
Pentingnya Skrining Hipotiroid pada Bayi
26 Jan 2018
Author: Dr. Dini Mirasanti, Sp.A, Prof. Dr. Madarina Julia, Sp.A (K), MPH., Ph.D (editor)
6 Des 2021
Topik: Perkembangan, 4-7 Tahun, 7-12 Tahun, 12-18 Tahun
Gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktivitas (GPPH) adalah suatu gangguan perilaku yang meliputi gangguan perhatian, hiperaktivitas, dan impulsivitas yang mengakibatkan masalah dalam berbagai situasi. GPPH merupakan salah satu gangguan pada anak yang dapat mengakibatkan masalah di sekolah, masalah pertemanan serta masalah interaksi orangtua-anak. GPPH juga meningkatkan tendensi perilaku berisiko di masa remaja, seperti penggunaan zat terlarang dan tembakau.
Seorang anak dapat didiagnosis dengan GPPH apabila memenuhi syarat-syarat di bawah ini:
Beberapa gejala yang mengarah pada GPPH antara lain adalah:
Kapan sebaiknya melakukan pemeriksaan terhadap GPPH? Skrining atau penapisan terhadap GPPH dapat dilakukan mulai usia 3 tahun. Ayah atau ibu dapat membawa anak mengunjungi dokter anak terdekat untuk mengevaluasi tumbuh kembang sekaligus melakukan skrining terhadap GPPH. Untuk anak yang usianya sudah lebih besar, ayah/ibu dapat memperhatikan perilaku anak di rumah, di sekolah, dan pada saat berinteraksi dengan sesama anak maupun orang dewasa. Apabila ayah/ibu memiliki kekhawatiran anak memiliki GPPH, segera konsultasikan dengan dokter anak.
Daftar bacaan:
1. Chang LY, Wang MY, Tsai PS. Diagnostic accuracy of rating scales for attention-deficit/hyperactivity disorder: a meta-analysis. Pediatrics. 2016;137:1-13.
2. Substance Abuse and Mental Health Services Administration. DSM-5 changes: implications for child serious emotional disturbance. Didapat dari https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK519708/