primaku
Mitra resmi kami:
idaikemenkes
Unduh PrimaKu di:
playstoreappstore

Apakah Kebutuhan Serat Anakku sudah Terpenuhi?

Author: Fitri Permata

Editor: dr. Lucyana Alim Santoso, Sp.A

Topik: Serat

Saluran cerna sangat penting dalam kesehatan anak. Ini adalah sistem dalam tubuh yang terdiri dari mulut, kerongkongan, lambung, usus kecil, usus besar, hati, pankreas, dan berbagai organ lain yang berperan dalam pencernaan, penyerapan nutrisi, dan pengeluaran sisa-sisa metabolisme. Agar saluran cerna anak lancar, kebutuhan seratnya perlu dipenuhi.

Serat telah banyak dikenal kegunaannya untuk kesehatan saluran cerna, yaitu untuk membantu proses pembuangan/defekasi, meningkatkan massa feses dan frekuensi buang air besar. Tentu saja hal ini di luar manfaatnya secara metabolik sebagai penurun kadar kolesterol dan gula darah.

American Association of Cereal Chemists mendefinisikan serat sebagai bagian tanaman yang dapat dimakan, namun tidak dapat dicerna dan diserap di usus kecil, sehingga diteruskan ke usus besar untuk mengalami proses fermentasi. Contoh serat makanan, di antaranya, polisakarida, oligosakarida, lignin, selulosa dan hemiselulosa.

Macam-Macam Serat

serat_2.jpg

Serat dibedakan menjadi serat larut dan serat tidak larut air. Serat larut mudah menyerap air untuk membentuk semacam “gel” yang kental. Gel ini memiliki efek memperlambat pengosongan lambung dan meningkatkan waktu transit di saluran cerna, sehingga dapat mempertahankan rasa kenyang lebih lama. Serat larut juga mempunyai efek menghambat penyerapan glukosa dan sterol, sehingga dapat memperbaiki profil metabolik penderita diabetes melitus dan dislipidemia.

Serat larut air lebih mudah difermentasi bakteri usus, sedangkan serat tidak larut lebih berkontribusi terhadap terbentuknya massa feses. Serat ini juga akan meningkatkan retensi air di usus besar sehingga menghasilkan feses yang lebih lunak dan bermassa.

Tidak ada satu sumber makanan pun yang hanya memiliki serat larut atau serat tidak larut secara terpisah. Bahan makanan yang mengandung tinggi serat selalu mempunyai kedua komponen tersebut, meskipun komposisinya dapat berbeda-beda.

Manfaat Serat pada Tubuh

Pada orang dewasa, serat makanan telah diketahui dapat menurunkan risiko timbulnya obesitas, diabetes, berbagai penyakit kardiovaskular seperti hipertensi, stroke, dan penyakit jantung koroner, serta berbagai penyakit dan kanker saluran cerna. Beberapa jenis serat juga dapat mengikat asam empedu dan meningkatkan pengeluaran kolesterol lewat feses. Meskipun efek terhadap penyakit-penyakit tersebut pada anak-anak belum terlalu nyata, namun kebiasaan mengkonsumsi serat memang sebaiknya sudah mulai ditanamkan sejak dini.

Konsumsi serat juga dapat meningkatkan kekebalan tubuh melalui mekanisme produksi short chain fatty acids (SCFAs) oleh bakteri usus yang memfermentasi serat di usus besar. SCFA ini selain berperan dalam sistem imun juga menjadi sumber energi bagi sel-sel usus, serta dapat meningkatkan keasaman lingkungan usus, sehingga memiliki efek prebiotik yang dapat mendukung pertumbuhan bakteri baik seperti Bifidobacterium dan Lactobacillus.

Asupan Serat

serat_3.jpg

Badan Kesehatan Amerika merekomendasikan asupan serat untuk anak di atas usia 2 tahun dihitung berdasarkan usia ditambah 5-10 gram. Misalnya, seorang anak berusia 3 tahun memerlukan sekitar 8 gram serat per harinya, dengan batasan maksimal 13 gram. Pertimbangan batasan maksimal ini adalah untuk menjaga agar anak tidak mengkonsumsi serat berlebih yang dapat berdampak pada asupan kalori serta mikronutrien karena menurunkan kemampuan penyerapan mineral-mineral penting oleh tubuh. Tabel di bawah ini menunjukkan makanan sumber serat yang dapat dikonsumsi sehari-hari.

serat_4.png

Jadi agar pertumbuhan anak tetap optimal, pastikan kebutuhan serat si Kecil tetap terpenuhi ya, MomDad.

Sumber gambar: https://www.persagibandung.org/2017/12/panduan-diet-tinggi-serat-cara-sehat.html

Referensi:

  • Anderson JW, Baird P, Davis RHJ, et al. Health benefits of dietary fiber. Nutr Rev. 2009;67:188–205.
  • Korczak, R., Kamil, A., Fleige, L., Donovan, S. M., & Slavin, J. L. (2017). Dietary fiber and digestive health in children. Nutrition Reviews, 75(4), 241–259. doi:10.1093/nutrit/nuw068
  • Gavin ML. Fiber. https://kidshealth.org/en/parents/fiber.html



familyfamily
Baca artikel tumbuh kembang anak di PrimaKu!
Unduh sekarang
playstoreappstore
Rekomendasi Artikel
Lihat semua
cover
Apakah makanan pendamping ASI (MPASI) komersil berbahaya bua...
29 Jan 2018
cover
Apakah vaksin mengandung babi?
29 Jan 2018
cover
Apakah Vaksin Aman Bagi Anak ?
29 Jan 2018
cover
Warna Tinja, Apakah Berhubungan dengan Penyakit?
5 Feb 2018
cover
Apakah Anak Alergi Bisa Sembuh
28 Feb 2018
cover
Amandel besar pada anak, apakah perlu dioperasi?
14 Mar 2018
cover
KIPI, apakah berbahaya?
28 Jul 2021
cover
Apakah anak perempuan saya mengalami pubertas yang normal?
3 Agu 2021
cover
Anak saya pendek, apakah stunting?
12 Sep 2021
cover
Kepala peyang, apakah berbahaya?
12 Sep 2021
cover
Apakah bayi kecil sama dengan bayi prematur?
19 Nov 2021
cover
Apakah Anakku Gagap? Yuk, Ketahui Jawabannya di Sini!
24 Des 2021
cover
Bayi Sering Gumoh, Apakah Aman?
23 Mar 2022
cover
Suplemen Tambahan untuk Anak, Apakah Perlu?
31 Mar 2022
cover
Apakah Anak Saya Hemofilia?
6 Mei 2022
cover
Kepala Bayi Peyang, Apakah Berbahaya?
13 Mei 2022
cover
Kepala Bayi Peyang, Apakah Bisa Kembali Normal?
13 Mei 2022
cover
Anak Saya Berperawakan Pendek, Apakah Termasuk Gejala Stunti...
6 Jun 2022
cover
Anemia pada Bayi, Apakah Berbahaya?
14 Jun 2022
cover
Apakah Boleh Mencampurkan Susu UHT pada MPASI?
21 Jun 2022
cover
Hernia pada Anak, Apakah Bisa Dicegah?
24 Agu 2022
cover
Payudara Lembek Saat Menyusui, Apakah Tanda Tidak Ada ASI?
26 Agu 2022
cover
Apakah hingga Saat ini Masih Ada Vaksin Palsu untuk Anak?
30 Sep 2022
cover
Apakah Antibiotik Ampuh untuk Berbagai Penyakit? Ini Kata Ah...
17 Okt 2022
cover
Minum dari Galon Guna Ulang, Apakah Perlu Khawatir?
6 Nov 2022
cover
Bayi Menangis saat BAB, Apakah Tanda Bahaya?
11 Nov 2022
cover
Anak Pendek, Apakah Sudah Tentu Stunting?
21 Nov 2022
cover
Anak Sering Mimisan, Apakah Hemofilia?
26 Nov 2022
cover
Air Liur Berlebihan pada Bayi, Apakah Berbahaya?
9 Des 2022
cover
Kondisi Lip Tie pada Bayi, Apakah Memengaruhi Proses Menyusu...
21 Des 2022
cover
Anak dengan Hemofilia, Apakah dapat Tumbuh Optimal?
20 Jan 2023
cover
ASI Bercampur Darah, Apakah Boleh Diberikan Bayi?
2 Feb 2023
cover
Bayi Berhenti Mengoceh, Apakah Tumbuh Kembangnya Terganggu?
7 Feb 2023
cover
Mengenal Ciri Toxic Parent, Apakah MomDad Salah Satunya?
11 Feb 2023
cover
Apakah Susu UHT Bisa Dijadikan sebagai Bahan MPASI?
17 Feb 2023
cover
Apakah si Kecil Termasuk Bayi Sehat? Simak Kriterianya di Si...
21 Feb 2023
cover
Jeruk Baby untuk MPASI, Apakah Aman untuk Bayi?
2 Mar 2023
cover
Air Kelapa untuk Bayi, Apakah Boleh?
8 Mar 2023
cover
Bayi Sering Menjulurkan Lidah, Apakah Normal?
15 Mar 2023
cover
Anak Jalan Jinjit, Apakah Tanda Ada Gangguan?
15 Mar 2023
cover
Anak Nggak Bisa Mengikat Tali Sepatu, Apakah Tanda Gangguan?
20 Mar 2023
cover
Anakku Berperawakan Pendek, Apakah Bisa Tumbuh Tinggi?
21 Mar 2023
cover
Nebulizer untuk Bayi, Apakah Aman?
27 Apr 2023
cover
Anak sering Diajak Jalan-Jalan, Apakah akan Ingat saat Dewas...
3 Mei 2023
cover
Anakku sering Berteriak, Apakah Normal?
6 Mei 2023
cover
Bayiku jarang Menangis, Apakah Normal?
20 Mei 2023
cover
Posisi W-Sitting pada Anak, Apakah Berbahaya?
21 Mei 2023
cover
Apakah Gumoh Anakku Normal?
27 Mei 2023
cover
Bayi sering Membenturkan Kepala, Apakah Tanda Autis?
28 Mei 2023
cover
Apakah Anakku Speech Delay?
3 Jun 2023
cover
Apakah Anakku sudah Siap Toilet Training?
21 Jun 2023
cover
Apakah Anakku sudah Mendapatkan Nutrisi yang Cukup?
18 Jul 2023
cover
Apakah Asupan Prohe Anakku sudah Terpenuhi?
18 Jul 2023
cover
Apakah Anak harus Bisa Merangkak?
26 Jul 2023
cover
Apakah Boleh MPASI Hanya Dimasak Satu Kali?
3 Agu 2023
cover
Imunisasi Wajib & Tidak Wajib, Apakah Masih Berlaku?
18 Agu 2023
cover
Vaksin Tidak Efektif Bekerja, Apakah Vaksin Palsu?
28 Agu 2023
cover
Apakah Kenaikan BB Anakku sudah Sesuai dengan Kurva Pertumbu...
3 Sep 2023
cover
Kuku Bayi Memerah, Apakah Cantengan?
24 Sep 2023
cover
Anak Belum Lancar Berbicara, Apakah Stuttering?
3 Okt 2023
cover
Apakah Sarapan Berperan Penting dalam Penambahan BB Anak?
16 Okt 2023
cover
Suplemen Vitamin untuk Anak: Apakah Perlu DIberikan?
18 Okt 2023
cover
Apakah Scarlet Fever dan Bagaimana Mengatasinya?
13 Nov 2023
cover
First Unprovoked Seizure: Apakah Perlu EEG?
24 Nov 2023
cover
Metode Time Out pada Parenting, Apakah Sepenuhnya Buruk?
1 Des 2023
cover
Kaki O pada Bayi, Apakah Bisa Kembali Normal?
19 Des 2023
cover
Apakah Bayi, Anak dan Remaja bisa Hipotiroid?
31 Des 2023
cover
Apakah Pengidap Asma Perlu Menghindari Susu?
8 Jan 2024
cover
Apakah Anak Aktif Sudah Pasti Sehat?
10 Jan 2024
cover
Kenapa Harus Waspada Kalau anak Batuk Terus-menerus, Apakah ...
29 Nov 2023
cover
Apakah Suplementasi DHA pada Bayi Aterm Diperlukan?
25 Feb 2024
cover
Apakah Anak boleh Main Gawai?
25 Feb 2024
cover
Apakah Bedak Dingin Aman untuk Bayi?
19 Mar 2024
cover
Apakah Vaksin Dapat Membatalkan Puasa?
20 Mar 2024
cover
Vaksin Varicella setelah Terpapar Cacar Air, Apakah Efektif?
1 Apr 2024
cover
Apakah Diet Vegetarian Aman untuk Anak?
2 Apr 2024
cover
Bayi Tidur Gelisah, Apakah Tanda Tidurnya Tak Berkualitas?
6 Apr 2024
cover
Apakah Indeks Massa Tubuh Indikator Obesitas yang Valid bagi...
16 Apr 2024
primaku
Aplikasi tumbuh kembang anak Indonesia. Didukung penuh oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI)
Mitra resmi kami:
idaikemenkes
Unduh PrimaKu
playstoreappstore
© 2023 All rights reserved PRIMAKU, Indonesia
Cari kami di: