Meta Pixel

20 Mei 2026

Vaksin Penyakit Menular Anak, Ini 13 Jenis & Jadwal Lengkapnya!

Ditulis oleh

avatar

Dhia Priyanka

Topik: Vaksinasi, Jadwal Vaksinasi IDAI, penyakit menular

Artikel ini telah divalidasi oleh dr. Dini Mirasanti, Sp.A.

Vaksin penyakit menular adalah investasi kesehatan terpenting yang bisa diberikan kepada anak sejak hari pertama kehidupannya. Menurut WHO, imunisasi mencegah sekitar 3,5–5 juta kematian anak setiap tahunnya di seluruh dunia dari penyakit seperti campak, pneumonia, difteri, dan polio. Namun UNICEF (2021) mencatat bahwa sekitar 67 juta anak kehilangan jadwal vaksin selama pandemi COVID-19 — meningkatkan risiko wabah penyakit menular yang sebetulnya bisa dicegah. Artikel ini merangkum 13 vaksin penyakit menular penting untuk anak, jadwal pemberiannya, mana yang gratis dari pemerintah, dan mana yang perlu dipersiapkan anggarannya — semua berdasarkan jadwal imunisasi IDAI 2023. 

13 Vaksin Penyakit Menular Anak (IDAI 2023) 

Berikut ringkasan komprehensif semua vaksin penyakit menular yang direkomendasikan IDAI beserta jadwal, jumlah dosis, dan status ketersediaan gratisnya:

NO

VAKSIN 

PENYAKIT DICEGAH 

JADWAL 

DOSIS 

STATUS

1 

Hepatitis B 

Hep B, sirosis, kanker hati 

Lahir, 2, 3, 4 bulan 

4 dosis 

■ Gratis

2 

BCG 

TB berat, meningitis TB, TB milier

0–1 bulan 

1 dosis 

■ Gratis

3 

Polio (OPV + 

IPV)

Poliomielitis, kelumpuhan 

Lahir, 2, 3, 4, 18 bulan 

5 dosis 

■ Gratis

4 

DPT-HB-Hib 

Difteri, tetanus, pertusis, Hep B, meningitis Hib

2, 3, 4, 18 bulan; booster 5–7 thn

5 dosis 

■ Gratis

5 

PCV 

Pneumonia, meningitis, 

infeksi telinga pneumokokus

2, 3, 4 bulan + booster 12 bulan

4 dosis 

■ Gratis*

6 

Rotavirus 

Diare berat, dehidrasi akibat rotavirus

2, 3 bulan (atau 2, 4 

bulan)

2–3 dosis 

■ Gratis*

7 

MR / MMR 

Campak, rubela, gondongan 

9 bulan, 15–18 bulan 

2 dosis 

■ Gratis

8 

HPV 

Kanker serviks, kanker 

terkait HPV

9–14 tahun (program 

BIAS sekolah)

2–3 dosis 

■/■

9 

Influenza 

Flu musiman, pneumonia influenza

6 bulan; ulang setiap 

tahun

1–2 

dosis/tahun

■ Mandiri

10 

Varisela 

Cacar air, herpes zoster 

12 bulan, 15–18 bulan 

2 dosis 

■ Mandiri

11 

Hepatitis A 

Hepatitis A akut 

12–18 bulan (2 dosis, 

interval 6 bln)

2 dosis 

■ Mandiri

12 

Dengue 

(DBD)

Demam berdarah dengue berat

6–16 tahun; 3 dosis 

interval 6 bln

3 dosis 

■ Mandiri

13 

EV71 (HFMD berat)

Flu Singapura berat akibat Enterovirus 71

6 bulan–5 tahun; 2 dosis 

2 dosis 

■ Mandiri


*PCV dan Rotavirus masuk program gratis Kemenkes RI mulai 2023 di Puskesmas. HPV gratis melalui program BIAS di sekolah;tersedia berbayar di klinik swasta. Jadwal dapat bervariasi sesuai kondisi anak — konsultasikan dengan dokter anak. 

Vaksin Gratis Pemerintah vs Vaksin Mandiri: Perbedaan Lengkap 

ASPEK 

VAKSIN PROGRAM PEMERINTAH 

VAKSIN MANDIRI

Biaya 

Gratis, ditanggung negara 

Berbayar mandiri (Rp150 rb–Rp1,8 jt/dosis)

Tempat 

Puskesmas, Posyandu, RSUD, fasilitas BPJS 

Klinik swasta, RS swasta, dokter anak

Jenis vaksin 

Hep B, BCG, Polio, DPT-HB-Hib, PCV, Rotavirus, MR, HPV BIAS

Influenza, Varisela, Hep A, Dengue, EV71, MMR premium

Ketersediaan stok 

Tergantung distribusi program pemerintah 

Umumnya stabil di fasilitas swasta

Konsultasi 

Petugas kesehatan puskesmas 

Dokter anak / Sp.A


Ringkasan Jadwal Imunisasi IDAI 2023 per Kelompok Usia 

USIA 

VAKSIN YANG DIBERIKAN 

CATATAN

Saat lahir 

Hep B (dosis 1), BCG, Polio OPV (dosis 1) 

Segera di rumah sakit/bidan

1 bulan 

BCG (jika belum), Hep B (dosis 2) 

Kunjungan ke puskesmas/klinik

2 bulan 

DPT-HB-Hib (1), Polio (2), PCV (1), Rotavirus (1) 

Maks 4 vaksin dalam satu kunjungan, aman

3 bulan 

DPT-HB-Hib (2), Polio (3), PCV (2), Rotavirus (2) 

Interval min. 4 minggu dari dosis sebelumnya

4 bulan 

DPT-HB-Hib (3), Polio OPV+IPV (4), PCV (3) 

IPV pertama kali diberikan di usia ini

6 bulan 

Influenza (dosis 1 jika mulai) 

Dosis ke-2 influenza 4 minggu 

kemudian

9 bulan 

MR/Campak (dosis 1) 

Wajib, target cakupan nasional >95%

12 bulan 

PCV (booster), Varisela (1), Hep A (1) 

Jika vaksin mandiri dipilih

15–18 bulan 

MR/MMR (booster), DPT-Hib (booster), Polio IPV (booster), Varisela (2), Hep A (2)

Kunjungan penting, banyak booster di periode ini

5–7 tahun (SD) 

DT, Td, Campak (BIAS) 

Program imunisasi di sekolah

10–12 tahun 

(SMP)

Td, HPV (program BIAS perempuan) 

HPV paling efektif sebelum paparan pertama


Yuk, rutin cek jadwal vaksin anak agar perlindungannya tetap optimal sesuai usia. Nah, apalagi sekarang makin praktis, karena MomDad bisa langsung booking vaksin lewat PrimaKu, sekaligus dapat konsultasi gratis dengan Dokmin sebelum vaksin.

FAQ: Pertanyaan Orang Tua Seputar Vaksin Penyakit Menular

Q: Vaksin penyakit menular apa saja yang gratis dari pemerintah Indonesia? 

A: Program imunisasi nasional Kemenkes RI 2023 mencakup: Hepatitis B, BCG, Polio (OPV+IPV), DPT-HB-Hib, PCV, Rotavirus, MR/Campak, dan HPV (program BIAS sekolah). Semua tersedia gratis di Puskesmas dan fasilitas kesehatan BPJS. Total ada 9 antigen wajib dalam program nasional. 

Q: Apakah anak boleh mendapat banyak vaksin sekaligus dalam satu kunjungan?

A: Ya, aman. Berdasarkan panduan AAP dan IDAI, pemberian beberapa vaksin sekaligus tidak membebani sistem imun anak secara berlebihan. Sistem imun bayi mampu merespons ribuan antigen setiap hari. Pemberian bersamaan justru lebih efisien dan mengurangi kunjungan sehingga meminimalkan risiko keterlambatan. 

Q: Apa yang harus dilakukan jika jadwal vaksin anak terlambat? 

A: Tidak perlu mengulang dari awal. Sistem catch-up immunization (imunisasi kejar) IDAI memungkinkan jadwal dilanjutkan dari titik terakhir. Yang penting: segera berkonsultasi dengan dokter anak untuk menentukan jadwal kejar yang tepat sesuai usia anak saat ini. 

Q: Apakah vaksin campak dan vaksin MR/MMR berbeda? 

A: Vaksin campak tunggal hanya melindungi dari campak. Vaksin MR melindungi dari campak dan rubela. Vaksin MMR melindungi dari campak, rubela, dan gondongan. Di Indonesia, program pemerintah menggunakan MR; MMR tersedia di fasilitas swasta. IDAI merekomendasikan MMR untuk perlindungan lebih lengkap.

Q: Apakah ada efek samping berbahaya dari vaksin penyakit menular? 

A: Efek samping serius (anafilaksis) sangat jarang — sekitar 1–2 per juta dosis. Efek samping umum seperti demam, nyeri di tempat suntikan, dan rewel adalah respons imun normal yang menandakan vaksin bekerja. Setiap fasilitas vaksinasi menyediakan penanganan darurat. Risiko komplikasi penyakit jauh lebih besar daripada risiko efek samping vaksin.


Referensi:

1. World Health Organization (WHO). Immunization Coverage: Key Facts. WHO; 2023. 

2. UNICEF. COVID-19 Pandemic Leads to Major Backslide on Childhood Vaccinations. UNICEF; 2021.

3. Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI). Jadwal Imunisasi Anak Usia 0–18 Tahun. IDAI; 2023. 

4. Kementerian Kesehatan RI. Program Imunisasi Nasional: Penambahan Antigen PCV dan Rotavirus. Kemenkes RI; 2023.

5. American Academy of Pediatrics (AAP). Recommended Immunization Schedule for Children and Adolescents. Pediatrics. 2024. 

6. Centers for Disease Control and Prevention (CDC). Vaccines & Immunizations: Schedule. CDC; 2024.

7. Plotkin SA, Orenstein WA, Offit PA. Vaccines. 7th ed. Elsevier; 2018. 

8. World Health Organization (WHO). Global Tuberculosis Report 2023. WHO; 2023. 

9. Kementerian Kesehatan RI. Profil Kesehatan Indonesia 2022. Kemenkes RI; 2023.