Meta Pixel

3 Juni 2026

Panduan Lengkap Jadwal Booster Vaksin Campak pada Anak

Ditulis oleh

avatar

Dhia Priyanka

Topik: Vaksin Campak, Jadwal Vaksin Campak, Booster Vaksin Campak

Artikel ini telah divalidasi oleh dr. Dini Mirasanti, Sp.A.

Booster vaksin campak adalah satu langkah kecil yang memberi perlindungan besar. Menurut WHO, cakupan dua dosis vaksin campak secara global masih di bawah target 95%, sehingga risiko wabah tetap nyata, termasuk di Indonesia. Artikel ini menjelaskan kapan booster diperlukan, mengapa tidak cukup satu dosis, dan perbedaan MR vs MMR, berdasarkan panduan Kemenkes RI, IDAI, WHO, dan CDC. 

Mengapa Vaksin Campak Sangat Penting? 

Campak (measles) disebabkan virus yang menyebar melalui droplet saat batuk atau bersin, dengan tingkat reproduksi dasar (R0) 12–18, jauh lebih tinggi dibanding flu (R0 ~1,3). Artinya, satu orang dapat menularkan campak ke 12–18 orang lain di populasi yang tidak kebal. 

Komplikasi Campak yang Harus Diwaspadai 

Komplikasi 

Keterangan 

Risiko Tinggi Pada

Pneumonia 

Penyebab kematian campak terbanyak 

Bayi & balita

Ensefalitis 

Radang otak; risiko kerusakan permanen 

Semua usia

Diare berat 

Memperberat malnutrisi 

Anak <5 tahun

Kebutaan 

Kekurangan vitamin A akibat infeksi 

Negara berkembang

Kematian 

~95.000 kematian global/tahun (WHO 2022) 

Anak <5 tahun


Kenapa Booster Vaksin Campak Diperlukan? 

Satu dosis vaksin campak memberikan kekebalan pada sekitar 85% anak. Dosis kedua (booster) meningkatkan angka ini hingga 97–99%, mendekati ambang batas herd immunity yang diperlukan (95%).

Tidak semua anak membentuk antibodi

optimal setelah dosis pertama

~15% anak tidak merespons optimal terhadap dosis pertama; booster "menutup celah" ini.

Kekebalan dapat menurun seiring waktu

Respons imun diperkuat oleh booster sehingga perlindungan lebih tahan lama.

Campak sangat mudah menular

R0 12–18 berarti herd immunity membutuhkan cakupan ≥95%. Satu celah kecil bisa memicu wabah.


Jadwal Booster Vaksin Campak di Indonesia (Kemenkes RI 2024) 

Dosis 

Usia 

Jenis Vaksin 

Tujuan

Dosis 1 

9 bulan 

MR / MMR 

Perlindungan awal

Booster 1 

15–18 bulan 

MR / MMR 

Tutup celah kekebalan dosis 1

Booster 2 

5–7 tahun 

MMR (dianjurkan) 

Perlindungan jangka panjang pra-sekolah

Catch-up 

Kapan saja* 

MR / MMR 

Bila jadwal terlewat

* Konsultasikan jadwal catch-up dengan dokter anak atau melalui aplikasi PrimaKu.

Pilih MR atau MMR untuk Booster Vaksin Campak? 

Kedua vaksin sama-sama efektif melindungi dari campak dan rubella. Perbedaan utamanya ada pada perlindungan terhadap gondongan (mumps): 

Aspek 

MR (Measles-Rubella) 

MMR (Measles-Mumps-Rubella)

Penyakit dilindungi 

Campak, Rubella 

Campak, Rubella, Gondongan

Komplikasi dicegah 

Cacat lahir rubella 

+ Orkitis, meningitis, ooforitis

Ketersediaan 

Program nasional Kemenkes 

Tersedia di faskes swasta

Rekomendasi IDAI 

Bisa digunakan 

Lebih dianjurkan (booster)

Efek samping 

Demam ringan, kemerahan 

Sama; sangat jarang serius

Catatan: MMR lebih banyak direkomendasikan untuk booster karena memberikan perlindungan tambahan terhadap gondongan yang dapat menyebabkan komplikasi serius. 

Apa yang Harus Dilakukan Jika Booster Vaksin Campak Terlewat?

Jangan panik, tidak perlu mengulang dari awal

Vaksin yang sudah diberikan tetap memberikan perlindungan parsial.

Lakukan catch-up vaccination sesegera mungkin 

Semakin cepat booster diberikan, semakin cepat perlindungan optimal terbentuk.

Konsultasikan jadwal lanjutan ke dokter anak 

Dokter akan menyesuaikan interval minimal antar dosis (biasanya 4 minggu).

Pantau jadwal imunisasi berikutnya 

Gunakan fitur pengingat imunisasi di aplikasi PrimaKu agar tidak terlewat lagi.


Apakah Booster Vaksin Campak Aman? 

Ya. Booster vaksin campak (MR/MMR) memiliki rekam jejak keamanan yang sangat baik dan telah digunakan di lebih dari 150 negara selama beberapa dekade. Menurut CDC dan WHO, manfaatnya jauh melebihi risiko efek samping. 

Efek Samping 

Frekuensi 

Durasi

Demam ringan (38–39°C) 

1 dari 6 anak 

1–2 hari

Kemerahan di tempat suntik 

1 dari 5 anak 

Beberapa hari

Rewel / kurang nafsu makan 

Umum 

1–3 hari

Ruam ringan 

1 dari 20 anak 

3–5 hari

Reaksi alergi serius (anafilaksis) 

Sangat jarang (<1/juta dosis) 

Perlu penanganan cepat

Hubungi dokter anak jika anak mengalami reaksi yang tampak tidak biasa setelah vaksinasi.

FAQ: Pertanyaan yang Sering Ditanyakan seputar Vaksin Campak

Q: Berapa kali booster vaksin campak diberikan? 

A: Anak memerlukan total dua dosis booster: pertama di usia 15–18 bulan, dan kedua di usia 5–7 tahun. Dengan dua booster ini, tingkat efektivitas perlindungan mencapai 97–99%. 

Q: Apakah booster vaksin campak bisa diberikan bersamaan dengan vaksin lain? 

A: Ya, MR/MMR dapat diberikan bersamaan dengan vaksin lain (misalnya varisela, hepatitis A) dalam jadwal imunisasi anak yang direkomendasikan IDAI. 

Q: Apakah anak yang sudah pernah sakit campak masih perlu booster? 

A: Anak yang pernah terinfeksi campak umumnya memiliki kekebalan alami seumur hidup. Namun, pastikan konsultasikan dengan dokter anak karena riwayat penyakit harus dikonfirmasi secara klinis atau laboratorium. 

Q: Berapa lama setelah booster vaksin campak anak sudah terlindungi? 

A: Antibodi protektif biasanya terbentuk dalam 2–3 minggu setelah vaksinasi. 

Q: Apa perbedaan vaksin campak, MR, dan MMR? 

A: Vaksin campak tunggal hanya melindungi dari campak. MR menambahkan perlindungan rubella. MMR melindungi dari campak, rubella, DAN gondongan (mumps) sekaligus.

Yuk, rutin cek jadwal vaksin anak agar perlindungannya tetap optimal sesuai usia. Nah, apalagi sekarang makin praktis, karena MomDad bisa langsung booking vaksin lewat PrimaKu, sekaligus dapat konsultasi gratis dengan Dokmin sebelum vaksin.

Referensi:

1. World Health Organization. Measles vaccines: WHO position paper. WHO Weekly Epidemiological Record. 2017;92(17):205-228. 

2. World Health Organization. Measles. WHO Fact Sheet. Geneva: WHO; 2023. Tersedia di: 

who.int/news-room/fact-sheets/detail/measles 

3. Centers for Disease Control and Prevention. Measles Vaccination Recommendations. Atlanta: CDC; 2024. Tersedia di: cdc.gov/vaccines/vpd/measles 

4. Kementerian Kesehatan RI. Jadwal Imunisasi Nasional Anak Indonesia. Jakarta: Kemenkes RI; 2024.

5. Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI). Jadwal Imunisasi Anak Usia 0–18 Tahun. Jakarta: IDAI; 2023.

6. American Academy of Pediatrics. Red Book: Report of the Committee on Infectious Diseases. 32nd ed. Itasca, IL: AAP; 2021.