
Kapan Anak Dikatakan Mengalami Pubertas?
22 Jul 2017
Author: Dr. Dini Mirasanti, Sp.A, Prof. Dr. Madarina Julia, Sp.A (K), MPH., Ph.D (editor)
12 Sep 2021
Topik: DM, Sedentary, Juvenile Diabetes, Diabetes, Obesitas, 7-12 Tahun, 12-18 Tahun
Diabetes mellitus (DM) adalah suatu penyakit yang ditandai dengan tingginya kadar gula dalam darah. Penyakit yang juga sering disebut sebagai kencing manis ini disebabkan oleh masalah pada hormon pengatur kadar gula darah bernama insulin. Pada pasien DM dapat terjadi masalah pada produksi insulin atau masalah pada kerja insulin, atau keduanya. Berdasarkan jenis masalah yang terjadi pada insulin, diabetes dapat dibagi menjadi DM tipe 1, DM tipe 2, dan DM tipe lainnya.
DM tipe 1 adalah jenis diabetes yang paling sering dialami anak. DM tipe 1 terjadi akibat masalah pada produksi insulin. Pada DM tipe 1 terjadi kerusakan pada sel yang bertugas memproduksi insulin, yaitu sel beta pankreas. Pada umumnya kerusakan disebabkan oleh proses autoimun, tubuh membuat antibodi yang merusak sel beta tersebut. Karena terjadi kekurangan produksi insulin, satu-satunya cara pengobatan DM tipe 1 adalah dengan memberikan insulin dari luar. Sampai saat ini belum ada pilihan pengobatan lain untuk DM tipe 1, selain pemberian insulin.
DM tipe 2 umumnya diderita orang dewasa. DM tipe 2 juga dapat terjadi pada anak atau remaja yang obes. Seiring dengan peningkatan jumlah obesitas pada anak dan remaja, jumlah penderita DM tipe 2 anak dan remaja juga meningkat. Anak obes memiliki risiko yang lebih tinggi untuk mengalami berbagai masalah kesehatan, termasuk lebih berisiko mengalami DM tipe 2. Sebanyak 85% anak dengan DM tipe 2 merupakan anak dengan overweight atau obesitas pada saat terdiagnosis.
DM tipe 2 terutama terjadi akibat masalah pada kerja insulin. Namun, selanjutnya, bila tidak ditangani dengan baik, akan terjadi pula masalah pada produksi insulin. Hal ini karena gula darah yang terus menerus tinggi akan merusak sel beta pankreas. Selain akibat obesitas, risiko pewarisan DM tipe 2 sangat nyata. Seorang anak yang memiliki orang tua atau kakek/ nenek dan keluarga lain yang menderita obesitas harus waspada, karena dia sangat berisiko akan juga menderita DM tipe 2 di kemudian hari.
Apabila seorang anak telah terdiagnosis menderita diabetes, maka perlu dilakukan pemeriksaan lanjutan untuk menentukan tipe diabetes. Tipe diabetes menentukan pilihan tatalaksana. DM tipe 1 memerlukan pemberian insulin seumur hidup sedangkan manajemen utama DM tipe 2 adalah modifikasi gaya hidup. Pengaturan makan, olah raga, dan menurunkan berat badan pada anak obesitas merupakan hal-hal yang terpenting dalam manajemen DM tipe 2.
DM tipe 1 merupakan suatu penyakit autoimun yang mungkin sulit untuk dicegah karena faktor risiko dan penyebabnya belum sepenuhnya terpetakan. Namun, DM tipe 2 jelas dapat diusahakan untuk dihindari dengan mencegah faktor risiko utamanya, overweight atau obesitas.
Anak-anak, terutama yang berisiko DM tipe 2 karena faktor pewarisan dari keluarga, harus membiasakan diri dengan gaya hidup berikut sejak dini. Gaya hidup ini mungkin harus dia lakukan apabila suatu saat dia menderita DM.