13 Oktober 2026
Vaksin Flu 3 Strain vs 4 Strain, Apa Bedanya?
Ditulis oleh

Dhia Priyanka
Topik: vaksin flu anak, vaksin influenza kuadrivalen, vaksin influenza trivalen, vaksin 4 strain, vaksin 3 strain, perbedaan vaksin influenza
Artikel ini telah divalidasi oleh dr. Susanti Himawan, Sp. A.
Vaksin flu 3 strain atau trivalen mencakup influenza A(H1N1), A(H3N2), dan satu garis keturunan influenza B/Victoria. Vaksin flu 4 strain atau kuadrivalen menambahkan satu komponen B/Yamagata. B/Yamagata tidak terdeteksi secara alami dalam surveilans global sejak Maret 2020; WHO menilai penyertaannya tidak lagi diperlukan. Oleh karena itu, vaksin flu 3 strain yang komposisinya mutakhir bukan versi “kurang lengkap”, melainkan dapat mencerminkan rekomendasi terbaru.
Anak tetap memerlukan vaksin influenza setiap tahun; jumlah dosis awal bergantung pada usia dan riwayat vaksinasi. Vaksin 3 strain dan vaksin 4 strain sama-sama dirancang untuk melindungi dari influenza, tetapi jumlah komponen virus di dalamnya berbeda. Menurut WHO dan CDC, perubahan penting kini terjadi: komponen B/Yamagata pada vaksin 4 strain dinilai tidak lagi diperlukan karena tidak ada deteksi alami terkonfirmasi sejak Maret 2020.
Apa Arti Vaksin 3 Strain dan 4 Strain?
Istilah “strain” sering dipakai dalam percakapan sehari-hari untuk menyebut jumlah komponen virus influenza yang ditargetkan vaksin. Secara teknis, vaksin berisi virus kandidat atau antigen yang mewakili tipe, subtipe, atau garis keturunan tertentu. Komposisinya ditinjau berkala karena virus influenza terus berubah.
Vaksin 3 strain atau trivalen
Vaksin influenza trivalen berisi tiga komponen: satu influenza A(H1N1), satu influenza A(H3N2), dan satu influenza B dari garis keturunan Victoria. Komponen spesifik, nama virus kandidatnya, dapat berubah mengikuti rekomendasi untuk musim dan belahan bumi tertentu.
Vaksin 4 strain atau kuadrivalen
Vaksin influenza kuadrivalen secara historis berisi empat komponen: A(H1N1), A(H3N2), B/Victoria, dan B/Yamagata. Tujuannya adalah memperluas cakupan terhadap dua garis keturunan influenza B ketika keduanya masih bersirkulasi.
Jika vaksin influenza kuadrivalen sesuai dengan usia, kondisi, dan rekomendasi dokter untuk si Kecil, MomDad dapat melakukan booking Vaksin Influenza Influvac Tetra melalui PrimaKu.
Saat ini, Influvac Tetra tersedia dengan harga promo Rp350.000, dari harga normal Rp375.000. MomDad bisa hemat Rp25.000 untuk booking vaksin melalui PrimaKu. Klik banner di atas untuk atur jadwal booking dengan DokMin.
Tabel Perbedaan Vaksin Influenza 3 Strain dan 4 Strain
Mana yang Cocok untuk Anak?
Perhatikan usia dan riwayat vaksinasi
Rekomendasi IDAI 2024 memasukkan vaksin influenza mulai usia 6 bulan dan diberikan setiap tahun. Anak usia 6 bulan sampai 8 tahun yang pertama kali mendapat vaksin influenza, atau riwayat dosis sebelumnya belum memenuhi ketentuan, umumnya memerlukan dua dosis dengan jarak minimal 4 minggu. Setelah itu, vaksin diberikan satu kali setiap tahun. Dokter akan menilai riwayat imunisasi anak secara individual.
Periksa indikasi usia pada produknya
Tidak semua merek atau formulasi memiliki batas usia yang sama. Ikuti informasi produk yang disetujui BPOM dan rekomendasi tenaga kesehatan. Daftar pelulusan lot BPOM pada 2026 menunjukkan ketersediaan produk influenza trivalen maupun kuadrivalen di Indonesia, sehingga pilihan di fasilitas kesehatan dapat berbeda menurut stok dan musim.
Utamakan waktu pemberian yang tepat
WHO menganjurkan vaksin influenza tahunan sebelum musim influenza. Di wilayah tropis, sirkulasi influenza dapat berlangsung sepanjang tahun dan pola puncaknya dapat bervariasi. Dokter dapat membantu menentukan waktu terbaik berdasarkan kondisi anak, rencana perjalanan, risiko paparan, dan ketersediaan vaksin dengan komposisi terbaru.
Efek Samping dan Keamanan
Efek samping vaksin influenza suntik umumnya ringan dan sementara, misalnya nyeri atau kemerahan di tempat suntikan, demam ringan, lelah, sakit kepala, atau nyeri otot. Vaksin influenza inaktif tidak dapat menyebabkan influenza karena tidak mengandung virus hidup yang dapat berkembang biak.
Reaksi alergi berat sangat jarang, tetapi tetap memerlukan pertolongan segera. Beri tahu dokter jika anak pernah mengalami reaksi alergi berat setelah vaksin influenza atau terhadap komponennya, sedang sakit sedang–berat, atau memiliki riwayat sindrom Guillain–Barré. Penilaian kelayakan tidak ditentukan oleh jumlah strain saja.
FAQ: Vaksin Flu 3 Strain vs 4 Strain
Q: Apa perbedaan utama vaksin 3 strain dan 4 strain?
A: Vaksin 3 strain mencakup dua komponen influenza A dan satu B/Victoria. Vaksin 4 strain menambahkan B/Yamagata. Perbedaan utamanya adalah satu komponen influenza B tambahan.
Q: Apakah vaksin influenza perlu diulang setiap tahun?
A: Ya. Komposisi vaksin dapat diperbarui dan perlindungan menurun seiring waktu. WHO, CDC, IDAI, dan AAP menganjurkan vaksinasi influenza tahunan bagi kelompok usia yang memenuhi syarat.
Q: Mana yang sebaiknya dipilih jika keduanya tersedia?
A: Jangan menilai hanya dari jumlah strain. Pertimbangkan rekomendasi musim terkini, izin dan indikasi usia produk, kondisi anak, serta saran dokter. Produk yang tersedia dan sesuai dapat lebih bermanfaat daripada menunda imunisasi.
Q: Apakah vaksin influenza aman untuk anak dengan alergi telur?
A: Banyak anak dengan alergi telur tetap dapat menerima vaksin influenza, tetapi pilihan produk dan tempat pemberian perlu disesuaikan dengan riwayat reaksi. Sampaikan detail alergi kepada dokter sebelum vaksinasi.
Perbedaan vaksin 3 strain dan 4 strain terletak pada satu komponen B/Yamagata. Bagi anak, keputusan terbaik tetap mempertimbangkan usia, riwayat dosis, komposisi musim, izin produk, kondisi kesehatan, dan rekomendasi dokter. Yang terpenting adalah tidak melewatkan vaksin influenza tahunan yang sesuai.
Referensi:
1. World Health Organization. Vaccines against influenza: WHO position paper – May 2022. Weekly Epidemiological Record; 2022.
2. World Health Organization. Recommendations announced for influenza vaccine composition for the 2026 Southern Hemisphere influenza season. WHO; 2025.
4. Centers for Disease Control and Prevention. Influenza Activity in the United States during the 2024–25 Season and Composition of the 2025–26 Influenza Vaccine. CDC; 2025.
5. Ikatan Dokter Anak Indonesia. Jadwal Imunisasi Anak Usia 0–18 Tahun, Rekomendasi IDAI Tahun 2024. IDAI; 2024.
6. Badan Pengawas Obat dan Makanan RI. Sertifikat Pelulusan Lot Vaksin Impor Tahun 2026. BPOM RI; 2026.
7. American Academy of Pediatrics. Recommendations for Prevention and Control of Influenza in Children, 2023–2024. Pediatrics; 2023.



