
Indikasi Pemberian Zat Besi dan Vitamin C pada Anak dengan Alergi Susu Sapi
6 Jan 2025

Author: dr. Afiah Salsabila
8 Jan 2026
Topik: Hipertiroid, Panduan, Bulan Kesadaran Tiroid Sedunia, Diagnosis
Hipertiroid pada anak merupakan kondisi yang memerlukan penegakan diagnosis dan tata laksana yang cepat serta tepat. Meskipun pemeriksaan pencitraan tiroid tersedia luas, apakah semua kasus hipertiroid memerlukannya untuk konfirmasi diagnosis? Berikut penjelasannya.
Penyakit Graves: Penyebab Tersering Hipertiroid Anak
Penyakit Graves merupakan penyebab tersering hipertiroid pada anak dan remaja. Penyakit ini bersifat autoimun, ditandai oleh stimulasi reseptor TSH oleh autoantibodi, yang menyebabkan peningkatan produksi hormon tiroid secara difus. Mekanisme ini menghasilkan pola klinis dan laboratoris yang khas serta relatif konsisten. (1)
Penyakit Graves menimbulkan gambaran tirotoksikosis sistemik akibat kelebihan hormon tiroid, seperti takikardi persisten, penurunan berat badan, tremor, intoleransi panas, keringat berlebih, serta perubahan perilaku dan gangguan konsentrasi. Pada anak usia sekolah dan remaja, gejala neuropsikiatrik seperti gelisah dan penurunan prestasi akademik sering menjadi keluhan awal. (1,2)
Temuan berupa TSH tersupresi disertai peningkatan fT4 dan/atau fT3 menunjukkan hipertiroid primer akibat aktivitas kelenjar tiroid yang berlebih. Pola ini sesuai dengan mekanisme penyakit Graves, di mana produksi hormon meningkat secara aktif, bukan akibat pelepasan pasif hormon seperti pada tiroiditis. (1,2)
Keberadaan thyrotropin receptor antibodies (TRAb) merupakan penanda etiologi yang kuat dan spesifik untuk penyakit Graves. PPK IDAI menegaskan bahwa TRAb positif pada anak dengan hipertiroid secara praktis menegakkan diagnosis penyakit Graves, tanpa memerlukan pemeriksaan tambahan untuk menyingkirkan penyebab lain. (1)
Penyakit Graves secara khas menyebabkan pembesaran tiroid difus dan simetris, sering kali disertai peningkatan vaskularisasi. Kehadiran tanda mata khas, seperti lid lag atau eksoftalmus, semakin memperkuat diagnosis Graves. Pada anak dengan kombinasi penemuan tersebut, diagnosis penyakit Graves dapat ditegakkan dengan kuat, sehingga kemungkinan besar, hasil USG atau skintigrafi tidak akan mengubah diagnosis, pilihan terapi awal, atau meningkatkan akurasi pengambilan keputusan klinis. (1,2)
Kapan Pencitraan Tetap Perlu Dipertimbangkan?
Pencitraan menjadi relevan bila gambaran klinis tidak konsisten dengan penyakit Graves, misalnya jika ada goiter noduler atau asimetris, TRAb negatif, dan/atau keraguan diagnosis antara Graves dan penyebab hipertiroid lainnya. Pada situasi tersebut, USG atau skintigrafi dapat membantu menentukan etiologi dan arah tata laksana. (1,2)
Kesimpulan
Pada anak dengan hipertiroid, kombinasi karakteristik klinis dan laboratorium tertentu sangat kuat mengarah pada diagnosis penyakit Graves. Bila gambaran tersebut telah terpenuhi, pemeriksaan pencitraan seperti USG dan skintigrafi tidak diperlukan untuk penegakan diagnosis dan keputusan tata laksana awal. (1,2)
Daftar Pustaka

6 Jan 2025

15 Mei 2025

20 Mei 2025
