
Kenali Hepatitis B
22 Jul 2017

Author: Tim PrimaKu
23 Jan 2026
Topik: Child Grooming, Parenting, Parenting Lifestyle, Pelecehan
Artikel ini telah divalidasi oleh dr. Lucyana Alim Santoso, Sp.A.
Belakangan ini, kasus child grooming semakin sering dibahas dan membuat banyak orang tua merasa khawatir. Kekhawatiran ini wajar, namun di sisi lain, tidak semua interaksi antara anak dan orang dewasa adalah tindakan berbahaya. Anak tetap perlu berinteraksi dengan guru, tenaga kesehatan, pelatih, atau keluarga besar dalam keseharian. Karena itu, penting bagi orang tua untuk memahami perbedaan antara child grooming dan interaksi normal, agar dapat melindungi anak dengan tepat tanpa menumbuhkan rasa takut berlebihan.
Apa Itu Child Grooming?
Child grooming adalah proses manipulasi bertahap yang dilakukan oleh orang dewasa untuk membangun kedekatan emosional dengan anak, dengan tujuan mengeksploitasi anak secara seksual atau emosional. Proses ini sering kali berlangsung perlahan, tersembunyi, dan tampak “baik-baik saja” di awal, sehingga sulit dikenali.
Menurut UNICEF, pelaku grooming biasanya memanfaatkan kepercayaan anak dan orang dewasa di sekitarnya untuk menciptakan situasi yang menguntungkan bagi dirinya.
Ciri Utama Child Grooming
Beberapa karakteristik child grooming yang perlu diwaspadai:
Grooming tidak selalu melibatkan kontak fisik di awal dan sering terjadi di lingkungan terdekat atau dunia digital.
Apa yang Dimaksud Interaksi Normal dengan Orang Dewasa?
Interaksi normal adalah hubungan antara anak dan orang dewasa yang:
Contohnya termasuk interaksi anak dengan guru di sekolah, dokter saat pemeriksaan medis, atau keluarga besar dalam kegiatan sehari-hari.
Perbedaan Child Grooming vs Interaksi Normal
Berikut perbedaan kunci yang dapat membantu orang tua mengenalinya:
Tujuan Interaksi
Transparansi
Batasan
Relasi Kuasa
Mengapa Penting Memahami Perbedaannya?
Memahami perbedaan ini membantu orang tua:
WHO menekankan bahwa pencegahan kekerasan pada anak dimulai dari edukasi, komunikasi, dan lingkungan yang aman.
Peran Orang Tua dalam Pencegahan
MomDad dapat melakukan hal berikut ke anak sebagai aksi pencegahan, antara lain:
Tidak semua interaksi anak dengan orang dewasa adalah ancaman, namun child grooming nyata dan bisa terjadi di sekitar kita. Dengan memahami perbedaan antara grooming dan interaksi normal, orang tua dapat bersikap lebih tenang, waspada, dan tepat dalam melindungi anak. Edukasi, komunikasi, dan kepercayaan adalah kunci utama menciptakan lingkungan yang aman bagi tumbuh kembang anak.
Referensi:
