Meta PixelAnak Makan Sedikit, Awas Kebutuhan Nutrisinya tak Terpenuhi!<!-- --> | Articles | <!-- -->PrimaKu - Pelopor Aplikasi Tumbuh Kembang Anak di Indonesia

Anak Makan Sedikit, Awas Kebutuhan Nutrisinya tak Terpenuhi!

Author: Dhia Priyanka

3 Jul 2023

Topik: Small Eeater, MPASI, Nutrisi, Diari Nutrisi

Small eater adalah sebutan yang dipakai untuk anak dengan keluhan makan sedikit, status gizi kurang, padahal sudah menerapkan feeding rules yang benar. Literatur lain menggunakan terminologi infantile anorexia, dan juga vigorous child with little interest in feeding. Anak yang termasuk small eater adalah anak aktif, perkembangannya normal, seringkali lebih tertarik pada lingkungan dibandingkan makanan, dan tidak memiliki masalah medis yang mendasari, serta tidak berkaitan dengan trauma makan. Penolakan makan umumnya terjadi pada saat transisi ke makanan pendamping ASI atau makan mandiri, yaitu pada usia 6 bulan sampai 3 tahun.

BeFunky-collage - 2023-07-03T135108.487.jpg

MomDad yang memiliki anak dengan masalah ini umumnya menjadi cemas dan mengkompensasi makan yang sedikit dengan pemberian camilan, yang justru menurunkan selera terhadap makanan utama. Pada akhirnya menyebabkan orang tua memaksa anak makan. Bila small eater tidak ditangani dengan benar, anak dapat mengalami gagal tumbuh.

Nah, untuk memenuhi nutrisi anak yang small eater, MomDad dapat mencoba beberapa tips berikut:

  • Sediakan makanan yang menggiurkan: Tawarkan makanan yang menarik dan beragam secara visual dan rasa. Menghidangkan hidangan yang berwarna-warni dan menarik dapat membuat anak tertarik untuk mencoba makanan tersebut.
  • Buat waktu makan yang menyenangkan: Ciptakan suasana yang menyenangkan saat makan. Ajak anak berpartisipasi dalam persiapan makanan atau buat ritual khusus selama waktu makan, seperti menyanyikan lagu atau bercerita. Lingkungan yang positif dan santai dapat meningkatkan nafsu makan anak.
  • Berikan porsi kecil dan sering: Jika anak memiliki nafsu makan yang kecil, berikan makanan dalam porsi yang kecil dan sering. Berikan camilan sehat antara waktu makan utama untuk memastikan anak mendapatkan nutrisi yang cukup sepanjang hari.
  • Pilih makanan yang kaya nutrisi: Pilih makanan yang kaya nutrisi untuk memastikan anak mendapatkan kebutuhan nutrisinya meskipun dalam jumlah kecil. Prioritaskan makanan yang mengandung protein, karbohidrat, lemak sehat, sayuran, dan buah-buahan.
  • Libatkan anak dalam memilih makanan: Libatkan anak dalam proses memilih makanan yang ingin mereka makan. Ajak si Kecil berbelanja dan memilih makanan di toko atau ajak mereka untuk memilih makanan dari beberapa pilihan yang telah disediakan.

Pastikan untuk berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi anak untuk mendapatkan saran yang lebih spesifik tentang memenuhi kebutuhan nutrisi anak yang small eater.

Referensi: