primaku
Mitra resmi kami:
idaikemenkes
Unduh PrimaKu di:
playstoreappstore

Begini Cara Optimalkan Saluran Pencernaan, “Otak Kedua” dalam Tubuh Kita!

Author: Dhia Priyanka

Editor: dr. Lucyana Alim Santoso, Sp.A

Topik: Pencernaan, Otak Kedua, Yogurt

Pernahkah MomDad mendengar tentang mitos menarik yang menyatakan bahwa manusia sebenarnya punya dua otak? Meski terdengar mustahil, ternyata manusia benar memiliki “otak kedua”, lho, yaitu saluran pencernaan. Nah, jika otak pertama manusia merupakan pusat kecerdasan dan kesadaran, bagaimana dengan otak kedua? Apa sih tugasnya? Yuk, kita cari tahu rahasia di balik "otak kedua" manusia yang mungkin belum pernah MomDad ketahui sebelumnya.

Saluran Pencernaan, “Otak Kedua” Manusia yang Mengagumkan

shutterstock_2038042958.jpg

Jika ditanya, di mana otak berada, MomDad pasti akan menjawab ada di dalam tulang tengkorak. Namun, menurut sebuah penelitian, setiap manusia sejatinya memiliki otak kedua pada sistem saraf enterik (SSE). Istilah "otak kedua" digunakan untuk menggambarkan kompleksitas sistem saraf yang terdapat di saluran pencernaan, yang dikenal sebagai sistem saraf enterik.

SSE memiliki jutaan saraf yang berfungsi secara mandiri dan terhubung dengan sistem saraf pusat (otak dan sumsum tulang belakang). Peran SSE dalam mengatur proses pencernaan dan komunikasi dengan otak telah menginspirasi analogi bahwa pencernaan adalah "otak kedua".

Meski istilah "otak kedua" umum digunakan, perlu dicatat bahwa ini adalah konsep metaforis yang bertujuan untuk menggambarkan pentingnya komunikasi dan interaksi antara otak dan saluran pencernaan. Pencernaan memiliki sistem saraf independen yang dapat memengaruhi kesehatan mental dan emosional, serta keadaan fisiologis tubuh secara keseluruhan.

Pentingnya Menjaga Pencernaan tetap Sehat

asian-japanese-family-has-breakfast-home-asian-mom-daughter-happy-talking-together-while-eating-bread-drink-orange-juice-corn-flakes-cereal-milk-table-modern-kitchen-morning.jpg

Pencernaan yang sehat memainkan peran penting tidak hanya untuk dalam tumbuh kembang anak namun juga bermanfaat untuk kesehatan MomDad. Pencernaan yang baik akan membuat penyerapan nutrisi lebih optimal mulai dari protein, karbohidrat, lemak, vitamin, dan mineral. Selain itu juga bermanfaat untuk sistem kekebalan tubuh yang kuat dan kesehatan usus dengan pencernaan yang lancar. Pencernaan yang sehat juga berkaitan dengan keseimbangan mikrobiota usus yang baik, yang dapat memengaruhi metabolisme, sistem kekebalan tubuh, dan kesehatan umum anak.

Proses pencernaan yang efisien dan baik memastikan bahwa tubuh anak mendapatkan energi yang cukup dari makanan untuk memenuhi kebutuhan pertumbuhan dan perkembangan mereka.

Well, MomDad sudah berkenalan lebih jauh dengan otak kedua manusia. Pertanyaannya, gimana sih cara untuk menjaga pencernaan agar tetap sehat? Berikut tipsnya:

  • Lakukan aktivitas fisik (stimulasi)

Aktivitas fisik, seperti olahraga atau stimulasi dapat membantu merangsang gerakan usus dan meningkatkan sirkulasi darah ke saluran pencernaan. Pastikan MomDad memberikan si Kecil aktivitas fisik sesuai usia anak, misal bersepeda atau bermain bola. Kedua olahraga tersebut bisa MomDad lakukan bersama si Kecil.

  • Perhatikan ukuran porsi dan pola makan

Makan dalam porsi yang seimbang dan mengatur pola makan yang teratur dapat membantu menjaga pencernaan yang sehat. Hindari makan terlalu banyak dalam satu waktu, makan secara perlahan, dan makan dalam waktu yang teratur. Kementerian Kesehatan Indonesia mengeluarkan tentang Isi Piringku sebagai acuan porsi sekali makan, di antaranya 150 g nasi, 75 g lauk hewani, 100 g lauk nabati, 150 g sayuran, dan 150 gr buah.

  • Hindari makanan yang memicu gangguan pencernaan

Beberapa makanan dapat menyebabkan masalah pencernaan karena adanya bakteri jahat menumpuk dan mengganggu keseimbangan saluran pencernaan. Konsumsi makanan yang kaya serat, seperti buah-buahan, sayuran, biji-bijian, dan kacang-kacangan. Serat membantu menjaga fungsi normal saluran pencernaan, mencegah sembelit, dan mendukung pertumbuhan bakteri sehat di usus.

  • Konsumsi makanan probiotik

Probiotik adalah mikroorganisme hidup yang bermanfaat bagi saluran pencernaan. Konsumsi makanan yang mengandung probiotik, seperti yogurt, kefir, atau tempe, dapat membantu menjaga keseimbangan mikroba usus yang sehat. Bakteri baik memiliki peran penting dalam sistem pencernaan, seperti menjaga pencernaan tetap sehat, menyeimbangkan mikrobiota usus, menguatkan sistem kekebalan tubuh, memproduksi vitamin dan nutrisi penting, hingga mengurangi risiko penyakit.

Nah, untuk menjaga pencernaan agar tetap sehat, MomDad bisa mengonsumsi Greenfields Fresh Yogurt yang dapat memberikan berbagai manfaat kesehatan karena mengandung bakteri baik atau probiotik, serta nutrisi penting seperti kalsium dan protein.

gh.jpg

Greenfields Fresh Yogurt terbuat dari susu segar 100% yang diolah di peternakan dan pabrik milik Greenfields yang berstandar internasional dan menghasilkan produk berkualitas tinggi. Greenfields Fresh Yogurt mengandung bakteri baik hidup (Lactobacillus delbrueckii subsp. bulgaricus, Lactobacillus paracasei, Lactobacillus rhamnosus, dan Streptococcus thermophilus), sehingga kualitas nutrisi terbaik untuk pencernaan dan tubuh dapat dirasakan.

Produk Greenfields Fresh Yogurt terjaga kondisi dan suhunya, yaitu selalu berada dalam suhu 1-4°C dari pabrik sampai ke tangan konsumen, untuk menjaga kualitas dan kandungan bakteri baiknya supaya tetap hidup. Selain itu juga diperkaya dengan serat pangan rendah kalori, sehingga bermanfaat untuk menjaga kesehatan pencernaan tetap lancar, sekaligus cocok sebagai camilan sehat sehari-hari. Plus, kalsium di dalamnya, mampu membantu menjaga imun tubuh dan mendukung pertumbuhan tulang pada anak. Yang terpenting, rasanya juga bervariatif dan mengandung bulir-bulir buah asli di dalamnya. Selain dapat rasanya yang segar dan enak, ditambah dengan sensasi bulir-bulir buahnya!

Greenfields Fresh Yogurt hadir dengan berbagai pilihan jenis dan rasa, antara lain:

  • Yogurt Pouch hadir dalam kemasan 110 gram yang praktis dan mudah digenggam. Dengan 7 varian rasa buah serta sensasi bulir buah-buahan, teksturnya lembut dan creamy tinggal disedot, anak-anak pun mudah mengonsumsinya karena ukurannya pas, mudah dibawa dan dapat dikonsumsi dimana pun.
  • Stirred Yogurt dengan tekstur yang lembut dan creamy, ditambah bulir-bulir dari buah-buahan asli,  sehingga menambah sensasi dalam menikmati kesegarannya. Greenfields Stirred Yogurt hadir dalam 7 varian rasa dan bisa dinikmati di dalam cup dengan menambahkan topping favorit, seperti potongan buah-buahan, granola ataupun kacang-kacangan.
  • Yogurt Drink yang mengandung sari buah asli, dengan cita rasa asam dan manis yang pas dan menyegarkan, praktis dikonsumsi saat di luar rumah ataupun dalam perjalanan.

MomDad bisa dapatkan Greenfields Fresh Yogurt di e-commerce mulai dari harga Rp9.000 loh! Yuk MomDad, stock Greenfields Fresh Yogurt di rumah sebagai cemilan sehat sehari-hari untuk keluarga!

Referensi:

  • Mayer, E. A. (2011). Gut feelings: the emerging biology of gut-brain communication. Nature Reviews Neuroscience, 12(8), 453–466. Diakses dari: https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/21750565/
  • Cryan, J. F., & O’Mahony, S. M. (2011). The microbiome-gut-brain axis: from bowel to behavior. Neurogastroenterology and Motility, 23(3), 187–192. Diakses dari: 
  • https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/21303428/Gershon, M. D. (1999). The Second Brain: A Groundbreaking New Understanding of Nervous Disorders of the Stomach and Intestine. Harper Perennial.
  • Mayer, E. A., Knight, R., Mazmanian, S. K., Cryan, J. F., & Tillisch, K. (2014). Gut Microbes and the Brain: Paradigm Shift in Neuroscience. Journal of Neuroscience, 34(46), 15490–15496. Diakses dari: https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/25392516/
  • Hill, C., Guarner, F., Reid, G., Gibson, G. R., Merenstein, D. J., Pot, B., Morelli, L., Canani, R. B., Flint, H. J., Salminen, S., Calder, P. C., & Sanders, M. E. (2014). The International Scientific Association for Probiotics and Prebiotics Consensus Statement on the Scope and Appropriate Use of the Term Probiotic. Nature Reviews Gastroenterology & Hepatology, 11(8), 506–514. Diakses dari: https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/24912386/
  • Gibson, G. R., Hutkins, R., Sanders, M. E., Prescott, S. L., Reimer, R. A., Salminen, S. J., Scott, K., Stanton, C., Swanson, K. S., Cani, P. D., Verbeke, K., & Reid, G. (2017). Expert Consensus Document: The International Scientific Association for Probiotics and Prebiotics (ISAPP) Consensus Statement on the Definition and Scope of Prebiotics. Nature Reviews Gastroenterology & Hepatology, 14(8), 491–502. Diakses dari: https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/28731445/


familyfamily
Baca artikel tumbuh kembang anak di PrimaKu!
Unduh sekarang
playstoreappstore
Rekomendasi Artikel
Lihat semua
cover
Begini lho tahapan literasi anak!
24 Nov 2021
cover
Agar Nutrisinya Tak Hilang, Begini Cara Menghangatkan MPASI ...
16 Mar 2022
cover
Perlu Hati-Hati, Begini Tips Merawat Tali Pusat pada Bayi ya...
25 Mei 2022
cover
Agar Bayi Prematur Tumbuh Sehat, Begini Cara Menghitung Usia...
25 Mei 2022
cover
Agar Tetap Berkualitas, Begini Cara Mengatur Pemberian ASI P...
21 Jun 2022
cover
Tak Perlu Cemas, Begini Perkembangan Penglihatan Bayi Sejak ...
1 Jul 2022
cover
Si Kecil Terkena Diare? Begini Cara Penanganan Pertama yang ...
7 Jul 2022
cover
Si Kecil Memiliki Kutu Rambut? Begini Cara Mengatasinya!
17 Agu 2022
cover
Begini Cara Melatih Stimulasi Bahasa pada Newborn
13 Sep 2022
cover
Bikin Lebih Pede, Ternyata Begini Cara Tepat Memuji Anak
16 Sep 2022
cover
Cegah Penyakit, Begini Cara Tepat Jaga Kesehatan Jantung Ana...
6 Okt 2022
cover
Mengenalkan Rupiah pada Anak, Begini Caranya!
23 Okt 2022
cover
Cegah Karies, Begini Tips Agar Anak Mau Sikat Gigi
30 Nov 2022
cover
Begini Posisi Tidur yang Nyaman untuk Ibu Hamil
7 Des 2022
cover
Si Kecil Alami Diare? Begini Cara Penanganannya di Rumah!
7 Jan 2023
cover
Ternyata Begini Cara Membuat Sufor yang Tepat untuk si Kecil...
22 Mar 2023
cover
Begini Cara Mengukur Tinggi Badan Anak agar Akurat!
5 Apr 2023
cover
Begini Cara Menstimulasi Bayi agar Bisa Makan Sendiri
9 Apr 2023
cover
Begini Caranya Tingkatkan Daya Tahan Tubuh si Kecil!
1 Mei 2023
cover
Begini Cara Melatih Bayi Tidur tanpa Digendong!
9 Mei 2023
cover
Begini Cara Tepat Atasi Bintitan pada Anak
14 Mei 2023
cover
Begini Tips Memilih Bath Toys yang Aman untuk Bayi!
18 Mei 2023
cover
Begini Cara Memeriksa Pertumbuhan Anak secara Teratur
29 Mei 2023
cover
Tips Anti Gagal Bikin Kaldu untuk MPASI, Begini Caranya!
12 Jun 2023
cover
Begini Beragam Respon Bayi saat Diberikan MPASI
27 Jun 2023
cover
Anak GTM saat Tumgi, Begini Cara Mengatasinya!
3 Jul 2023
cover
Begini Cara Mengenalkan Makanan Baru pada Anak
4 Jul 2023
cover
Penggunaan Empeng Terlalu Lama, Dampaknya Bisa Begini
14 Jul 2023
cover
Begini Cara Tepat Menimbang BB Anak agar Akurat!
14 Jul 2023
cover
Begini Cara Mengenalkan Warna pada Anak
16 Jul 2023
cover
Begini Tanda Lahir yang Berbahaya bagi Bayi, Kenali Cirinya!
23 Jul 2023
cover
Begini Tanda Anak Siap Naik Tekstur MPASI!
1 Agu 2023
cover
Anak Makan Sedikit? Begini Cara Penuhi Nutrisi Small Eater
2 Agu 2023
cover
Begini Cara Alami agar Produksi ASI Meningkat
6 Agu 2023
cover
Jangan Keliru, Begini Cara Mengukur Tinggi & Panjang Badan A...
15 Agu 2023
cover
Begini Cara Melatih Kemandirian Anak sejak Dini
15 Agu 2023
cover
Begini Tips Mengajarkan Anak Membaca biar Lebih Seru!
20 Agu 2023
cover
Kiat Jitu Menaklukkan Anak Picky Eater, Begini Caranya!
8 Sep 2023
cover
Begini Cara Mengatasi Gusi Bengkak pada Bayi
25 Sep 2023
cover
Tips Merawat Gigi Pertama Bayi, Begini Caranya!
4 Okt 2023
cover
Jangan Asal Tarik, Begini Cara Melepas Baju Anak yang Aman!
7 Okt 2023
cover
Begini Cara Membersihkan Area Genital Bayi yang Tepat
9 Okt 2023
cover
Begini Urutan Pertumbuhan Gigi Susu Bayi sesuai Usia
11 Okt 2023
cover
Begini Cara Tepat Mengukur Tinggi Badan Anak!
12 Okt 2023
cover
Anak Malas Mengunyah Makanan, Begini Cara Mengatasinya!
19 Okt 2023
cover
Anak Alami Trauma Makan? Begini Cara Mengatasinya!
20 Okt 2023
cover
Begini Cara Mengenal Bayi Newborn Tumbuh Sehat
23 Okt 2023
cover
Polusi Udara Semakin Parah, Begini Cara Menjaga Kesehatan Pa...
25 Okt 2023
cover
Begini Cara Menghitung Kenaikan Rata-Rata BB per-Hari
1 Nov 2023
cover
Jenis Makanan Ini Bisa Dijadikan Finger Food, Begini Tipsnya...
2 Nov 2023
cover
Begini Cara Menghitung Umur Anak agar Pemantauan BB & TB Aku...
10 Nov 2023
cover
Jangan Asal, Begini Cara Tepat Mengolah Daging Sapi untuk MP...
19 Nov 2023
cover
Anak Indonesia Terancam Stunting & Wasting, Begini Tips Penc...
21 Nov 2023
cover
Tips Kenalkan Rasa di Awal MPASI Tanpa Gula & Garam, Begini ...
22 Des 2023
cover
Mau Bikin Penyedap Rasa Alami buat MPASI? Begini Tipsnya!
28 Des 2023
cover
Begini Cara Menghitung Berat Badan Ideal Anak berdasarkan Us...
5 Jan 2024
cover
Rambut Anak Lama Tumbuh, Begini Cara Rangsang Pertumbuhannya...
12 Jan 2024
cover
Viral Anak TK Lakukan Pelecehan Seksual, Begini Cara Ajarkan...
17 Jan 2024
cover
Begini Cara Membersihkan Botol Bayi agar Bebas dari Kuman!
2 Feb 2024
cover
Begini Cara Mencuci Hidung Bayi yang Tepat & Aman
7 Feb 2024
cover
Begini Tanda Sensorik Anak Berkembang dengan Baik
27 Feb 2024
cover
Begini Cara Mendaftarkan BPJS Kesehatan untuk Bayi Baru Lahi...
25 Mar 2024
cover
Begini Cara Menghitung TB Rerata Anak berdasarkan Genetik
18 Apr 2024
cover
Punya Berbagai Manfaat, Begini Cara Bikin KTP Anak!
7 Mei 2024
cover
Begini Cara Mengukur LILA Anak agar Hasil Akurat
13 Mei 2024
primaku
Aplikasi tumbuh kembang anak Indonesia. Didukung penuh oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI)
Mitra resmi kami:
idaikemenkes
Unduh PrimaKu
playstoreappstore
© 2023 All rights reserved PRIMAKU, Indonesia
Cari kami di: