmiah menunjukkan bahwa suplementasi seng dapat mengurangi durasi dan beratnya diare, serta menurunkan risiko diare berulang. Berdasarkan data ini, World Health Organization (WHO) dan United Nations Children’s Fund (UNICEF) telah merekomendasikan suplementasi seng sebagai terapi adjuvan pada semua anak usia <5 tahun yang mengalami diare. Namun, dengan berkembangnya penemuan ilmiah terbaru, rekomendasi ini mengalami perubahan dalam guideline WHO tahun 2024. (2)
Efektivitas Seng dalam Penanganan Diare pada Anak
Meta-analisis sistematis terbaru oleh Ali et al. (1) meninjau 38 randomized-controlled trial (RCT) dengan total 33.693 anak usia <10 tahun. Berdasarkan studi tersebut, ditemukan bahwa seng menunjukkan efektivitas yang signifikan dalam mempercepat penyembuhan diare akut. Anak yang menerima suplementasi seng lebih cenderung untuk sembuh saat follow-up terakhir (RR 1,07; 95% CI 1,03–1,10). Tak hanya itu, seng juga dapat memperpendek waktu penyembuhan (mean difference −13,27 jam; 95% CI −17,66 hingga −8,89).
Karena efektivitasnya, WHO telah merekomendasikan pemberian seng bagi anak yang mengalami diare. Sebelumnya, dosis yang direkomendasikan adalah 20 mg per hari selama 10-14 hari pada anak di atas 6 bulan Namun, pemberian seng dalam dosis sebanyak itu dikaitkan dengan risiko muntah yang lebih tinggi dibandingkan dengan plasebo (RR 1,46; 95% CI 1,22–1,76). (1) Hal ini menimbulkan pertimbangan baru dalam dosis optimal suplementasi Seng. Analisis subgrup menunjukkan bahwa Seng dosis rendah (5 mg per hari) memberikan efikasi yang sebanding dengan dosis tinggi (20 mg per hari), namun dengan risiko muntah yang lebih rendah (RR 0,80; 95% CI 0,72–0,89). (1)
Faktor lain yang dipertimbangkan adalah tantangan implementasi pemberian Seng dosis tinggi, terutama pada anak usia dini, karena ukuran tablet dan efek samping seperti mual atau muntah dapat mengurangi kepatuhan.
Rekomendasi WHO 2024 tentang Suplementasi Seng
Sebagai respons terhadap temuan tersebut, WHO menerbitkan pembaruan panduan terapi diare anak tahun 2024. (2) Rekomendasi intinya mencakup:
Implikasi Klinis dan Rekomendasi Praktis
Penyesuaian dosis seng memiliki implikasi luas terhadap praktik klinis. Formulasi seng yang lebih rendah berpotensi meningkatkan kepatuhan pasien, menurunkan kejadian muntah, serta mengurangi kebutuhan untuk pemberian ulang atau penggantian terapi.
Untuk praktik klinis di Indonesia, pemberian seng perlu mempertimbangkan:
Seng tidak menggantikan peran utama larutan rehidrasi oral (ORS), tetapi bekerja secara sinergis untuk mempercepat pemulihan dan mencegah diare berulang. Selain itu, seng berperan dalam memperkuat respons imun anak terhadap infeksi gastrointestinal yang sering berulang di negara berkembang.
Kesimpulan
Seng tetap menjadi komponen penting dalam penatalaksanaan diare pada anak. Suplementasi Seng secara signifikan mempercepat pemulihan dan menurunkan risiko diare persisten maupun berulang. Namun, bukti terkini menunjukkan bahwa dosis rendah (5 mg) memiliki efektivitas yang sebanding dengan dosis tinggi (20 mg), namun dengan risiko efek samping yang lebih rendah.
Panduan WHO tahun 2024 menyarankan pendekatan individualisasi dalam pemberian Seng, dengan mempertimbangkan usia, tolerabilitas, dan ketersediaan formulasi. Dengan pendekatan ini, harapannya adalah peningkatan kepatuhan terapi, efektivitas klinis, dan penurunan angka kejadian diare yang berkepanjangan.
Pantau linimasa artikel PrimaPro untuk terus update mengenai tatalaksana penyakit infeksi pada anak. Jika Dokter tertarik pembahasan lebih lanjut tentang formulasi seng atau ingin memberi saran topik artikel, silakan tinggalkan komentar di bawah.
Daftar Pustaka

22 Des 2021

7 Jul 2022

10 Agu 2022

20 Okt 2022