primaku
Mitra resmi kami:
idaikemenkes
Unduh PrimaKu di:
playstoreappstore

Apakah Boleh MPASI Hanya Dimasak Satu Kali?

Author: Fitri Permata

Editor: dr. Lucyana Alim Santoso, Sp.A

Topik: MPASI

Ketika membuat MPASI, MomDad pasti repot karena harus menyiapkan berbagai menu untuk makan pagi, siang, dan malam. Sebagai solusi, tak jarang para orang tua memasak satu kali, sekalian dengan makan siang dan malam. Tapi, apakah boleh MPASI hanya dimasak satu kali? Menurut Dr. dr. Meta Herdiana Hanindita, Sp.A(K), MPASI bisa cukup dimasak satu kali. Selesai memasak, MomDad bisa langsung pisahkan porsi sarapan, makan siang, dan makan malam dalam wadah yang berbeda. Masukkan MPASI yang tidak segera dikonsumsi ke dalam kulkas dan hangatkan sesaat sebelum akan dikonsumsi.

BeFunky-collage - 2023-08-03T095638.881.jpg

Sampai kapan makanan yang tidak langsung dimakan dalam 2 jam harus dimasukkan ke kulkas dengan suhu di bawah 5°C? Sebetulnya, aturan penyimpanan perishable foods, yaitu makanan yang mudah rusak jika tidak disimpan dengan benar, bukan hanya berlaku untuk usia MPASI saja, tetapi untuk seluruh kelompok usia, termasuk orang dewasa. Namun, kelompok atau populasi yang lebih rentan untuk terkena food poisoning karena kontaminasi kuman akibat penyimpanan makanan yang tidak benar adalah kelompok balita dan juga kelompok lansia atau lanjut usia.

BeFunky-collage - 2023-08-03T095814.233.jpg

Selain itu, MomDad juga wajib tahu tentang danger zone makanan. Danger zone makanan mengacu pada rentang suhu tertentu, di mana bakteri dapat berkembang dengan cepat pada makanan yang disimpan di suhu ruangan atau suhu antara 4°C hingga 60°C. Rentang suhu ini dianggap berbahaya karena memungkinkan bakteri berkembang biak dengan cepat, yang dapat menyebabkan keracunan makanan jika makanan tersebut dikonsumsi. Jika makanan telah berada dalam danger zone selama lebih dari dua jam atau satu jam di suhu yang sangat tinggi (di atas 32°C/90°F), disarankan untuk membuang makanan tersebut agar menghindari risiko keracunan makanan.

Memanaskan MPASI yang telah disimpan di dalam kulkas pun nggak boleh sembarangan. Sebaiknya, hindari memanaskan MPASI menggunakan slow cooker. Memanaskan kembali MPASI dapat dilakukan di atas kompor, microwave atau oven hingga suhunya mencapai minimal 74°C.

Nah, itulah penjelasan dari Dr. dr. Meta Herdiana Hanindita, Sp.A(K) mengenai aturan memasak dan memanaskan MPASI. Semoga setelah membaca artikel di atas, MomDad tidak bingung lagi ya saat memasak dan memanaskan MPASI untuk si Kecil.

Referensi: Instagram Dr. dr. Meta Herdiana Hanindita, Sp.A(K) https://www.instagram.com/p/Cul0dd2uyFa/, https://www.instagram.com/reel/CubhmNfPnNF/, https://www.instagram.com/reel/Css24hRR6BC/



familyfamily
Baca artikel tumbuh kembang anak di PrimaKu!
Unduh sekarang
playstoreappstore
Rekomendasi Artikel
Lihat semua
cover
Apakah makanan pendamping ASI (MPASI) komersil berbahaya bua...
29 Jan 2018
cover
Apakah vaksin mengandung babi?
29 Jan 2018
cover
Apakah Vaksin Aman Bagi Anak ?
29 Jan 2018
cover
Warna Tinja, Apakah Berhubungan dengan Penyakit?
5 Feb 2018
cover
Apakah Anak Alergi Bisa Sembuh
28 Feb 2018
cover
Amandel besar pada anak, apakah perlu dioperasi?
14 Mar 2018
cover
KIPI, apakah berbahaya?
28 Jul 2021
cover
Apakah anak perempuan saya mengalami pubertas yang normal?
3 Agu 2021
cover
Anak saya pendek, apakah stunting?
12 Sep 2021
cover
Kepala peyang, apakah berbahaya?
12 Sep 2021
cover
Apakah bayi kecil sama dengan bayi prematur?
19 Nov 2021
cover
Apakah Anakku Gagap? Yuk, Ketahui Jawabannya di Sini!
24 Des 2021
cover
Bayi Sering Gumoh, Apakah Aman?
23 Mar 2022
cover
Suplemen Tambahan untuk Anak, Apakah Perlu?
31 Mar 2022
cover
Apakah Anak Saya Hemofilia?
6 Mei 2022
cover
Kepala Bayi Peyang, Apakah Berbahaya?
13 Mei 2022
cover
Kepala Bayi Peyang, Apakah Bisa Kembali Normal?
13 Mei 2022
cover
Anak Saya Berperawakan Pendek, Apakah Termasuk Gejala Stunti...
6 Jun 2022
cover
Anemia pada Bayi, Apakah Berbahaya?
14 Jun 2022
cover
Apakah Boleh Mencampurkan Susu UHT pada MPASI?
21 Jun 2022
cover
Hernia pada Anak, Apakah Bisa Dicegah?
24 Agu 2022
cover
Payudara Lembek Saat Menyusui, Apakah Tanda Tidak Ada ASI?
26 Agu 2022
cover
Apakah hingga Saat ini Masih Ada Vaksin Palsu untuk Anak?
30 Sep 2022
cover
Apakah Antibiotik Ampuh untuk Berbagai Penyakit? Ini Kata Ah...
17 Okt 2022
cover
Minum dari Galon Guna Ulang, Apakah Perlu Khawatir?
6 Nov 2022
cover
Bayi Menangis saat BAB, Apakah Tanda Bahaya?
11 Nov 2022
cover
Anak Pendek, Apakah Sudah Tentu Stunting?
21 Nov 2022
cover
Anak Sering Mimisan, Apakah Hemofilia?
26 Nov 2022
cover
Air Liur Berlebihan pada Bayi, Apakah Berbahaya?
9 Des 2022
cover
Kondisi Lip Tie pada Bayi, Apakah Memengaruhi Proses Menyusu...
21 Des 2022
cover
Anak dengan Hemofilia, Apakah dapat Tumbuh Optimal?
20 Jan 2023
cover
ASI Bercampur Darah, Apakah Boleh Diberikan Bayi?
2 Feb 2023
cover
Bayi Berhenti Mengoceh, Apakah Tumbuh Kembangnya Terganggu?
7 Feb 2023
cover
Mengenal Ciri Toxic Parent, Apakah MomDad Salah Satunya?
11 Feb 2023
cover
Apakah Susu UHT Bisa Dijadikan sebagai Bahan MPASI?
17 Feb 2023
cover
Apakah si Kecil Termasuk Bayi Sehat? Simak Kriterianya di Si...
21 Feb 2023
cover
Jeruk Baby untuk MPASI, Apakah Aman untuk Bayi?
2 Mar 2023
cover
Air Kelapa untuk Bayi, Apakah Boleh?
8 Mar 2023
cover
Bayi Sering Menjulurkan Lidah, Apakah Normal?
15 Mar 2023
cover
Anak Jalan Jinjit, Apakah Tanda Ada Gangguan?
15 Mar 2023
cover
Anak Nggak Bisa Mengikat Tali Sepatu, Apakah Tanda Gangguan?
20 Mar 2023
cover
Anakku Berperawakan Pendek, Apakah Bisa Tumbuh Tinggi?
21 Mar 2023
cover
Nebulizer untuk Bayi, Apakah Aman?
27 Apr 2023
cover
Anak sering Diajak Jalan-Jalan, Apakah akan Ingat saat Dewas...
3 Mei 2023
cover
Anakku sering Berteriak, Apakah Normal?
6 Mei 2023
cover
Bayiku jarang Menangis, Apakah Normal?
20 Mei 2023
cover
Posisi W-Sitting pada Anak, Apakah Berbahaya?
21 Mei 2023
cover
Apakah Gumoh Anakku Normal?
27 Mei 2023
cover
Bayi sering Membenturkan Kepala, Apakah Tanda Autis?
28 Mei 2023
cover
Apakah Anakku Speech Delay?
3 Jun 2023
cover
Apakah Anakku sudah Siap Toilet Training?
21 Jun 2023
cover
Apakah Anakku sudah Mendapatkan Nutrisi yang Cukup?
18 Jul 2023
cover
Apakah Asupan Prohe Anakku sudah Terpenuhi?
18 Jul 2023
cover
Apakah Anak harus Bisa Merangkak?
26 Jul 2023
cover
Imunisasi Wajib & Tidak Wajib, Apakah Masih Berlaku?
18 Agu 2023
cover
Vaksin Tidak Efektif Bekerja, Apakah Vaksin Palsu?
28 Agu 2023
cover
Apakah Kenaikan BB Anakku sudah Sesuai dengan Kurva Pertumbu...
3 Sep 2023
cover
Kuku Bayi Memerah, Apakah Cantengan?
24 Sep 2023
cover
Apakah Kebutuhan Serat Anakku sudah Terpenuhi?
27 Sep 2023
cover
Anak Belum Lancar Berbicara, Apakah Stuttering?
3 Okt 2023
cover
Apakah Sarapan Berperan Penting dalam Penambahan BB Anak?
16 Okt 2023
cover
Suplemen Vitamin untuk Anak: Apakah Perlu DIberikan?
18 Okt 2023
cover
Apakah Scarlet Fever dan Bagaimana Mengatasinya?
13 Nov 2023
cover
First Unprovoked Seizure: Apakah Perlu EEG?
24 Nov 2023
cover
Metode Time Out pada Parenting, Apakah Sepenuhnya Buruk?
1 Des 2023
cover
Kaki O pada Bayi, Apakah Bisa Kembali Normal?
19 Des 2023
cover
Apakah Bayi, Anak dan Remaja bisa Hipotiroid?
31 Des 2023
cover
Apakah Pengidap Asma Perlu Menghindari Susu?
8 Jan 2024
cover
Apakah Anak Aktif Sudah Pasti Sehat?
10 Jan 2024
cover
Kenapa Harus Waspada Kalau anak Batuk Terus-menerus, Apakah ...
29 Nov 2023
cover
Apakah Suplementasi DHA pada Bayi Aterm Diperlukan?
25 Feb 2024
cover
Apakah Anak boleh Main Gawai?
25 Feb 2024
cover
Apakah Bedak Dingin Aman untuk Bayi?
19 Mar 2024
cover
Apakah Vaksin Dapat Membatalkan Puasa?
20 Mar 2024
cover
Vaksin Varicella setelah Terpapar Cacar Air, Apakah Efektif?
1 Apr 2024
cover
Apakah Diet Vegetarian Aman untuk Anak?
2 Apr 2024
cover
Bayi Tidur Gelisah, Apakah Tanda Tidurnya Tak Berkualitas?
6 Apr 2024
cover
Apakah Indeks Massa Tubuh Indikator Obesitas yang Valid bagi...
16 Apr 2024
primaku
Aplikasi tumbuh kembang anak Indonesia. Didukung penuh oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI)
Mitra resmi kami:
idaikemenkes
Unduh PrimaKu
playstoreappstore
© 2023 All rights reserved PRIMAKU, Indonesia
Cari kami di: