Meta PixelBayi Enggak Boleh Keluar Rumah selama 40 Hari, Mitos vs Fakta?<!-- --> | Articles | <!-- -->PrimaKu - Pelopor Aplikasi Tumbuh Kembang Anak di Indonesia

Bayi Enggak Boleh Keluar Rumah selama 40 Hari, Mitos vs Fakta?

Author: Fauziah Sabtuanisa

14 Nov 2022

Topik: Bayi Newborn, Kesehatan

Setelah melahirkan, mungkin MomDad pernah mendengar beberapa peraturan atau larangan seputar bayi. Salah satu  peraturan yang cukup familiar bagi ibu melahirkan adalah lawangan membawa bayi  keluar rumah hingga 40 hari. Namun, sebenarnya apa sih yang melandasi peraturan ini? Apakah hanya mitos semata atau ada alasan lain di baliknya?

Mitos atau fakta?

Tanpa judul(2).jpg

Sebenarnya, hingga saat ini belum ada bukti ilmiah, jurnal, atau penjelasan medis yang memaparkan bahwa bayi yang baru lahir tidak boleh dibawa keluar sebelum 40 hari lamanya. Selain itu, tidak ada patokan atau usia tepat kapan bayi boleh dibawa keluar rumah. Jadi, dapat dikatakan bahwa larangan ini hanya mitos.

Meski begitu, MomDad tetap perlu mengingat bahwa kekebalan tubuh bayi yang baru lahir memang belum sempurna sehingga rentan untuk terkena berbagai penyakit. Apalagi bila bayi terlahir secara prematur atau dengan berat lahir rendah.

Disamping itu, Mom yang baru selesai melahirkan mungkin belum pulih total atau belum melewati masa nifas (post partum). Masa nifas biasanya terjadi sampai sekitar 40 hari pasca persalinan. Jadi, tidak ada salahnya kalau Mom berdiam diri atau beristirahat sampai masa nifas selesai untuk membantu proses pemulihan pasca melahirkan.

Hal yang perlu diperhatikan

we-hope-all-her-dreams-come-true-shot-newly-born-baby-girl-wrapped-blanket-hospital_590464-24369.jpg

Jika Mom merasa bosan tinggal di rumah dan ingin keluar dengan membawa bayi yang baru lahir, maka ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, yaitu:

  • Hindari tempat keramaian, tertutup, dan rentan polusi
  • Lindungi si Kecil dari paparan kuman dengan membatasi kontak atau dengan rajin mencuci tangan
  • Perhatikan cuaca, apakah terlalu panas atau hujan
  • Gunakan pakaian yang nyaman
  • Pastikan si Kecil sudah menerima imunisasi sesuai usia guna mencegah penularan bakteri maupun virus dari luar rumah

Jadi, itulah penjelasan singkat mengenai mitos larangan membawa bayi yang baru lahir keluar sebelum 40 hari. Meski hanya mitos belaka, tidak ada salahnya Mom dan bayi berada di rumah demi mendukung proses pemulihan pasca melahirkan dan menjaga imun si Kecil.

Apabila punya pertanyaan seputar kondisi si Kecil, MomDad dapat tanyakan pada ahli di Forum Tanya Dokter. Pertanyaan MomDad akan dijawab langsung oleh dokter spesialis anak, lho.

Sumberdr. Ucha Merendar Putri, Sp.A

Artikel ini telah ditinjau oleh Prof. dr. Madarina Julia, Sp.A(K), MPH., PhD