
Kenali Hepatitis B
22 Jul 2017
Author: dr. Lucyana Alim Santoso
3 Feb 2022
Topik: 1-3 Tahun, Perkembangan, Stimulasi Perkembangan
Perkembangan anak pada usia 2-3 tahun ditandai dengan kemampuan untuk mulai merasakan big emotions namun seringkali belum mampu menyatakan atau mengekspresikan apa yang ia rasakan sehingga timbul tantrum. Selain itu, pada usia ini, anak sudah dapat berbicara kalimat pendek yang terdiri dari 2-3 kata, bermain pura-pura, lebih mandiri dan mengalami perkembangan kemampuan berpikir.
Nah, untuk lebih jelasnya, pada artikel kali ini, kita akan membahas tentang perkembangan sosio-emosional-kemandirian serta kemampuan bicara dan bahasa anak usia 2-3 tahun, serta tips agar MomDad dapat membantu perkembangan anak di usia ini.
Sosio-emosional dan kemandirian
Usia ini adalah salah satu usia terpenting seorang anak mengalami perkembangan sosioemosional. Anak dapat merasakan berbagai emosi, sekaligus merasakan perasaan orang lain. Banyak MomDad mengeluhkan anak yang mengalami tantrum pada usia ini, yang merupakan hal normal, karena ia belum dapat mengekspresikan emosinya yang meluap-luap dengan kata-kata, seperti marah, jengkel, sedih, malu, perasaan bersalah, dan lain-lain.
Anak mulai tertarik bermain bersama teman, namun awalnya mereka hanya bermain berdampingan (bersebelahan) tanpa interaksi saat bermain. Semakin mendekati usia 3 tahun, anak akan dapat melibatkan temannya dalam bermain, misalnya bermain masak-masakan bersama dan bergiliran dalam bermain.
Di usia ini, anak juga mulai mengerti bahwa perilaku mereka akan mempengaruhi MomDad dan bagaimana MomDad berperilaku. Anak dapat menunjukkan afeksi atau kasih sayang kepada teman atau MomDad tanpa diminta. Separation anxiety juga mulai menghilang dan anak akan lebih tenang serta tidak khawatir ketika MomDad harus pergi meninggalkan mereka, misalnya untuk bekerja.
Pada usia ini anak tampak lebih mandiri, misalnya ia sudah mampu mandi sendiri, mencuci tangan sendiri, makan sendiri dan melepas pakaian atau berpakaian sendiri dengan sedikit bantuan. Usia ini merupakan usia anak sudah siap untuk menjalani toilet training. Anak juga mulai mengerti konsep "milikku”, “milik teman”, atau “milik Mom”.
Bicara dan bahasa
Usia 2 tahun:
Usia 3 tahun:
Masih ada lagi lho, yang perlu MomDad ketahui mengenai perkembangan anak usia 2-3 tahun. Jangan lupa untuk baca part 2 nya, ya!
Yuk, follow Instagram @official_primaku supaya MomDad enggak ketinggalan konten informatif lainnya dan pantau terus ya, artikel terbaru di aplikasi PrimaKu.
Sumber foto: Freepik
Artikel ini telah ditinjau oleh Prof. dr. Madarina Julia, Sp.A(K), MPH., Ph.D.
Daftar bacaan: